UI - Tugas Akhir :: Kembali

UI - Tugas Akhir

Evaluasi kesadaran keamanan informasi pegawai: Studi kasus otoritas jasa keuangan = Evaluation of employee's information security awareness: Case study Financial services authority of Indonesia

Nomor Panggil TA-Pdf
Pengarang
Pengarang/kontributor lain
Subjek
Penerbitan Depok: Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu Komputer, 2018
Program Studi
Kata Kunci kesadaran · keamanan informasi · otoritas jasa keuangan ·
 Info Lainnya
Sumber Pengatalogan Lib UI ind rda (edit)
Tipe Konten text (rdacontent)
Tipe Media computer (rdamedia)
Tipe Carrier online resource (rdacarrier)
Deskripsi Fisik xv, 68 pages : illustration ; 30 cm + appendix
Naskah Ringkas
Lembaga Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  • File Digital: 1 (Membership)
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
  • Tampilan MARC
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
TA-Pdf 16-18-026617581 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20480858
ABSTRAK
Keamanan informasi adalah terjaganya kerahasiaan, keutuhan, dan ketersediaan informasi. Ancaman keamanan informasi dapat berupa serangan terhadap perangkat lunak dan pencurian kekayaan intelektual, identitas, atau informasi. Aspek manusia memegang peranan penting dalam keamanan informasi. Menurut Ogutcu et al., teknik terbaik yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah keamanan informasi tidak dapat berhasil kecuali orang-orang dalam organisasi melakukan hal yang benar. Untuk meningkatkan kesadaran pegawai tentang pentingnya pengelolaan keamanan informasi, setiap tahunnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaksanakan sosialisasi mengenai Ketentuan Keamanan Informasi. Namun, hingga tahun 2017, belum pernah dilaksanakan evaluasi terkait kesadaran keamanan informasi di OJK, sehingga tidak dapat diketahui kondisi kesadaran keamanan informasi saat ini, dampak dari sosialisasi, dan strategi untuk mengurangi risiko keamanan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi keamanan informasi dari aspek manusia dengan menggunakan model Knowledge, Attitude, Behavior (KAB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengetahuan mengenai kebijakan dan prosedur keamanan informasi memiliki pengaruh, baik secara langsung maupun tidak langsung, terhadap perilaku pegawai saat menggunakan peralatan kerja. Secara parsial, pengetahuan mengenai kebijakan dan prosedur keamanan informasi hanya memiliki pengaruh sebesar 23,6% terhadap perilaku pegawai. Namun, apabila dikombinasikan dengan sikap pegawai terhadap prosedur dan kebijakan keamanan informasi, pengetahuan dan sikap memiliki pengaruh sebesar 50,2% terhadap perilaku pegawai. Hal ini menunjukkan bahwa penambahan pengetahuan dan perubahan sikap memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap perubahan perilaku pegawai saat menggunakan peralatan kerja. Model KAB terbukti dapat digunakan untuk melakukan pengukuran kesadaran keamanan informasi. Di OJK kesadaran keamanan informasi berada pada tingkat yang cukup baik, meskipun terdapat tiga aspek yang perlu diperbaiki, yaitu dalam hal penggunaan internet, pelaporan insiden, dan bekerja jarak jauh.

