700 Entri Tambahan Nama Orang
001 Hak Akses (open/membership)membership
336 Content Typetext (rdacontent)
264b Nama PenerbitFakultas Ilmu Pengatahuan Budaya Universitas Indonesia
710 Entri Tambahan Badan Korporasi
852 LokasiPerpustakaan UI, Lantai 3
049 No. Barkod09-19-705144730
110 Entri Utama Badan Korporasi
338 Carrier Typeonline resource (rdacarrier)
590 Cat. Sumber Pengadaan KoleksiDeposit
903 Stock Opname
053 No. Induk09-19-705144730
653 Kata Kunciperkembangan budaya; manusia; tradisi; penguburan; arkeologi
040 Sumber PengataloganLibUI ind rda
245 Judul UtamaBeberapa Bentuk Tingkah Laku Budaya Manusia Masalalu dalam Tradisi Penguburan
264c Tahun Terbit1994
650 Subyek TopikCulture.
850 Lembaga PemilikUniversitas Indonesia
520 Ringkasan/Abstrak/IntisariABSTRAK
Bukti-bukti mengenai tingkah laku dan budaya manusia masalalu yang diperoleh hingga saat ini masih sangat sedikit. Salah satu bukti tingkah laku dan budaya manusia masalalu itu yang menarik untuk dikaji adalah yang berhubungan dengan tradisi penguburan. Bukti-bukti tersebut antara lain dijumpai pada situs Plawangan (Jawa Tengah), Gilimanuk (Bali), dan Liang Bua (Nusa Tenggara Timur).

Tujuan dari kajian ini secara umum adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk hasil tingkah laku budaya manusia masa lalu yang berhubungan dengan tradisi penguburan. Sedangkan tujuan khusus yang akan dicapai adalah untuk mengetahui orientasi, Sikap badan dan anggota badan, jenis dan Sebaran bekal kubur, serta kemungkinan status sosialnya. Untuk mencapai tujuan tersebut, metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan melakukan déskriptif analitik, yaitu dengan mempelajari kepustakaan-kepustakaan yang melaporkan kegiatan atau penelitian Iapangan yang berhubungan dengan tradisi penguburan di situs Plawangan, Gilimanuk, dan Liang Bua. Hasil studi kepustakaan tersebut deskripsi dan dianalisis sesuai dengan tujuan penelitian ini.

Berdasarkan kajian yang telah dilakukan terlihat bahwa (a) orientasi atau arah bujur mayat/rangka yang dikuburkan sebagian besar mengarah ke gunung yang dianggap suci oleh masyarakat tersebut. Cara peletakannya adalah dengan meletakkan kaki searah dengan letak gunung, sehingga dalam konsepsinya jika si mati 'bangun' akan langsung menghadap gunung suci tempat alam arwahnya; (b) Bekal kubur berupa periuk selalu ditemukan pada rangka yang berjenis kelamin perempuan; (C) Bekal kubur berupa kapak atau tajak sering ditemukan pada rangka 1aki-1aki.
904b Pemeriksa Lembar Kerja
900 Tanggal Pembelian22/10/2012
090 No. Panggil SetempatLP-pdf
d-Entri Utama Nama Orang
d-Entri Tambahan Nama Orang
337 Media Typecomputer (rdamedia)
526 Catatan Informasi Program StudiIlmu Arkeologi
100 Entri Utama Nama OrangR. Cecep Eka Permana, 1965-, author
300 Deskripsi Fisik28 pages : illustration ; 28 cm
904a Pengisi Lembar KerjaNurul Fauziah
502 Catatan Jenis KaryaLaporan penelitian
246 Judul Alternatif
041 Kode Bahasaind