902 Harga | ; |
533 Catatan reproduksi | |
700 Entri Tambahan Nama Orang | |
336 Content Type | text (rdacontent) |
264b Nama Penerbit | Balitbang Kelautan dan Perikanan |
710 Entri Tambahan Badan Korporasi | |
091 No. Panggil Setempat Majalah | 620 JPBK 6:1 (2011);620 JPBK 6:2 (2011) |
049 No. Barkod | ; |
852 Lokasi | Perpustakaan UI, Lantai 4, R. Koleksi Jurnal |
515 Penyimpangan/penomoran | |
338 Carrier Type | volume (rdacarrier) |
490 Seri | |
270 Alamat Penerbit, Suplier | Jl. K.S Tubun Petamburan VI, Slipi |
590 Cat. Sumber Pengadaan Koleksi | ; |
534 Catatan Versi Asli | |
053 No. Induk | ; |
321 Frekuensi lama | |
653 Kata Kunci | Bioteknologi; Perikanan; bakteri asam laktat; sosis fermentasi; limbah tuna |
040 Sumber Pengatalogan | LibUI ind rda |
245 Judul Utama | Jurnal pascapanen dan bioteknologi kelautan dan perikanan |
264c Tahun Terbit | |
650 Subyek Topik | Biotechnology; Science; Marine |
904c Penginput Data Pengadaan | |
850 Lembaga Pemilik | Universitas Indonesia |
520 Ringkasan/Abstrak/Intisari | penelitian penggunaan bakteri asam laktat dan lemak sapi dalam pengolahan sosis fermentasi ikan tuna telah dilakukan. Tetelan daging tuna dan lemak sapi yang masing-masing telah halus dicampur dengan konsentrasi lemak sapi 10 dan 20% dari bahan baku. Adonan daging dan lemak kemudian diaduk dengan bumbu dan bakteri asam laktat. Terdapat 3 macam perlakuan bakteri yang digunakan yaitu Lactobacillus plantarum, Lactobacillus fermentum, dan campuran keduanya. Setelah dicampur secara merata, adonan kemudian dicetak dalam casing plastik dan disimpan pada suhu 25'C selama 24 jam. Setelah 24 jam, sosis dikeringkan dengan plastik dan disimpan pada suhu 25'C selama 2 jam. Kemudian sosis difermentasi pada suhu ruang selama 24 jam dan selanjutnya dikukus selama 45 menit. Pengamatan yang dilakukan adalah analisis organoleptik, kandungan asam laktat, pH, analisis mikrobiologi (ALT, coliform, jumlah bakteri asam laktat, dan E.coli) serta nilai gizi (kadar air, kadar abu, kadar lemak, dan kadar protein) produk sosis fermentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penambahan lemak 20% menghasilkan produk sosis ikan tuna fermentasi dengan penampakan dan bau lebih baik, menyebabkan peningkatan kandungan asam laktat dan penurunan pH produk bila dibandingkan dengan penambahan lemak 10%. Penggunaan jenis bakteri yang berbeda tidak berpengaruh pada nilai atribut dan tingkat kesukaan panelis, yaitu panelis menyatakan netral hingga agak suka terhadap produk sosis tuna fermentasi yang dihasilkan. Kandungan asam laktat yang diperoleh adalah 0,28-0,37% sedangkan pH sosis fermentasi yang diperoleh adalah berkisar antara 5,28-6,02. Jumlah total bakteri pada sosis tuna fermentasi adalah log 2,53-3,33, sedangkan jumlah total bakteri asam laktat yang terkandung pada sosis tuna fermentasi adalah log 2,42-2,50. Adapun jumlah coliform rata-rata pada semua perlakuan adalah <3 MPN/g dan E. coli negatif, sedangkan kadar air sosis fermentasi yang dihasilkan adalah 54-58%; kadar abu 3,54-3,85%; kadar lemak 7,97-12,92%; dan kadar protein 13,65-18,39%. |
904b Pemeriksa Lembar Kerja | ;Fakhri Mubin |
900 Tanggal Pembelian | 26/09/2016 |
536 Catatan Informasi Pendanaan | |
022 ISSN (R) | 19079133 |
525 Cat. suplemen/index/spec. issua | |
090 No. Panggil Setempat | 620 JPBK |
061 Tanggal akhir diterima/langgan | |
500 Catatan Umum | |
337 Media Type | unmediated (rdamedia) |
100 Entri Utama Nama Orang | |
264a Kota Terbit | Jakarta |
300 Deskripsi Fisik | |
904a Pengisi Lembar Kerja | ; |
856 Akses dan Lokasi Elektronik | |
246 Judul Alternatif | |
310 Frekuensi Terbit | Dua kali setahun |
041 Kode Bahasa | ind |
362 Tanggal Terbit Awal | |