700 Entri Tambahan Nama Orang | Maman Soetarman Mahayana, supervisor; Sri Munawarah, examiner; Sunu Wasono, examiner |
001 Hak Akses (open/membership) | membership |
336 Content Type | text (rdacontent) |
710 Entri Tambahan Badan Korporasi | Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya |
264b Nama Penerbit | Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia |
852 Lokasi | Perpustakaan UI |
504 Catatan Bibliografi | pges 27-29 |
049 No. Barkod | 11-22-13777978 |
338 Carrier Type | online resource (rdacarrier) |
590 Cat. Sumber Pengadaan Koleksi | |
053 No. Induk | 11-22-13777978 |
Tahun Buka Akses | |
653 Kata Kunci | cermin merah; seksualitas; sexuality; heteronormativitas; heteronormativity LGBTQ+ |
111 Entri Utama Nama Pertemuan | |
040 Sumber Pengatalogan | LibUI ind rda |
245 Judul Utama | "Pandangan Heteronormatif Terhadap Tokoh LGBTQ+ dalam Novel Cermin Merah Karya Nano Riantiarno" = "Heteronormative Views Towards LGBTQ+ Characters in Nano Riantiarno's Cermin Merah" |
650 Subyek Topik | Heteronormativity |
264c Tahun Terbit | 2022 |
850 Lembaga Pemilik | Universitas Indonesia |
904b Pemeriksa Lembar Kerja | |
520 Ringkasan/Abstrak/Intisari | Dalam perjalanan kesusastraan Indonesia, tema seksualitas dan LGBTQ+ baru muncul pada tahun 2004 dengan diterbitkannya novel Cermin Merah karya Nano Riantiarno. Tema tersebut dapat dikatakan sebagai tema baru, jika mengingat masyarakat Indonesia yang masih memegang prinsip bahwa hubungan seksual antara laki-laki dan perempuan adalah sebuah kodrat manusia yang harus dijalankan. Itulah prinsip yang disebut heteronormativitas. Dominannya prinsip heteronormativitas ini pun kemudian ditunjukkan di dalam karya sastra, salah satunya dalam novel Cermin Merah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana gambaran pandangan heteronormatif terhadap tokoh LGBTQ+ di dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitiatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat dengan prinsip heteronormatif dalam novel ini menganggap bahwa hubungan heteroseksual sebagai sebuah kemutlakan yang didukung oleh norma-norma yang berlaku (sosial, budaya, dan agama) serta dengan mendasarinya pada faktor reproduksi manusia. Oleh sebab itu, masyarakat dalam novel Cermin Merah menolak penyimpangan orientasi seksual yang dilakukan oleh tokoh Arsena beserta tokoh-tokoh lainnya karena dianggap berbeda dan melanggar norma yang berlaku. Penolakan tersebut kemudian berujung pada tindakan diskriminatif terhadap tokoh LGBTQ+, khususnya tokoh Arsena, Edu, dan Anto. Seiring perkembangan zaman, orientasi seksual manusia pun semakin berkembang sehingga perlu ada keterbukaan dalam menghadapi persoalan tersebut.
......Throughout the history of Indonesian literature, sexuality and LGBTQ+ related themes begun to appear in 2004 with the release of Nano Riantiarno?s Cermin Merah. These two themes are relatively new in Indonesia, considering that Indonesian people still holds a principle which believes that sexual relationship between men and women is human nature that must be upholded. That principle is called heteronormativity. The domineering presence of this principle is later shown in literature works, one of which is in Cermin Merah. This research is aimed to explain how heteronormative view towards LGBTQ+ characters is represented in said novel. This research is made using descriptive-qualitative method. Results showed that heteronormative people in this novel treated heterosexual relationship as something absolute supported by the norms that applied in their society (social, cultural, and religion) as well as the human reproductive factor. Therefore, the people in Cermin Merah completely neglected Arsena and the other characters? sexual deviance because it violated their norms. Their rejection led to discriminative actions towards LGBTQ+ characters in this novel, specifically Arsena, Edu, and Anto. As time goes by, human?s sexual orientation keeps on growing which is why there needs to be an openness in order to deal with its presences. |
090 No. Panggil Setempat | MK-pdf |
d-Entri Utama Nama Orang | |
500 Catatan Umum | |
337 Media Type | computer (rdamedia) |
d-Entri Tambahan Nama Orang | |
526 Catatan Informasi Program Studi | Sastra Indonesia |
100 Entri Utama Nama Orang | Aryayoga Harjuno Ananda, author |
264a Kota Terbit | Depok |
300 Deskripsi Fisik | 29 pages |
904a Pengisi Lembar Kerja | AdhityaN-Nov2022 |
Akses Naskah Ringkas | https://lib.ui.ac.id/unggah/ |
856 Akses dan Lokasi Elektronik | https://lib.ui.ac.id/unggah/system/files/node/2021/2/aryayoga.harjuno/aryayoga_harjuno_ananda-makalah_non-seminar-unknown-full_text-.pdf |
502 Catatan Jenis Karya | Makalah Non-Seminar |
041 Kode Bahasa | ind |