UI - Tesis (Open) :: Kembali

UI - Tesis (Open) :: Kembali

Judul Analisis Faktor-Faktor Risiko yang Mempengaruhi Terjadinya Infeksi Nosokomial Di Ruang Rawat Anak RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung = Risk Factors Analysis Affecting the occurrence of Nosocomial infection in Child / Jupri Kartono Care Unit of RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung
Nomor Panggil T-pdf
Pengarang
Pengarang/kontributor lain
Subjek
Penerbitan Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu Keperawatan, 2009
Program Studi
Kata Kunci Infeksi nosokomial · infeksi · nosokomial · faktor risiko · ruang rawat anak · nosocomial infection · infection · nosocomial ·
 Info Lainnya
Sumber Pengatalogan LibUI ind rda
Tipe Konten text (rdacontent)
Tipe Media computer (rdamedia)
Tipe Carrier volume (rdacarrier)
Deskripsi Fisik xii, 90 pages : illustration ; 28 cm + appendix,
Naskah Ringkas
Lembaga Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lt 3
  • Ketersediaan
  • File Digital: 1
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
  • Tampilan MARC
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
T-pdf TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20439001
ABSTRAK
Infeksi nosokomial merupakan masalah serius yang dapat menjadi penyebab
kematian secara langsung atau tidak langsung. Hal yang paling ringan yang dapat
dirasakan dengan terjadinya infeksi nosokomial adalah menjadi panjangnya lama
rawat inap, dengan demikian biaya perawatan yang harus dibayar oleh pasien juga
menjadi lebih besar. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang
mempengaruhi terjadinya infeksi nosokomial di Ruang instalasi rawat anak rumah
sakit Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung. Metode penelitian dengan metode
case control di rumah sakit dengan 26 pasien sebagai kasus dan 78 sebagai kontrol
dari pasien yang dirawat kurun waktu juni 2008 sampai dengan mei 2009 dengan
melihat data sekunder rekam medis pasien. Pengambilan data pada bulan mei sampai
juni 2009. Analisis yang digunakan adalah dengan analisis univariat, bivariat dengan
chi square, multivariat dengan regresi logistik berganda. Hasil penelitian
menunjukkan pada 95% CI tidak ada pengaruh usia terhadap infeksi nosokomial
(p=1,000), jenis kelamin terhadap infeksi nosokomial (p=0,256) dan status gizi
terhadap infeksi nosokomial 0,710), faktor ekstrinsik yang berpengaruh terhadap
infeksi nosokomial adalah lama tindakan invasif (p=0,001), penggunaan antibiotik
(p=0,003) sedangkan tindakan invasif tidak berpengaruh (p=1,000). Faktor
keperawatan yang berpengaruh terhadap infeksi nosokomial adalah faktor lama rawat
(p=0,001) sedangkan kelas ruang rawat tidak berpengaruh dengan nilai p=0,507.
Dari analisis multivariate menunjukkan faktor yang paling berpengaruh adalah
penggunaan antibiotik (p=0,025, OR=5,23). Pencegahan infeksi nosokomial
diharapkan dapat dilakukan dengan penerapan prinsip aseptik dan antiseptik selama
prosedur tindakan invasif, pelaksanaan prinsip patient safety, penggunaan alat
pelindung diri yang baik, dan juga dengan penggunaan antibiotik secara rasional.
Kerjasama yang baik antara staf dari berbagai profesi yang terlibat dalam perawatan
pasien sangat penting dalam program pengendalian infeksi.