ABSTRACT
Information Security is the preserved of confidentiality, integrity, and availability of information. Threats to information security can appear in several different forms, such as software attacks, theft of intellectual property, identity theft, and theft of equipment or information. The human aspect plays an important role in information security. According to Ogutcu et al., The best techniques that can be used to solve the SI security problem can't succeed unless the people in the organization do the right thing. To increase employees' awareness of the importance of information security management, each year the Financial Services Authority of Indonesia (OJK) conducts socialization on Information Security Provisions. However, until 2017, no evaluation of information security awareness in OJK has been conducted, so it can't be known how the current state of information security awareness, the impact of socialization, and the strategies to reduce the risk of information security. This study aims to evaluate the condition of information security from human aspect by using Knowledge, Attitude, Behavior (KAB) model. The result of the research shows that employee's knowledge about information security policy and procedure have influence, either directly or indirectly, to employee's behavior when using work equipment. Partially, knowledge of information security policies and procedures has only 23.6% effect on employee's behavior. However, when combined with employee's attitudes towards information security procedures and policies, it has 50.2% effect on employee's behavior. This indicates that the addition of knowledge and changes in attitude have a considerable influence on changes in employee's behavior when using work equipment. In conclusion, The KAB model has been proven to be used for measuring information security awareness. In OJK, information security awareness is at a fairly good level, although there are three aspects that need to be improved, namely in terms of internet use, incident reporting, and working remotely.
004
020
022
040Lib UI ind rda (edit)
041ind
049[16-18-026617581]
053[16-18-026617581]
082
090TA-Pdf
100Yutta Natasia, author
110
111
240
245|a Evaluasi kesadaran keamanan informasi pegawai: Studi kasus otoritas jasa keuangan = Evaluation of employee's information security awareness: Case study Financial services authority of Indonesia |c
246
250
260
260|a Depok |b Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu Komputer |c 2018
270
300xv, 68 pages : illustration ; 30 cm + appendix
310
321
336text (rdacontent)
337computer (rdamedia)
338online resource (rdacarrier)
340
362
490
500
502Karya Akhir
504pages 154-156
515
520ABSTRAK
Keamanan informasi adalah terjaganya kerahasiaan, keutuhan, dan ketersediaan informasi. Ancaman keamanan informasi dapat berupa serangan terhadap perangkat lunak dan pencurian kekayaan intelektual, identitas, atau informasi. Aspek manusia memegang peranan penting dalam keamanan informasi. Menurut Ogutcu et al., teknik terbaik yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah keamanan informasi tidak dapat berhasil kecuali orang-orang dalam organisasi melakukan hal yang benar. Untuk meningkatkan kesadaran pegawai tentang pentingnya pengelolaan keamanan informasi, setiap tahunnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaksanakan sosialisasi mengenai Ketentuan Keamanan Informasi. Namun, hingga tahun 2017, belum pernah dilaksanakan evaluasi terkait kesadaran keamanan informasi di OJK, sehingga tidak dapat diketahui kondisi kesadaran keamanan informasi saat ini, dampak dari sosialisasi, dan strategi untuk mengurangi risiko keamanan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi keamanan informasi dari aspek manusia dengan menggunakan model Knowledge, Attitude, Behavior (KAB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengetahuan mengenai kebijakan dan prosedur keamanan informasi memiliki pengaruh, baik secara langsung maupun tidak langsung, terhadap perilaku pegawai saat menggunakan peralatan kerja. Secara parsial, pengetahuan mengenai kebijakan dan prosedur keamanan informasi hanya memiliki pengaruh sebesar 23,6% terhadap perilaku pegawai. Namun, apabila dikombinasikan dengan sikap pegawai terhadap prosedur dan kebijakan keamanan informasi, pengetahuan dan sikap memiliki pengaruh sebesar 50,2% terhadap perilaku pegawai. Hal ini menunjukkan bahwa penambahan pengetahuan dan perubahan sikap memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap perubahan perilaku pegawai saat menggunakan peralatan kerja. Model KAB terbukti dapat digunakan untuk melakukan pengukuran kesadaran keamanan informasi. Di OJK kesadaran keamanan informasi berada pada tingkat yang cukup baik, meskipun terdapat tiga aspek yang perlu diperbaiki, yaitu dalam hal penggunaan internet, pelaporan insiden, dan bekerja jarak jauh.
ABSTRACT
Information Security is the preserved of confidentiality, integrity, and availability of information. Threats to information security can appear in several different forms, such as software attacks, theft of intellectual property, identity theft, and theft of equipment or information. The human aspect plays an important role in information security. According to Ogutcu et al., The best techniques that can be used to solve the SI security problem can't succeed unless the people in the organization do the right thing. To increase employees' awareness of the importance of information security management, each year the Financial Services Authority of Indonesia (OJK) conducts socialization on Information Security Provisions. However, until 2017, no evaluation of information security awareness in OJK has been conducted, so it can't be known how the current state of information security awareness, the impact of socialization, and the strategies to reduce the risk of information security. This study aims to evaluate the condition of information security from human aspect by using Knowledge, Attitude, Behavior (KAB) model. The result of the research shows that employee's knowledge about information security policy and procedure have influence, either directly or indirectly, to employee's behavior when using work equipment. Partially, knowledge of information security policies and procedures has only 23.6% effect on employee's behavior. However, when combined with employee's attitudes towards information security procedures and policies, it has 50.2% effect on employee's behavior. This indicates that the addition of knowledge and changes in attitude have a considerable influence on changes in employee's behavior when using work equipment. In conclusion, The KAB model has been proven to be used for measuring information security awareness. In OJK, information security awareness is at a fairly good level, although there are three aspects that need to be improved, namely in terms of internet use, incident reporting, and working remotely.
533
534
536
546Bahasa Indonesia
590Unggah UI-ANA-11
650Computer security.; Information technology.
653kesadaran; keamanan informasi; otoritas jasa keuangan
700Setiadi Yazid, supervisor; Eko Kuswardono Budiardjo, examiner; Rizal Fathoni Aji, examiner
710Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu Komputer
711
850Universitas Indonesia
852Perpustakaan UI, Lantai 3
856http://lib.ui.ac.id/unggah/system/files/node/2017/2/yutta.natasia/yutta_natasia-karya_akhir-unknown-full_text-.pdf
866
900
902
903[]