UI - Skripsi (Open) :: Kembali

UI - Skripsi (Open) :: Kembali

Judul Gambaran faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS pada bidan di kamar bersalin RSUD H.A.Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba = Illustration of factors related to the HIV/AIDS contagion prevention behaviors of midwives in Maternity Room of RSUD H.A.Sulthan Daeng Radja, Kabupaten Bulukumba / Gumala Rubiah
Nomor Panggil S-Pdf
Pengarang
Pengarang/kontributor lain
Subjek
Penerbitan Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat, 2011
Program Studi
Kata Kunci bidan · kewaspadaan universal · HIV/AIDS · midwives · universal precaution · HIV/AIDS ·
 Info Lainnya
Sumber Pengatalogan LibUI ind rda
Tipe Konten text (rdacontent)
Tipe Media computer (rdamedia)
Tipe Carrier online resource (rdacarrier)
Deskripsi Fisik xv, 80 pages : illustration ; 28 cm + appendix
Naskah Ringkas
Lembaga Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  • File Digital: 1 (Open)
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
  • Tampilan MARC
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
S-Pdf 14-17-497624499 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20440943
ABSTRAK
Jumlah kasus HIV/AIDS dari tahun ke tahun terus meningkat, semua negara
merasakan dampaknya, untuk itu perlu upaya preventif untuk mencegah penularan
penyakit tersebut. Penularan HIV/AIDS tidak hanya melalui hubungan seksual
tetapi dapat juga melalui kontak darah dan cairan tubuh yang tercemar, baik itu
berasal dari jarum suntik, jarum jahit atau pisau yang telah digunakan pada pasien
yang terjangkit HIV/AIDS.

Bidan dalam melaksanakan tugasnya di kamar bersalin kemungkinan pernah
berhadapan dengan perempuan hamil/bersalin pengidap HIV/AIDS yang tidak
diketahui statusnya, sehingga resiko terjadinya penularan dari pasien ke petugas
maupun sebaliknya bisa terjadi. Hal ini berdasar pada penelitian sebelumnya yang
menunjukkan bahwa insiden tertusuk jarum jahit dan jarum suntik dikalangan
petugas kesehatan pada saat melakukan pekerjaanya ternyata cukup tinggi.

Untuk mencegah penularan tersebut, maka setiap bidan dalam memberikan
pelayanan kebidanan harus menerapkan prinsip pencegahan infeksi dengan
kewaspadaan universal (Universal precaution).

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran pengetahuan,
sikap, perilaku bidan di kamar bersalin RSUD H. A. Sulthan Daeng Radja
Kabupaten Bulukumba dalam pencegahan penularan HIV/AIDS dan faktor
lainnya yang terkait.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan
rancangan cross sectional yang dilakukan pada bulan Februari-April 2011. Data
diperoleh melalui pengamatan dan wawancara langsung di kamar bersalin.

Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan bidan tentang
HIV/AIDS dan cara pencegahannya masih kurang. Sikap bidan terhadap upaya
penerapan pencegahan HIV/AIDS cukup positif tapi sikap negative masih
ditunjukkan jika dihadapkan dengan kesiapan bidan untuk menangani penderita
HIV/AIDS.

Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa tidak ada bidan yang betul-betul
menerapkan pencegahan infeksi dengan kewaspadaan universal terutama dalam
hal penggunaan alat pelindung diri (APD), pengelolaan jarum suntik habis pakai,
penggunaan pingset, dan dekontaminasi.

Selain itu penelitian ini juga memaparkan bahwa pengawasan penggunaan
APD jarang dilakukan oleh manajemen rumah sakit padahal riwayat keterpaparan
akibat sarung tangan robek, tertusuk jarum jahit dan jarum suntik cukup tinggi.
Gambaran perilaku..., Gumala Rubiah, FKM UI, 2011
ix

Berdasarkan hasil penelitian tersebut diajukan saran agar RSUD H. A.
Sulthan Daeng Radja dan semua pihak yang terkait berupaya meningkatkan
pengetahuan bidan dalam hal penceghan penularan HIV/AIDS sekaligus
menghilangkan diskriminasi dan stigma petugas terhadap penderita HIV/AIDS,
menyiapkan fasilitas serta melakukan pengawasan sehingga perilaku pencegahan
dapat terbentuk dengan baik.


