001 Hak Akses (open/membership) | membership |
700 Entri Tambahan Nama Orang | Mohammad Kemal Dermawan, promotor; Vinita Susanti, co-promotor; Isbandi Rukminto Adi, examiner; Ni Made Martini Puteri, examiner; Ferdinand Andi Lolo, examiner; Lumenta, Dave, examiner; Eka Sri Sunarti, examiner |
336 Content Type | text (rdacontent) |
264b Nama Penerbit | Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Indonesia |
710 Entri Tambahan Badan Korporasi | Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu sosial Dan Ilmu Politik |
049 No. Barkod | 07-22-58451798 |
504 Catatan Bibliografi | pages 177-184 |
852 Lokasi | Perpustakaan UI |
338 Carrier Type | online resource (rdacarrier) |
590 Cat. Sumber Pengadaan Koleksi | Deposit |
903 Stock Opname | Rutin-Februari-2022 |
053 No. Induk | 07-22-58451798 |
Tahun Buka Akses | |
653 Kata Kunci | wilayah perbtasan darat; Indonesia-Papua Nugini; pertimbangan rasional; kejahatan terorganisir; jaringan sosial; netralisasi dan metode delphi; model pencegahan kejahatan; penyelundupan ganja |
040 Sumber Pengatalogan | LibUI ind rda |
245 Judul Utama | Model pencegahan kejahatan terintegrasi bagi penyelundupan ganja di wilayah perbatasan darat Indonesia-Papua Nugini di distrik Muara Tami Kota Jayapura Provinsi Papua = The integrated prevention model of marijuana smuggling in land border region of Indonesia-Papua Nugini: case: Muara Tami district, Jayapura City, Papua Province |
264c Tahun Terbit | 2021 |
650 Subyek Topik | Marijuana control; Marijuana Abuse -- Prevention & control -- Indonesia; Marijuana Abuse -- Prevention & control -- Papua Nugini |
850 Lembaga Pemilik | Universitas Indonesia |
904b Pemeriksa Lembar Kerja | Amiarsih Indah Purwiati-Agustus 2022 |
520 Ringkasan/Abstrak/Intisari | Tulisan ini menjelaskan tentang perlunya suatu model pencegahan yang berdaya guna dalam mencegah penyelundupan ganja di wilayah perbatasan darat IndonesiaPapua Nugini di Distrik Muara Tami, Jayapura Papua. Model yang diterapkan selama ini, yaitu model outward looking, yang menerapkan pemeriksaan, pengawasan dan keamanan lintas batas secara terpadu. Pada kenyataannya, penyalahgunaan ganja yang berasal dari Papua Nugini masih mengkhawatirkan di wilayah perbatasan. Dengan pendekatan wawancara tidak terstruktur dan metode Delphi diperoleh data akurat bahwa model yang dilakukan sekarang dalam pelaksanaannya masih belum terlihat professional dan terpadu antara petugas pelayanan lintas batas, petugas keamanan (Polisi) dan pertahanan (TNI), Ondoaffi (tokoh adat), tokoh agama dan masyarakat perbatasan di wilayah Indonesia-Papua Nugini. Selanjutnya, masih lemahnya keterpaduan antara Kementerian/Lembaga terkait program dan anggaran dalam rangka pencegahan penyelundupan ganja di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura Provinsi Papua. Masih adanya orang-orang memilih melakukan penyelundupan ganja karena tidak merasa bersalah dan merupakan pekerjaan yang menguntungkan, jaringan sosial yang kuat, terdapatnya perilaku yang menetralkan dirinya bahwa membawa ganja bukan suatu kejahatan. Serta persoalan yang masih belum serius diantisipasi seperti persoalan geografis, demografis dan gangguan dari kelompok kejahatan bersenjata (OPM). Terkait persoalan tersebut, disertasi ini akan memberikan suatu langkah strategis, dengan beberapa rekomendasi kebijakan yang menguatkan model ini bisa memaksimalkan dan berdaya guna dari model sebelumnya.
......This paper describes the need for an effective prevention model in preventing marijuana smuggling in the land border area of ??Indonesia-Papua New Guinea in Muara Tami District, Jayapura Papua. The model that has been applied so far is the outward looking model, which implements cross-border inspection, surveillance and security in an integrated manner. In fact, the misuse of marijuana originating in Papua New Guinea is still a concern in the border region. With an unstructured interview approach and the Delphi method, accurate data is obtained that the current model in its implementation still does not look professional and integrated between cross-border service officers, security (police) and defense (TNI) officers, Ondoaffi (traditional leaders), religious leaders and border communities in the Indonesia-Papua New Guinea region. Furthermore, there is still weak integration between Ministries/Agencies related to programs and budgets in the context of preventing marijuana smuggling in the Indonesia-Papua New Guinea border area in Muara Tami District, Jayapura City, Papua Province. There are still people who choose to smuggle marijuana because they don't feel guilty and it is a profitable job, strong social networks, there are behaviors that neutralize him that carrying marijuana is not a crime. As well as problems that have not been seriously anticipated, such as geographic, demographic and interference from armed crime groups (OPM). Regarding this issue, this dissertation will provide a strategic step, with several policy recommendations that strengthen this model to maximize and be effective from the previous model. |
090 No. Panggil Setempat | D-pdf |
d-Entri Utama Nama Orang | |
500 Catatan Umum | Dapat diakses di UIANA (lib.ui.ac.id) saja |
d-Entri Tambahan Nama Orang | |
337 Media Type | computer (rdamedia) |
526 Catatan Informasi Program Studi | Kriminologi |
100 Entri Utama Nama Orang | Heny Batara Maya, author |
264a Kota Terbit | Depok |
300 Deskripsi Fisik | xiv, 184 pages : illustration ; appendix |
904a Pengisi Lembar Kerja | Sugiarti |
Akses Naskah Ringkas | |
856 Akses dan Lokasi Elektronik | |
502 Catatan Jenis Karya | Disertasi |
041 Kode Bahasa | ind |