001 Hak Akses (open/membership)membership
700 Entri Tambahan Nama OrangAndrijono, promotor; Gatot Purwoto, co-promotor; Primariadewi Rustamadji, co-promotor; Suhendro, examiner; Harahap, Alida Roswita, examiner; Aria Kekalih, examiner; Supriadi Gandamihardja, examiner
336 Content Typetext (rdacontent)
264b Nama PenerbitFakultas Kedokteran Universitas Indonesia
710 Entri Tambahan Badan KorporasiUniversitas Indonesia. Fakultas Kedokteran
049 No. Barkod07-22-83073439
504 Catatan Bibliografipages 127-132
852 LokasiPerpustakaan UI
338 Carrier Typeonline resource (rdacarrier)
590 Cat. Sumber Pengadaan Koleksi;;;;;;
903 Stock Opname
Tahun Buka Akses2023
053 No. Induk07-22-83073439
653 Kata Kuncicd44+/cd24-; chemoresistance; ddb2; ovarian cancer
040 Sumber PengataloganLibUI ind rda
245 Judul UtamaEkspresi CD44+/CD24-, RAD6 dan DDB2 pada Cancer Stem Cells (CSCs) di Kanker Ovarium Sebagai Prediktor Respons Terapi = The Expression of CD44+/CD24-, RAD6 and DDB2 in Cancer Stem Cells (CSCs) of Ovarian Cancer as Chemotherapy Response Predictors
264c Tahun Terbit2022
650 Subyek TopikOvarian diseases; Cancer
850 Lembaga PemilikUniversitas Indonesia
520 Ringkasan/Abstrak/IntisariKanker ovarium merupakan kanker paling mematikan ke-8 pada perempuan di dunia. Pasien kanker ovarium umumnya akan mengalami kemoresistensi, kekambuhan dan prognosis buruk setelah operasi sitoreduktif dan kemoterapi berbasis platinum. Hal tersebut berhubungan dengan peningkatan ekspresi Cancer Stem Cells (CSCs) CD44+/CD24-, RAD6, dan penurunan DDB2. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan ekspresi CSCs, RAD6 dan DDB2 dengan kemoresistensi kanker ovarium di jaringan kanker ovarium dan sirkulasi darah. Penelitian kohort ambispektif ini dilakukan di RSUP Cipto Mangunkusumo, RSUD Tarakan, RSUP Dharmais, dan RSUP Fatmawati pada Februari 2018?Februari 2022. Subjek adalah 64 orang pasien yang dibagi menjadi dua kelompok. Semua subjek menjalani operasi sitoreduktif dan pemeriksaan histopatologi. Kemoterapi diberikan sebanyak enam seri diikuti enam bulan observasi, kemudian ditentukan respons terapi dengan kriteria Response Criteria in Solid Tumors (RECIST). Uji imunohistokimia dilakukan langsung ke jaringan kanker ovarium (retrospektif) dan uji flowsitometri darah (prospektif) untuk menilai Ekspresi CSCs, RAD6 dan DDB2. Terdapat peningkatan Ekspresi CSCs, RAD6 serta penurunan bermakna ekspresi DDB2 (p < 0,05) di jaringan kanker ovarium kemoresisten, dan peningkatan bermakna Ekspresi CSCs, dan RAD6 yang bermakna (p < 0,05) di sirkulasi darah penderita kanker ovarium. Ekspresi DDB2 di uji imunohistokimia adalah protein dengan nilai AUC terbaik sedangkan di uji flowsitometri, CSCs memiliki nilai AUC terbaik. Disusun skor IHC-UNEDO (imunohistokimia) dan skor FCM- UNEDO (flowsitometri) untuk membantu memprediksi respons terapi. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan Ekspresi CSCs, RAD6 dan penurunan DDB2 di jaringan kanker ovarium, serta peningkatan Ekspresi CSCs di sirkulasi darah penderita kanker ovarium dan protein tersebut merupakan prediktor respons terapi kanker ovarium yang baik.
904b Pemeriksa Lembar Kerja
090 No. Panggil SetempatD-pdf
d-Entri Utama Nama Orang
500 Catatan UmumTidak dapat diakses di UIANA, karena: akan ditulis dalam bahasa Inggris untuk dipersiapkan terbit pada Jurnal Internasional yaitu Gynecologic Oncology Reports yang diprediksi akan dipublikasikan pada bulan Desember tahun 2022
337 Media Typecomputer (rdamedia)
d-Entri Tambahan Nama Orang
526 Catatan Informasi Program StudiIlmu Kedokteran
100 Entri Utama Nama OrangSihombing, Unedo Hence Markus, author
264a Kota TerbitJakarta
300 Deskripsi Fisikxxii, 74 pages : illustration ; appendix
904a Pengisi Lembar KerjaTanti-Desember2022
Akses Naskah Ringkas
856 Akses dan Lokasi Elektronik
502 Catatan Jenis KaryaDisertasi
041 Kode Bahasaind