001 Hak Akses (open/membership) | membership |
700 Entri Tambahan Nama Orang | Ali Akbar, supervisor; Kresno Yulianto Soekardi, examiner; Wanny Rahardjo Wahyudi, examiner |
336 Content Type | text (rdacontent) |
264b Nama Penerbit | Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia |
710 Entri Tambahan Badan Korporasi | Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya |
049 No. Barkod | 11-22-65333244 |
504 Catatan Bibliografi | pages 29-30 |
852 Lokasi | Perpustakaan UI |
338 Carrier Type | online resource (rdacarrier) |
590 Cat. Sumber Pengadaan Koleksi | ;Deposit |
Tahun Buka Akses | |
053 No. Induk | 11-22-65333244 |
653 Kata Kunci | Megalitik; Ononamölö; Tumba Ana?a; Owasa |
040 Sumber Pengatalogan | LibUI ind rda |
111 Entri Utama Nama Pertemuan | |
245 Judul Utama | Situs Ononamölö Tumba Ana?a, Kota Gunungsitoli, Nias : Kajian Fungsi Situs Megalitik = Ononamölö Tumba Ana'a Site, Gunungsitoli City, Nias : Study of Megalithic Site Function |
264c Tahun Terbit | 2022 |
650 Subyek Topik | Megalithic monuments--Indonesia--Nias Island |
850 Lembaga Pemilik | Universitas Indonesia |
520 Ringkasan/Abstrak/Intisari | Nias merupakan salah satu pulau dengan tinggalan kebudayaan megalitik yang memiliki variasi lokal. Salah satu situsnya adalah Situs Ononamölö Tumba Ana?a yang memiliki tinggalan berupa arca megalitik, patung hewan, menhir, niogadi, dane-dane, dan amorphous. Sebelumnya tidak ada penelitian yang dilakukan secara mendalam di situs ini, hanya sebatas deskripsi ragam megalitik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran bagaimana bentuk-bentuk megalitik di Situs Ononamölö Tumba Ana?a terbaru dari hasil pendataan yang sebelumnya dilakukan oleh Balai Arkeologi Sumatera Utara. Kemudian memberikan gambaran bagaimana situs itu berfungsi pada masa lalu berdasarkan tinggalan arkeologis dan data etnografi. Adapun model penelitian arkeologis yang digunakan menurut Ashmore dan Sharer (2010) yang terdiri dari beberapa tahapan. Berdasarkan bentuk, tiap jenis megalitik memiliki ukuran yang berbeda-beda dan tidak ada ornamen yang terdapat di situs tersebut. Berdasarkan tata letak, tinggalan megalitik membentuk linear dengan dua baris yang saling berhadapan di sisi selatan dan sisi utara. Kesimpulan penelitian ini adalah segala bentuk pembangunan megalitik harus melalui owasa (pesta jasa/status sosial) sehingga tidak semua orang bisa melakukannya, serta tidak adanya ornamen menunjukkan keberadaan batu sudah cukup untuk menunjukkan eksistensi di masyarakat.
......Nias is one of the islands with megalithic cultural remains that have local variations. One of the sites is the Ononamölö Tumba Ana'a Site which has remains in the form of megalithic statues, animal statues, menhirs, niogadi, dane-dane, and amorphous. Previously, no in-depth research was conducted on this site, only a description of the megalithic variety. This study aims to provide an overview of the megalithic forms at the latest Ononamölö Tumba Ana'a Site from the results of data collection which were previously carried out by the Archeology Center of North Sumatra. Then it provides an overview of how the site functioned in the past based on archaeological remains and ethnographic data. The archaeological research model used according to Ashmore and Sharer (2010) consists of several stages. Based on the shape, each type of megalith has different sizes and there are no ornaments found on the site. Based on the layout, the megalithic remains are linear with two rows of houses facing each other on the south and north sides. The conclusion of this study is that all forms of megalithic development must go through an owasa (service party/social status), so that not everyone can do it, and the absence of ornaments indicates that the presence of stone is sufficient to show its existence in society. |
904b Pemeriksa Lembar Kerja | |
090 No. Panggil Setempat | MK-pdf |
d-Entri Utama Nama Orang | |
500 Catatan Umum | |
d-Entri Tambahan Nama Orang | |
337 Media Type | computer (rdamedia) |
526 Catatan Informasi Program Studi | Arkeologi |
100 Entri Utama Nama Orang | Mario Fransiskus Hia, author |
264a Kota Terbit | Depok |
300 Deskripsi Fisik | vi, 30 pages : illustration |
904a Pengisi Lembar Kerja | AdhityaN-Nov2022 |
Akses Naskah Ringkas | https://lib.ui.ac.id/unggah/ |
856 Akses dan Lokasi Elektronik | https://lib.ui.ac.id/unggah/system/files/node/2021/2/mario.fransiskus/mario_fransiskus_hia-makalah_non-seminar-unknown-full_text-.pdf |
502 Catatan Jenis Karya | Makalah Non-Seminar |
041 Kode Bahasa | ind |