Deskripsi Lengkap :: Kembali

Majalah, Jurnal, Buletin :: Kembali

Majalah, Jurnal, Buletin

Konsep Tanggungjawab Emmanuel Levinas dan Implikasinya bagi Keberagamaan Indonesia

Nomor Panggil 200 SODE
Pengarang
Penerbitan Jakarta: Reformed Center for Religion and Masyarakat (RCRS), 2018
Kata Kunci :  
 Info Lainnya
Sumber Pengatalogan LibUI ind rda
Tipe Konten text (rdacontent)
Tipe Media unmediated (rda media)
Tipe Carrier volume (rdacarrier)
Deskripsi Fisi
Kepemilikan none
Lembaga Pemilik Univeristas Indonesia
Lokasi perpustakaan UI, Lantai 4 (R. koleksi jurnal)
  • Ketersediaan
  • File Digital: 0
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
200 SODE 200 SODE 5:1 (2018) TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20486701
"Apakah aku oenjaga adikku?" Pertanyaan ini menjadi refleksi individu sebagai makhluk bermasyarakat yang setiap hari bertemu dengan oorang lain dalam keberlainannya. Pertanyaan ini mengunggah nurani setiap pribadi untuk mengambil sikap yang tepat saat berhadapan dengan orang lain. Dan sikap yang dimaksud di sini adalah tanggung jawab dalam konsep Levinas yang berbeda dengan pemahaman sehari-hari. Pemikiran ini kemudian coba dibenturkan dengan keberagaman di Indonesia terutama sikap yang diambil penganut agama ketika berhadapan dengan penganut agama lain. Agar momen bertemu dengan yang lain benar-benar menjadi8 momen etis menuju perjumpaan, dilandasi oleh sikap tanggung jawab tadi. Dengan berbasi pada data pustaka, penulis mencoba menjabarkan konsep tanggung jawab Levinas sehingga pada akhirnya setiap perbedaan dapat dilihat sebagai anugerah dan kekayaan bersama. Melalui refleksi atas konsep tanggung jawab Levinas yang unik tersebut, penulis meletakkannya sebagai pondasi bagi relasi kehidupan beragama dan bermasyarakat Indonesia, yang sering mengalami benturan oleh karena alasan-alasan kemajemukan. Sangat tepat, jika tanggung jawab ala Lev9ina diimplikasikan ke dalam kehidupan bermasyarakat kita karena juga intisari pemikiran Levinas sebetulnya sudah mendapat dasr yang kuat dalam falsafah negara kita.