ABSTRACT
The total of HIV/AIDS has been increasing every year, all countries experience
the impacts, therefore preventive efforts to prevent the contagion are needed. HIV/AIDS
contagion is merely not through sexual intercourse but also through blood contact and
contaminated liquid body, either from the hypodermic needles, sewing needles or knives
used upon the HIV/AIDS patients.

Midwives might have ever deal with pregnant HIV/AIDS patient whose status is
unknown, so that causes the risk of contamination between the midwife and the patient.
This is based on the prior research which showed that the risk of needle-stick among the
health workers during the work is quite high.
To prevent the contagion, each midwife should apply the infection prevention
principles with universal precaution.

The purpose of this research is to obtain knowledge illustration, attitude,
midwives behavior in preventing the contagion of HIV/AIDS and other factors related to
the maternity room of District General Hospital (RSUD) of H.A.Sulthan Daeng
Radja,Bulukumba Regency.

This research is descriptive study using cross-sectional design carried out in
February to April 2011. Data are obtained through observation and direct interview in the
maternity room.

The results of this research concludes that the knowledge of midwives on
HIV/AIDS and its prevention is still poor. Midwives attitudes upon the implementation of
HIV/AIDS prevention efforts are positives enough but negative attitudes are still shown
if it is dealing with the midwives readiness to take care HIV/AIDS sufferers.

The research results also showed that there is no midwife who is appropriately
implement infection prevention with universal precaution particularly in the application
of self protection device (APD), the management of disposable syringe,the using of
tweezers and decontamination.

Besides that, this research also describes that the control of the application of
APD is rarely carried out by the hospital management while the history of exposure
caused by torn gloves, needle-stick by sewing needle and hypodermic needle is quite
high.

Based on the research it is recommended that the RSUD H. A.Sultan Daeng Radja
and all stakeholders should make some efforts to increase the knowledge of midwives on
preventing the HIV/AIDS contagion while eradicating the discrimination and stigma of
health workers to HIV/AIDS sufferers, preparing facilities and applying control so that
the prevention behavior can be formed properly.
004
020
022
040LibUI ind rda
041ind
049[14-17-497624499]
053[14-17-497624499]
082
090S-Pdf
100Gumala Rubiah, author
110
111
240
245|a Gambaran faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS pada bidan di kamar bersalin RSUD H.A.Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba = Illustration of factors related to the HIV/AIDS contagion prevention behaviors of midwives in Maternity Room of RSUD H.A.Sulthan Daeng Radja, Kabupaten Bulukumba / Gumala Rubiah |c
246
250
260
260|a |b Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat |c 2011
270
300xv, 80 pages : illustration ; 28 cm + appendix
310
321
336text (rdacontent)
337computer (rdamedia)
338online resource (rdacarrier)
340
362
490
500
502Skripsi
504pages 78-80
515
520ABSTRAK
Jumlah kasus HIV/AIDS dari tahun ke tahun terus meningkat, semua negara merasakan dampaknya, untuk itu perlu upaya preventif untuk mencegah penularan penyakit tersebut. Penularan HIV/AIDS tidak hanya melalui hubungan seksual tetapi dapat juga melalui kontak darah dan cairan tubuh yang tercemar, baik itu berasal dari jarum suntik, jarum jahit atau pisau yang telah digunakan pada pasien yang terjangkit HIV/AIDS.

Bidan dalam melaksanakan tugasnya di kamar bersalin kemungkinan pernah berhadapan dengan perempuan hamil/bersalin pengidap HIV/AIDS yang tidak diketahui statusnya, sehingga resiko terjadinya penularan dari pasien ke petugas maupun sebaliknya bisa terjadi. Hal ini berdasar pada penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa insiden tertusuk jarum jahit dan jarum suntik dikalangan petugas kesehatan pada saat melakukan pekerjaanya ternyata cukup tinggi.

Untuk mencegah penularan tersebut, maka setiap bidan dalam memberikan pelayanan kebidanan harus menerapkan prinsip pencegahan infeksi dengan kewaspadaan universal (Universal precaution).

