711 Entri Tambahan Nama Pertemuan | |
700 Entri Tambahan Nama Orang | I. Cahyo Rahmanto, author; Raldi Artono Koestoer, author |
001 Hak Akses (open/membership) | |
336 Content Type | text (rdacontent) |
264b Nama Penerbit | Fakultas Teknik Universitas Indonesia |
710 Entri Tambahan Badan Korporasi | Universitas Indonesia. Fakultas Teknik |
049 No. Barkod | 09-21-303815229 |
852 Lokasi | Perpustakaan UI, Lantai 3 |
110 Entri Utama Badan Korporasi | |
338 Carrier Type | online resource (rdacarrier) |
590 Cat. Sumber Pengadaan Koleksi | Deposit |
903 Stock Opname | 1 |
053 No. Induk | 09-21-303815229 |
653 Kata Kunci | non konventional cutting; cutting; baja perkakas; sifat permukaan; ketahanan aus; kekerasan bahan |
040 Sumber Pengatalogan | LibUI ind rda |
111 Entri Utama Nama Pertemuan | |
245 Judul Utama | Pengaruh non konventional cutting pada baja perkakas terhadap sifat permukaan, ketahanan aus dan kekerasan bahan |
264c Tahun Terbit | 1996 |
650 Subyek Topik | Cutting |
850 Lembaga Pemilik | Universitas Indonesia |
520 Ringkasan/Abstrak/Intisari | Electrical Discharge Machining (EDM) adalah suatu proses pemesinan non-tradisional yang memanfaatkan energi panas untuk menghilangkan atau mengambil logam atau sebagian logam yang tidak diinginkan dalam desain. Energi panas didapatkan dari spark (bunga api) yang dihasilkan secara repetitif dalam jumlah sangat banyak oleh elektrode dan menumbuk permukaan benda kerja dengan kecepatan yang sangat tinggi. Panas yang dihasilkan dapat meleburkan dan menguapkan logam yang ingin dihilangkan.
Salah satu aplikasinya adalah EDM Wire-Cutting yang menggunakan kawat yang bergerak sebagai elektrode. Kecepatan umpan elektrode kawat mempengaruhi kondisi permukaan yang dihasilkan, aik kenampakan luar maupun sifat mekanisnya. Akibat dari permesinan ini antara lain perubahan permukaan benda kerja. Untuk mengurangi perubahan tersebut, antara lain dapat dilakukan penemperan dan pengolesan lektrolitik.
Kecepatan umpan kawat yang rendah (75 mm/det) menghasilkan permukaan potong yang relatif lebih halus dengan kekerasan permukaan yang relatif lebih rendah dibanding yang dihasilkan pada kecepatan umpan kawat tinggi (200 mm/det). Penemperan mampu menurunkan kekerasan permukaan yang meningkat akibat pemesinan. Sedangkan pemolesan elektrolitik dapat mengurangi lapisan putih panas yang terbentuk pada permukaan hasil potong dengan EDM Wire-Cutting. |
904b Pemeriksa Lembar Kerja | Kurniawati Yuli Pratiwi |
090 No. Panggil Setempat | LP-Pdf |
d-Entri Utama Nama Orang | |
500 Catatan Umum | |
d-Entri Tambahan Nama Orang | |
337 Media Type | computer (rdamedia) |
526 Catatan Informasi Program Studi | Teknik Metalurgi dan Material |
100 Entri Utama Nama Orang | Johny Wahyuadi Mudaryoto, author |
264a Kota Terbit | Depok |
300 Deskripsi Fisik | x, 106 pages : illustration ; 28 cm |
904a Pengisi Lembar Kerja | Farhan Makarim Zein |
502 Catatan Jenis Karya | Laporan Penelitian |
041 Kode Bahasa | ind |