UI - Disertasi (Open) :: Kembali

UI - Disertasi (Open) :: Kembali

Judul Faktor-faktor kritis dalam sistem manajemen mutu untuk meningkatkan profitabilitas dan daya saing jasa konstruksi di Indonesia yang memberikan nilai tambah pada gross domestic product sektor konstruksi =Critical success factor in quality management system to increase profitability and competitiveness Indonesian construction services which gives value added to Gross Domestic Product construction sector
Nomor Panggil D1183
Pengarang
Pengarang/kontributor lain
Subjek
Penerbitan 2009
Program Studi
Kata Kunci manajemen mutu · profitabilitas · daya saing · jasa konstruksi · nilai tambah · gross domestic product · sektor konstruksi ·
 Info Lainnya
Pembimbing
Fakultas none
Program Studi none
Desk. Fisik xxxi, 249 pages ; illustration ; 29 cm.
Lembaga Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 3
Format Koleksi none
Naskah Ringkas
  • Ketersediaan
  • File Digital: 1 (Open)
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
  • Tampilan MARC
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
D1183 07-17-639266007 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20449662
ABSTRAK
Sistem Manajemen Mutu (SMM) telah dibuktikan sebagai teknik manajamen mutu terbaik yang dapat diaplikasikan. Studi empiris telah menyimpulkan bahwa pengaplikasian SMM dapat memberikan efek yang signifikan terhadap hasil dan dampak pada bisnis. Seiring keinginan industri agar para pemborong (kontraktor dan sub kontraktor) bersertifikat, dan kemungkinan bahwa hal ini adalah prasyarat tender baru bagi perusahaan yang melayani publik konstruksi.
Pesan yang disampaikan industri konstruksi sangat jelas, yaitu apakah perusahaan jasa konstruksi yang telah mengadopsi SMM telah menjadi kompetitif (mampu bersaing) atau dengan mengabaikannya dapat menjadikan hal tersebut menjadi resikonya sendiri.
Namun demikian, dibalik kesuksesan banyaknya perusahaan jasa konstruksi dan negara yang mengadopsi Sistem Manajemen Mutu, ada pertanyaan yang mendasar, sejauh mana perusahaan jasa konstruksi yang sudah bersusah payah mengikuti standar internasional itu memang berhasil meningkatkan kinerja daya saing dan profitabilitas perusahaannya. Penelitian ini membuktikan secara empiris dan statistik penerapan faktor-faktor kritis dalam Sistem Manajemen Mutu dapat
meningkatkan profitabilitas dan daya saing perusahaan jasa konstruksi bahkan secara makro dapat memberikan nilai tambah dan peningkatan Gross Domestic Product (GDP) sektor konstruksi dan nasional


AbstractQuality Management System (QMS) has been proven as the best management approach. Empirical studies have concluded that applying QMS gives significant effect on result and impact. As the demand of construction industry in order that contractors and subcontractors may participate in the new tender of Indonesian projects, the implementation of QMS is a must, the message which is delivered to
construction industry is very clear, it is whether companies adopt QMS and be competitive, or ignore it and make all those things become their own risk.
However, behind the succeed of companies and countries adopting Quality Management System, there is a basic question about how far companies which already have difficulties following the international standard are really thrive on raising the company?s performances. This research proves empirically and statistically correlation between application of profitability with critical success factor (CSFs) of Quality Management System. Statistical analysis was run and the findings show that to increase profitability of Indonesian construction services,
organisation should consistently implement a Quality Management system and can affect the Gross Domestic Product (GDP) construction sector and national enhancement
004
020
022
040LibUI ind rda
041ind
049[07-17-639266007]
053[07-17-639266007]
082
090D1183
100M. Fanshurullah Asa, author
110
111
240
245|a Faktor-faktor kritis dalam sistem manajemen mutu untuk meningkatkan profitabilitas dan daya saing jasa konstruksi di Indonesia yang memberikan nilai tambah pada gross domestic product sektor konstruksi =Critical success factor in quality management system to increase profitability and competitiveness Indonesian construction services which gives value added to Gross Domestic Product construction sector |c
246
250
260
260|a |b |c 2009
270
300xxxi, 249 pages ; illustration ; 29 cm.
310
321
336text (rdacontent)
337unmediated (rdamedia); computer (rdamedia)
338volume (rdacarrier); online resource (rdacarrier)
340
362
490
500
502Disertasi
504
515
520ABSTRAK
Sistem Manajemen Mutu (SMM) telah dibuktikan sebagai teknik manajamen mutu terbaik yang dapat diaplikasikan. Studi empiris telah menyimpulkan bahwa pengaplikasian SMM dapat memberikan efek yang signifikan terhadap hasil dan dampak pada bisnis. Seiring keinginan industri agar para pemborong (kontraktor dan sub kontraktor) bersertifikat, dan kemungkinan bahwa hal ini adalah prasyarat tender baru bagi perusahaan yang melayani publik konstruksi. Pesan yang disampaikan industri konstruksi sangat jelas, yaitu apakah perusahaan jasa konstruksi yang telah mengadopsi SMM telah menjadi kompetitif (mampu bersaing) atau dengan mengabaikannya dapat menjadikan hal tersebut menjadi resikonya sendiri. Namun demikian, dibalik kesuksesan banyaknya perusahaan jasa konstruksi dan negara yang mengadopsi Sistem Manajemen Mutu, ada pertanyaan yang mendasar, sejauh mana perusahaan jasa konstruksi yang sudah bersusah payah mengikuti standar internasional itu memang berhasil meningkatkan kinerja daya saing dan profitabilitas perusahaannya. Penelitian ini membuktikan secara empiris dan statistik penerapan faktor-faktor kritis dalam Sistem Manajemen Mutu dapat meningkatkan profitabilitas dan daya saing perusahaan jasa konstruksi bahkan secara makro dapat memberikan nilai tambah dan peningkatan Gross Domestic Product (GDP) sektor konstruksi dan nasional
Abstract
Quality Management System (QMS) has been proven as the best management approach. Empirical studies have concluded that applying QMS gives significant effect on result and impact. As the demand of construction industry in order that contractors and subcontractors may participate in the new tender of Indonesian projects, the implementation of QMS is a must, the message which is delivered to construction industry is very clear, it is whether companies adopt QMS and be competitive, or ignore it and make all those things become their own risk. However, behind the succeed of companies and countries adopting Quality Management System, there is a basic question about how far companies which already have difficulties following the international standard are really thrive on raising the company?s performances. This research proves empirically and statistically correlation between application of profitability with critical success factor (CSFs) of Quality Management System. Statistical analysis was run and the findings show that to increase profitability of Indonesian construction services, organisation should consistently implement a Quality Management system and can affect the Gross Domestic Product (GDP) construction sector and national enhancement
533
534
536
546Bahasa Indonesia
590[Deposit]
650Quality management systems
653manajemen mutu; profitabilitas; daya saing; jasa konstruksi; nilai tambah; gross domestic product; sektor konstruksi
700Budi Susilo Soepandji, examiner; Ismeth Abidin, co-promotor; Yusuf Latief, co-promotor; Rizal Tamin, examiner; Krisna Mochtar, examiner (edit); Mohammed Ali Berawi, examiner (edit); Hari Gumuruh, examiner
710Universitas Indonesia. Fakultas Teknik
711
850Universitas Indonesia
852Perpustakaan UI, Lantai 3
856
866
900
902
903[]