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran pengetahuan, sikap, perilaku bidan di kamar bersalin RSUD H. A. Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba dalam pencegahan penularan HIV/AIDS dan faktor lainnya yang terkait.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan rancangan cross sectional yang dilakukan pada bulan Februari-April 2011. Data diperoleh melalui pengamatan dan wawancara langsung di kamar bersalin.

Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan bidan tentang HIV/AIDS dan cara pencegahannya masih kurang. Sikap bidan terhadap upaya penerapan pencegahan HIV/AIDS cukup positif tapi sikap negative masih ditunjukkan jika dihadapkan dengan kesiapan bidan untuk menangani penderita HIV/AIDS.

Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa tidak ada bidan yang betul-betul menerapkan pencegahan infeksi dengan kewaspadaan universal terutama dalam hal penggunaan alat pelindung diri (APD), pengelolaan jarum suntik habis pakai, penggunaan pingset, dan dekontaminasi.

Selain itu penelitian ini juga memaparkan bahwa pengawasan penggunaan APD jarang dilakukan oleh manajemen rumah sakit padahal riwayat keterpaparan akibat sarung tangan robek, tertusuk jarum jahit dan jarum suntik cukup tinggi. Gambaran perilaku..., Gumala Rubiah, FKM UI, 2011 ix

Berdasarkan hasil penelitian tersebut diajukan saran agar RSUD H. A. Sulthan Daeng Radja dan semua pihak yang terkait berupaya meningkatkan pengetahuan bidan dalam hal penceghan penularan HIV/AIDS sekaligus menghilangkan diskriminasi dan stigma petugas terhadap penderita HIV/AIDS, menyiapkan fasilitas serta melakukan pengawasan sehingga perilaku pencegahan dapat terbentuk dengan baik.
ABSTRACT
The total of HIV/AIDS has been increasing every year, all countries experience the impacts, therefore preventive efforts to prevent the contagion are needed. HIV/AIDS contagion is merely not through sexual intercourse but also through blood contact and contaminated liquid body, either from the hypodermic needles, sewing needles or knives used upon the HIV/AIDS patients.

Midwives might have ever deal with pregnant HIV/AIDS patient whose status is unknown, so that causes the risk of contamination between the midwife and the patient. This is based on the prior research which showed that the risk of needle-stick among the health workers during the work is quite high. To prevent the contagion, each midwife should apply the infection prevention principles with universal precaution.

The purpose of this research is to obtain knowledge illustration, attitude, midwives behavior in preventing the contagion of HIV/AIDS and other factors related to the maternity room of District General Hospital (RSUD) of H.A.Sulthan Daeng Radja,Bulukumba Regency.

This research is descriptive study using cross-sectional design carried out in February to April 2011. Data are obtained through observation and direct interview in the maternity room.

The results of this research concludes that the knowledge of midwives on HIV/AIDS and its prevention is still poor. Midwives attitudes upon the implementation of HIV/AIDS prevention efforts are positives enough but negative attitudes are still shown if it is dealing with the midwives readiness to take care HIV/AIDS sufferers.

The research results also showed that there is no midwife who is appropriately implement infection prevention with universal precaution particularly in the application of self protection device (APD), the management of disposable syringe,the using of tweezers and decontamination.

Besides that, this research also describes that the control of the application of APD is rarely carried out by the hospital management while the history of exposure caused by torn gloves, needle-stick by sewing needle and hypodermic needle is quite high.

Based on the research it is recommended that the RSUD H. A.Sultan Daeng Radja and all stakeholders should make some efforts to increase the knowledge of midwives on preventing the HIV/AIDS contagion while eradicating the discrimination and stigma of health workers to HIV/AIDS sufferers, preparing facilities and applying control so that the prevention behavior can be formed properly.
533
534
536
546Bahasa Indonesia
590[Deposit]
650midwives
653bidan; kewaspadaan universal; HIV/AIDS; midwives; universal precaution; HIV/AIDS
700Milla Herdayati, supervisor; Toha Muhaimin, examiner; Wenita Indrasari, examiner
710Universitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat
711
850Universitas Indonesia
852Perpustakaan UI, Lantai 3
856
866
900
902
903[]