ABSTRACT
Nosocomial Infection is a serious problem which can be a cause of death directly or
indirectly. The most light that can be perceived with the occurrence of nosokomial
infection is a long inpatient, so that treatment costs should be paid by the patient also
becomes larger. Research aims to identify risk factors that influence the occurrence
of nosocomial infection installation child care unit of Dr. H. Abdul Moeloek Bandar
Lampung hospital. The research method with the case control method in the hospital
base with 26 patients as cases and 78 as the control of the patient treated period June
2008 to May 2009 with the secondary data view patient medical record. The data
collection on May to June 2009. Analysis is used by the univariat analysis, bivariat
with chi square, multivariat with multiple logistic regression. Results of research
shows at the 95% CI does not have the influence of age on the nosocomial infection
(p = 1,000), gender on the nosocomial infection (p = 0,256) and nutritional status on
the nosocomial infection (p=0,710), ekstrinsik factors that affect the infection is long
nosokomial action invasif (p = 0.001), use of antibiotics (p = 0,003) while the action
invasif no effect (p = 1,000). Nursing factors affecting infection is a factor
nosokomial old treated (p = 0,001) while the class room is not treated with a value of
p = 0,507. Multivariate analysis shows from the most influential factor is the use of
antibiotics (p = 0,025, OR = 5,23). Prevention of nosocomial infection can be
expected with the implementation of the principle of aseptic and antiseptic action
during invasif procedure, implementation of patient safety principles, use of
protective equipment ourselves well, and also with use the antibiotics rationally. The
good cooperation between staff from all professions involved in patient care is very
important in the infection control program.
004
020
022
040LibUI ind rda
041ind
049[T-pdf]
053[]
082
090[T-pdf]
100Jupri Kartono, author
110
111
240
245|a Analisis Faktor-Faktor Risiko yang Mempengaruhi Terjadinya Infeksi Nosokomial Di Ruang Rawat Anak RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung = Risk Factors Analysis Affecting the occurrence of Nosocomial infection in Child / Jupri Kartono Care Unit of RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung |c
246
250
260
260|a |b Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu Keperawatan |c 2009
270
300xii, 90 pages : illustration ; 28 cm + appendix,
310
321
336text (rdacontent)
337computer (rdamedia)
338volume (rdacarrier)
340
362
490
500Tesis
502
504pages 87-90
515
520ABSTRAK
Infeksi nosokomial merupakan masalah serius yang dapat menjadi penyebab kematian secara langsung atau tidak langsung. Hal yang paling ringan yang dapat dirasakan dengan terjadinya infeksi nosokomial adalah menjadi panjangnya lama rawat inap, dengan demikian biaya perawatan yang harus dibayar oleh pasien juga menjadi lebih besar. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang mempengaruhi terjadinya infeksi nosokomial di Ruang instalasi rawat anak rumah sakit Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung. Metode penelitian dengan metode case control di rumah sakit dengan 26 pasien sebagai kasus dan 78 sebagai kontrol dari pasien yang dirawat kurun waktu juni 2008 sampai dengan mei 2009 dengan melihat data sekunder rekam medis pasien. Pengambilan data pada bulan mei sampai juni 2009. Analisis yang digunakan adalah dengan analisis univariat, bivariat dengan chi square, multivariat dengan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan pada 95% CI tidak ada pengaruh usia terhadap infeksi nosokomial (p=1,000), jenis kelamin terhadap infeksi nosokomial (p=0,256) dan status gizi terhadap infeksi nosokomial 0,710), faktor ekstrinsik yang berpengaruh terhadap infeksi nosokomial adalah lama tindakan invasif (p=0,001), penggunaan antibiotik (p=0,003) sedangkan tindakan invasif tidak berpengaruh (p=1,000). Faktor keperawatan yang berpengaruh terhadap infeksi nosokomial adalah faktor lama rawat (p=0,001) sedangkan kelas ruang rawat tidak berpengaruh dengan nilai p=0,507. Dari analisis multivariate menunjukkan faktor yang paling berpengaruh adalah penggunaan antibiotik (p=0,025, OR=5,23). Pencegahan infeksi nosokomial diharapkan dapat dilakukan dengan penerapan prinsip aseptik dan antiseptik selama prosedur tindakan invasif, pelaksanaan prinsip patient safety, penggunaan alat pelindung diri yang baik, dan juga dengan penggunaan antibiotik secara rasional. Kerjasama yang baik antara staf dari berbagai profesi yang terlibat dalam perawatan pasien sangat penting dalam program pengendalian infeksi.
ABSTRACT
Nosocomial Infection is a serious problem which can be a cause of death directly or indirectly. The most light that can be perceived with the occurrence of nosokomial infection is a long inpatient, so that treatment costs should be paid by the patient also becomes larger. Research aims to identify risk factors that influence the occurrence of nosocomial infection installation child care unit of Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung hospital. The research method with the case control method in the hospital base with 26 patients as cases and 78 as the control of the patient treated period June 2008 to May 2009 with the secondary data view patient medical record. The data collection on May to June 2009. Analysis is used by the univariat analysis, bivariat with chi square, multivariat with multiple logistic regression. Results of research shows at the 95% CI does not have the influence of age on the nosocomial infection (p = 1,000), gender on the nosocomial infection (p = 0,256) and nutritional status on the nosocomial infection (p=0,710), ekstrinsik factors that affect the infection is long nosokomial action invasif (p = 0.001), use of antibiotics (p = 0,003) while the action invasif no effect (p = 1,000). Nursing factors affecting infection is a factor nosokomial old treated (p = 0,001) while the class room is not treated with a value of p = 0,507. Multivariate analysis shows from the most influential factor is the use of antibiotics (p = 0,025, OR = 5,23). Prevention of nosocomial infection can be expected with the implementation of the principle of aseptic and antiseptic action during invasif procedure, implementation of patient safety principles, use of protective equipment ourselves well, and also with use the antibiotics rationally. The good cooperation between staff from all professions involved in patient care is very important in the infection control program.
533
534
536
546Bahasa Indonesia
590[Deposit]
650nosocomial, risk factors
653Infeksi nosokomial; infeksi; nosokomial; faktor risiko; ruang rawat anak; nosocomial infection; infection; nosocomial
700Yeni Rustina, promotor
710Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu Keperawatan
711
850Universitas Indonesia
852Perpustakaan UI, Lt 3
856
866
900
902
903[]