001 Hak Akses (open/membership)membership
700 Entri Tambahan Nama OrangRahadjeng Pulungsari Hadi, supervisor; Assa Rahmawati Kabul, examiner; Minah Febrianti Budianto, examiner
336 Content Typetext (rdacontent)
264b Nama PenerbitFakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia
710 Entri Tambahan Badan KorporasiUniversitas Indonesia. Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya
049 No. Barkod11-22-01295052
504 Catatan Bibliografi
852 LokasiPerpustakaan UI
338 Carrier Typeonline resource (rdacarrier)
590 Cat. Sumber Pengadaan Koleksi;;;
903 Stock Opname
Tahun Buka Akses
053 No. Induk11-22-01295052
653 Kata Kuncidampak; pandemi covid-19; sembahyang chao du; sembahyang muja; tegal
111 Entri Utama Nama Pertemuan
040 Sumber PengataloganLibUI ind rda
245 Judul UtamaDampak Pandemi Covid-19 Terhadap Upacara Sembahyang Chao Du dan Sembahyang Muja di Kelenteng Tek Hay Kiong Tegal = The Impact of the Covid-19 Pandemic on the Chao Du Prayer and Muja Prayer Ceremony at the Tek Hay Kiong Temple in Tegal
264c Tahun Terbit2022
650 Subyek TopikCOVID-19 Pandemic, 2020-; Chinese--Indonesia--Social life and customs
850 Lembaga PemilikUniversitas Indonesia
520 Ringkasan/Abstrak/IntisariEtnis Tionghoa di Indonesia masih menjalankan tradisi dan budaya Cina yang telah dilakukan secara turun temurun sepanjang tahunnya, salah satunya adalah tradisi sembahyang arwah leluhur yang dilaksanakan pada Perayaan Zhong Yuan setiap bulan tujuh penanggalan Imlek. Namun, pandemi Covid-19 yang ditetapkan sebagai pandemi global oleh WHO, mengggangu tatanan tradisi dan budaya etnis Tionghoa yang salah satunya merupakan tradisi upacara Sembahyang Chao Du dan Sembahyang Muja di Kelenteng Tek Hay Kiong Tegal. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif serta menggunakan pendekatan komparatif. Teknik pengambilan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi upacara Sembahyang Chao Du dan Sembahyang Muja di Kelenteng Tek Hay Kiong Tegal. Selain itu, ditemukan pula beberapa perubahan dalam upacara Sembahyang Chao Du dan Sembahyang Muja di Kelenteng Tek Hay Kiong Tegal seiring dengan kebijakan yang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia terkait pencegahan penyebaran pandemi Covid-19 di Tegal. ......Chinese ethnic in Indonesia still carry out Chinese traditions and culture that have been passed down from generation to generation throughout the year, one of which is the ancestral prayer tradition which is held at the Zhong Yuan Celebration every seven months of the Lunar New Year. However, the Covid-19 pandemic, which has been established as a global pandemic by WHO, has disrupted the order of ethnic Chinese traditions and culture, one of which is the tradition of the Chao Du Prayer and Muja Prayer ceremonies at the Tek Hay Kiong Temple in Tegal. This research was conducted using qualitative research methods and using a comparative approach. Data collection techniques using triangulation technic. The results of this study indicate that the Covid-19 pandemic greatly affected the Chao Du Prayer and Muja Prayer ceremonies at the Tek Hay Kiong Temple in Tegal. In addition, there were also several changes in the Chao Du Prayer and Muja Prayer ceremonies at the Tek Hay Kiong Temple in Tegal in line with the policies launched by the Indonesian Government regarding the prevention of the spread of the Covid-19 pandemic in Tegal.
904b Pemeriksa Lembar Kerja
090 No. Panggil SetempatMK-Pdf
d-Entri Utama Nama Orang
500 Catatan Umum
d-Entri Tambahan Nama Orang
337 Media Typecomputer (rdamedia)
526 Catatan Informasi Program StudiSastra Cina
100 Entri Utama Nama OrangShafira Lisa Jihan Zahrani, author
264a Kota TerbitDepok
300 Deskripsi Fisikviii, 31 pages : illustration
904a Pengisi Lembar Kerjatanti-November2022
Akses Naskah Ringkas
856 Akses dan Lokasi Elektronik
502 Catatan Jenis KaryaMakalah
041 Kode Bahasaind