UI - Disertasi (Open) :: Kembali

UI - Disertasi (Open) :: Kembali

Judul Kebebasan berkontrak dalam pembuatan perjanjian kerja (suatu analisis perjanjian kerja pada sektor industri)
Nomor Panggil D1014
Pengarang
Pengarang/kontributor lain
Subjek
Penerbitan Depokh: Universitas Indonesia. Fakultas Hukum, 2010
Program Studi
Kata Kunci perjanjian kerja ·
 Info Lainnya
Pembimbing
Fakultas none
Program Studi none
Desk. Fisik ix, 251 pages : illustration ; 29 cm.
Lembaga Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 3
Format Koleksi none
Naskah Ringkas
  • Ketersediaan
  • File Digital: 1 (Open)
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
  • Tampilan MARC
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
D1014 07-17-335210777 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20449459
Latar Belakang Pembahasan kebebasan berkontrak dalam perjanjian kerja dari segi yuridis menjadi penting, mengingat hal tersebut merupakan masalah yang kontroversial. Di satu sisi terdapat perjanjian kerja yang didasarkan pada kebebasan berkontrak melalui proses tawar menawar (negosiasi) antara pekerja dan pengusaha. Di sisi Iain, terdapat perjanjian kerja yang sudah ditentukan pengusaha (Take it or ieave it) atau tanpa melalui proses tawar menawar (negosiasi). Perundingan tawar menawar terhadap jasa pekerjaan yang dihasiikan oleh pekerja dan pihak pengusaha/pemberi kerja, terlihat sangat menitik-beratkan pada free choice.
004
020
022
040LibUI ind rda
041ind
049[07-17-335210777]
053[07-17-335210777]
082
090D1014
100Judiantoro, author
110
111
240
245|a Kebebasan berkontrak dalam pembuatan perjanjian kerja (suatu analisis perjanjian kerja pada sektor industri) |c
246
250
260
260|a Depokh |b Universitas Indonesia. Fakultas Hukum |c 2010
270
300ix, 251 pages : illustration ; 29 cm.
310
321
336text (rdacontent)
337unmediated (rdamedia); computer (rdamedia)
338volume (rdacarrier); online resource (rdacarrier)
340
362
490
500
502Disertasi
504
515
520Latar Belakang Pembahasan kebebasan berkontrak dalam perjanjian kerja dari segi yuridis menjadi penting, mengingat hal tersebut merupakan masalah yang kontroversial. Di satu sisi terdapat perjanjian kerja yang didasarkan pada kebebasan berkontrak melalui proses tawar menawar (negosiasi) antara pekerja dan pengusaha. Di sisi Iain, terdapat perjanjian kerja yang sudah ditentukan pengusaha (Take it or ieave it) atau tanpa melalui proses tawar menawar (negosiasi). Perundingan tawar menawar terhadap jasa pekerjaan yang dihasiikan oleh pekerja dan pihak pengusaha/pemberi kerja, terlihat sangat menitik-beratkan pada free choice.
533
534
536
546Bahasa Indonesia
590[Deposit]
650Contract law; Economic policy
653perjanjian kerja
700Aloysius Uwiyono, promotor; Rosa Agustina, co-promotor; Purba, Achmad Zen Umar, examiner; Kriekhoff, Valerine Jaqueline Leanore, examiner; Rajagukguk, Erman, examiner; Simanjuntak, Payaman Jan, examiner ; Jufrina Rizal, examiner; Muhamad Ramdan Andri Gunawan Wibisana, examiner (edit)
710Universitas Indonesia. Fakultas Hukum
711
850Universitas Indonesia
852Perpustakaan UI, Lantai 3
856
866
900
902
903[]