Artikel Jurnal :: Kembali

Artikel Jurnal :: Kembali

Judul Reinterpretasi dan reposisi konsep nawa sanga dalam menjaga stabilitas dan keamanan masyarakat Bali
Nomor Panggil 902 JNANA 22: 1 (2017)
Pengarang
Penerbitan Balai Pelestarian Nilai Budaya, 2017
Kata Kunci bale kul kul · nawa sanga · mailing list ·
 Info Lainnya
ISSN14105195
Deskripsi Fisiknone
Catatan Umumnone
VolumeVol 22; No. 1, Februari 2017: hal. 153-162
Akses Elektronik
Institusi Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 4, R. Koleksi Jurnal
  • Ketersediaan
  • File Digital: 0
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
  • Tampilan MARC
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
902 JNANA 22: 1 (2017) 03-18-677146873 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20470858
Reinterpretasi dan reposisi kebudayaan Bali dapat dilakukan dengan memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebab kebudayaan Bali terutama yang terkait dengan media komunikasi berupa bale kulkul sudah tidak representatif lagi mengingat mobilitas horizontal yang begitu tinggi dalam masyarakat Bali sehingga jangkaunnya sangat terbatas. Oleh karena itu perlu dailakukan reposisi dan reinterpretasi bale kulkul dengan menggunakan media baru yaitu mailing list dengan meminjam konsep nawa sanga. Media itu tidak hanya bisa diterapkan di Bali saja, tetapi juga pada tingkat nasional.
004
020
02214105195
040LibUI ind rda
041ind
049[03-18-677146873]
053[03-18-677146873]
082
090902 JNANA 22: 1 (2017)
100Heri Purwanto, author; Sri Lestari, author
110
111
240
245|a Reinterpretasi dan reposisi konsep nawa sanga dalam menjaga stabilitas dan keamanan masyarakat Bali |c
246
250
260
260|a Bali |b Balai Pelestarian Nilai Budaya |c 2017
270
300
310Dua kali setahun
321
336text (rdacontent)
337unmediated (rdamedia)
338volume (rdacarrier)
340
362
490
500
502
504
515
520Reinterpretasi dan reposisi kebudayaan Bali dapat dilakukan dengan memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebab kebudayaan Bali terutama yang terkait dengan media komunikasi berupa bale kulkul sudah tidak representatif lagi mengingat mobilitas horizontal yang begitu tinggi dalam masyarakat Bali sehingga jangkaunnya sangat terbatas. Oleh karena itu perlu dailakukan reposisi dan reinterpretasi bale kulkul dengan menggunakan media baru yaitu mailing list dengan meminjam konsep nawa sanga. Media itu tidak hanya bisa diterapkan di Bali saja, tetapi juga pada tingkat nasional.
533
534
536
546
590
650
653bale kul kul; nawa sanga; mailing list
700
710
711
850Universitas Indonesia
852Perpustakaan UI, Lantai 4, R. Koleksi Jurnal
856
866
900
902
903[]