Artikel Jurnal :: Kembali

Artikel Jurnal :: Kembali

Judul Temuan gerabah di Pura Wasan, Blahbatuh, Gianyar : suatu pendekatan Etnoarkeologis / I Wayan Badra
Nomor Panggil 930 BAS
Pengarang
Subjek
Penerbitan Balai Arkeologi Sumatera Utara, 2017
Kata Kunci gerabah · Pura Wasan · analisis morfologi ·
 Info Lainnya
ISSN14103974
Deskripsi Fisiknone
Catatan Umumnone
VolumeVol. 20, No. 1, Mei 2017: Hal 18-32
Akses Elektronik
Institusi Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 4, R. Koleksi Jurnal
  • Ketersediaan
  • File Digital: 0
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
  • Tampilan MARC
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
930 BAS 03-18-192216919 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20470261
Wasan merupakan nama sebuah subak yang terletak di sebelah timur Banjar Blahtanah dan di sekitar Banjar Canggi. Wasan mengandung beberapa tinggalan arkeologis di antaranya candi, kolam struktur bangunan, arca perwujudan, arca binatang, lingga, yoni, dan sejumlah fragmen gerabah. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dan fungsi temuan gerabah yang terdapat di pura tersebut. Data penelitian dikumpulkan melalui survei dan ekskavasi, kemudian dianalisis secara morfologi, teknologi, dan kontekstual. Hasil penelitian ini berupa tiga buah penyembean, tiga buah coblong, dan sebuah periuk. berdasarkan ketiga bentuk gerabah ini mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Penyembean dapat difungsikan sebagai wadah tempat menyalakan api, ketika upacara yadnya di Pura Wasan dimulai. Coblong dapat difungsikan sebagai wadah tempat air suci atau tirtha, sedangkan periuk yang bentuknya lebih besar, selain difungsikan sebagai tempat tirtha, dapat juga dipakai sebagai wadah tempat toye anyar dalam pelaksanaan upacara agama.
004
020
02214103974
040LibUI indeng rda
041ind; eng
049[03-18-192216919]
053[03-18-192216919]
082
090930 BAS
100I Wayan Badra, author
110
111
240
245|a Temuan gerabah di Pura Wasan, Blahbatuh, Gianyar : suatu pendekatan Etnoarkeologis / I Wayan Badra |c
246Pottery found at Pura Wasan (Wasan Temple), Blahbatuh, Gianyar : an Ethnoarchaeological approach
250
260
260|a Medan |b Balai Arkeologi Sumatera Utara |c 2017
270
300
310Dua kali setahun
321
336text (rdacontent)
337unmediated (rdamedia)
338volume (rdacarrier)
340
362
490
500
502
504
515
520Wasan merupakan nama sebuah subak yang terletak di sebelah timur Banjar Blahtanah dan di sekitar Banjar Canggi. Wasan mengandung beberapa tinggalan arkeologis di antaranya candi, kolam struktur bangunan, arca perwujudan, arca binatang, lingga, yoni, dan sejumlah fragmen gerabah. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dan fungsi temuan gerabah yang terdapat di pura tersebut. Data penelitian dikumpulkan melalui survei dan ekskavasi, kemudian dianalisis secara morfologi, teknologi, dan kontekstual. Hasil penelitian ini berupa tiga buah penyembean, tiga buah coblong, dan sebuah periuk. berdasarkan ketiga bentuk gerabah ini mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Penyembean dapat difungsikan sebagai wadah tempat menyalakan api, ketika upacara yadnya di Pura Wasan dimulai. Coblong dapat difungsikan sebagai wadah tempat air suci atau tirtha, sedangkan periuk yang bentuknya lebih besar, selain difungsikan sebagai tempat tirtha, dapat juga dipakai sebagai wadah tempat toye anyar dalam pelaksanaan upacara agama.
533
534
536
546
590
650Archaeology -- Indonesia -- Bali; Pottery
653gerabah; Pura Wasan; analisis morfologi
700
710
711
850Universitas Indonesia
852Perpustakaan UI, Lantai 4, R. Koleksi Jurnal
856
866
900
902
903[]