700 Entri Tambahan Nama Orang | Mamlahatun Buduroh, supervisor; Kushartanti, examiner; Syahrial, examiner |
001 Hak Akses (open/membership) | membership |
336 Content Type | text (rdacontent) |
264b Nama Penerbit | Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia |
710 Entri Tambahan Badan Korporasi | Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya |
504 Catatan Bibliografi | pages 26-28 |
852 Lokasi | Perpustakaan UI |
049 No. Barkod | 11-23-12118454 |
338 Carrier Type | online resource (rdacarrier) |
590 Cat. Sumber Pengadaan Koleksi | |
Tahun Buka Akses | |
053 No. Induk | 11-23-12118454 |
653 Kata Kunci | alih wahana; transformasi digital; reinterpretasi Gatotkaca; kepahlawanan; film Indonesia |
111 Entri Utama Nama Pertemuan | |
040 Sumber Pengatalogan | LibUI ind rda |
245 Judul Utama | Memanusiakan Sosok Pahlawan: Reinterpretasi Tokoh Gatotkaca dalam Cerita Wayang Hikayat Pandawa dan Film ?Satria Dewa Gatotkaca? = Humanizing a Hero: Reinterpretation of Gatotkaca from Wayang's Hikayat Pandawa and "Satria Dewa Gatotkaca" The Movie |
650 Subyek Topik | Gatotkaca (Hindu mythology) |
264c Tahun Terbit | 2022 |
850 Lembaga Pemilik | Universitas Indonesia |
904b Pemeriksa Lembar Kerja | AdhityaN-Februari2023 |
520 Ringkasan/Abstrak/Intisari | Penelitian ini mengkaji reinterpretasi kepahlawanan Gatotkaca melalui alih wahana cerita wayang Hikayat Pandawa ke dalam film ?Satria Dewa Gatotkaca?. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan transformasi kepahlawanan Gatotkaca serta kaitannya terhadap perkembangan masyarakat. Penelitian ini menggunakan ancangan kualitatif. Data yang diambil adalah unsur naratif penting cerminan karakter asli Gatotkaca yang ditulis dengan paragraf naratif. Data diolah menggunakan teori alih wahana dan intertekstual dengan membandingkan perubahan karakter tokoh Gatotkaca. Perubahan ini lantas dilihat implikasinya terhadap perkembangan nilai-nilai di tengah masyarakat melalui sosiologi sastra. Penelitian ini menemukan bahwa Gatotkaca Hikayat Pandawa adalah pahlawan yang sempurna dengan status sosial, keilmuan, dan kehebatannya, sedangkan Gatotkaca ?Satria Dewa Gatotkaca? adalah pahlawan tidak sempurna karena masalah ekonomi, keluarga, dan peran sosialnya dalam masyarakat. Pahlawan sempurna adalah cerminan masyarakat abad ke-19 yang memiliki kesederhanaan nilai baik-buruk, sedangkan pahlawan tidak sempurna adalah cerminan masyarakat modern yang memiliki kompleksitas nilai baik-buruk. Jadi, dapat disimpulkan bahwa reinterpretasi dan transformasi Gatotkaca secara langsung bersinggungan dengan perkembangan nilai yang dipengaruhi oleh sistem teknologi, sosial, dan kebudayaan yang ada di masyarakat.
......This research studies the reinterpretation of Gatotkaca heroism through the ecranisation of the Hikayat Pandawa wayang story into the film ?Satria Dewa Gatotkaca?. The aim of this research is to explain Gatotkaca?s heroism and its relation to the development of society. This research uses a qualitative approach. The data taken are important narrative elements that reflects Gatotkaca?s real character written in narrative paragraphs. The data is processed using the ecranisation and intertextuality theory by comparing the changes in the real character of Gatotkaca from Hikayat Pandawa and ?Satria Dewa Gatotkaca?. These changes are then seen as its implications for the development of values in society through the sociology of literature. This research found that the Gatotkaca from Hikayat Pandawa is a perfect hero with high social status, knowledge, and greatness. On the other hand, Gatotkaca from ?Satria Dewa Gatotkaca? is an imperfect hero because of his economy, family, and social role problem. The perfect hero is a reflection of 19th century Malay society which has a simple of values structure, while the imperfect hero is reflection of modern Indonesian society which has a complex values structure. Finally, it can be concluded that the reinterpretation and transformation of Gatotkaca is directly related to the development of existing values in society which affected by technology, social issues, and cultural issues that lived in the society. |
090 No. Panggil Setempat | MK-pdf |
d-Entri Utama Nama Orang | |
500 Catatan Umum | |
337 Media Type | computer (rdamedia) |
d-Entri Tambahan Nama Orang | |
526 Catatan Informasi Program Studi | Sastra Indonesia |
100 Entri Utama Nama Orang | Syahrun Ramadhan, author |
264a Kota Terbit | Depok |
300 Deskripsi Fisik | 28 pages : illustration |
904a Pengisi Lembar Kerja | AdhityaN-Februari2023 |
Akses Naskah Ringkas | 2022 |
856 Akses dan Lokasi Elektronik | |
502 Catatan Jenis Karya | Makalah non seminar |
041 Kode Bahasa | ind |