700 Entri Tambahan Nama Orang | Ibnu Wahyudi, supervisor; Sri Munawarah, examiner; Ibnu Wahyudi, examiner; Daniel Hariman Jacob, examiner |
001 Hak Akses (open/membership) | membership |
336 Content Type | text (rdacontent) |
710 Entri Tambahan Badan Korporasi | Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya |
264b Nama Penerbit | Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia |
852 Lokasi | Perpustakaan UI |
504 Catatan Bibliografi | pages 21-23 |
049 No. Barkod | 11-23-51738422 |
338 Carrier Type | volume (rdacarrier); online resource (rdacarrier) |
590 Cat. Sumber Pengadaan Koleksi | |
Tahun Buka Akses | |
053 No. Induk | 11-23-51738422 |
653 Kata Kunci | krisis pandemi COVID-19; distopia; simulasi/simulakra; hiperrealitas; cerpen; covid-19 pandemic; dystopia; simulacra; hyperreality; simuladistopiakoronakra |
111 Entri Utama Nama Pertemuan | |
040 Sumber Pengatalogan | LibUI ind rda |
245 Judul Utama | Dampak Pandemi Covid terhadap masa depan dan dehumanisasi dalam Cerpen Simuladistopiakoronakra = Impact of the Covid Pandemic on the future and dehumanization in the short story Simuladistopiakoronakra |
650 Subyek Topik | Short story; Simuladistopiakoronakra; COVID-19 Pandemic |
264c Tahun Terbit | 2022 |
850 Lembaga Pemilik | Universitas Indonesia |
904b Pemeriksa Lembar Kerja | Nurbaini (Mar 2023) |
520 Ringkasan/Abstrak/Intisari | Wacana Pandemi Covid-19 mengilhami pengarang untuk merefleksikannya ke dalam bentuk karya sastra. Cerpen ?Simuladistopiakoronakra? karya Seno Gumira Ajidarma hadir sebagai kritik sosial di tengah kondisi pandemi ini. Cerpen itu menghadirkan tema dunia distopia dan simulakra, serta hiperrealitas yang relatif baru dan menarik dalam khazanah kesusastraan Indonesia. Tulisan ini bertujuan menguraikan gambaran narasi distopia yang dibangun oleh pengarang, serta membedah fakta dan citra yang membentuk realitas simulakra dan hiperrealitas masa depan dunia yang distopik. Penelitian ini menggunakan pendekatan posmodernisme sastra melalui teori distopia Tom Moylan dan simulakra serta hiperrealitas Jean Baudrillard. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-analitis (kualitatif) melalui studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dunia distopia dalam cerpen ?Simuladistopiakoronakra? dicirikan dengan hadirnya elemen puitika distopia, perkembangan sains dan teknologi yang ekstrem, serta narasi wacana politik yang memengaruhi terciptanya dunia distopia. Dunia distopia cenderung destruktif dan penggambarannya suram serta pesimistik. Sementara itu, simulakra hadir dalam narasi pengabaian otoritas kekuasaan terhadap kehadiran Covid-19, narasi kebodohan manusia, dan narasi citra kekuasaan. Hiperrealitas hadir dalam narasi kekuasaan yang lewah dan ekstremitas teknologi persilangan antara manusia dan hewan. Simulakra dan hiperrealitas yang berkelindan dalam cerpen, menciptakan kondisi dehumanisasi yang mendorong terjadinya dunia distopia.
......The discourse of the Covid-19 pandemic has inspired authors to reflect on it in the form of literary works. The short story ?Simuladistopiakoronakra? by Seno Gumira Ajidarma is present as a social critique amid this pandemic condition. The short story presents the theme of the world of dystopia and simulacra, as well as hyperreality that is relatively new and interesting in Indonesian literary treasures. This paper aims to describe the description of the dystopian narrative built by the author, as well as to dissect the facts and images that form the simulacra reality and the future hyperreality of the dystopic world. This study uses a postmodern literary approach through Tom Moylan's dystopia theory and the simulacra as well as Jean Baudrillard's hyperreality. The research method used is descriptive- analytical (qualitative) through literature study. The results show that the dystopian world in the short story "Simuladistopiakoronakra" is characterized by the presence of dystopian poetic elements, extreme developments in science and technology, and political discourse narratives that influence the creation of a dystopian world. The world of dystopia tends to be destructive and its depiction is gloomy and pessimistic. Meanwhile, simulacra are present in the narrative of the neglect of power authorities to the presence of Covid-19, the narrative of human stupidity, and the narrative of the image of power. Hyperreality is present in the narrative of excessive power and the technological extremity of a cross between humans and animals. Simulacra and hyperreality that are intertwined in short stories, create conditions of dehumanization that encourage the occurrence of a dystopian world. |
090 No. Panggil Setempat | MK-pdf |
d-Entri Utama Nama Orang | |
500 Catatan Umum | |
337 Media Type | unmediated (rdacontent); computer (rdacontent) |
d-Entri Tambahan Nama Orang | |
526 Catatan Informasi Program Studi | Sastra Indonesia |
100 Entri Utama Nama Orang | Rafli Syahrizal, author |
264a Kota Terbit | Depok |
300 Deskripsi Fisik | [vii], 23 pages ; 28 cm. |
904a Pengisi Lembar Kerja | Aa |
Akses Naskah Ringkas | |
856 Akses dan Lokasi Elektronik | |
502 Catatan Jenis Karya | Makalah dan Kertas Kerja |
041 Kode Bahasa | ind |