001 Hak Akses (open/membership)membership
700 Entri Tambahan Nama OrangPanjaitan, Yasmine Anabel, supervisor; Lucia Lusi Ani Handayani, examiner; Harwintha Yuhria Anjarningsih, examiner
336 Content Typetext (rdacontent)
264b Nama PenerbitFakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia
710 Entri Tambahan Badan KorporasiUniversitas Indonesia. Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya
049 No. Barkod11-22-79321098
504 Catatan Bibliografipages 16-17
852 LokasiPerpustakaan UI
338 Carrier Typeonline resource (rdacarrier)
590 Cat. Sumber Pengadaan KoleksiDeposit
903 Stock Opname
053 No. Induk11-22-79321098
Tahun Buka Akses
653 Kata Kuncikomodifikasi agama; islamofobia; inklusivitas beragama; representasi dalam iklan; analisis wacana kritis
040 Sumber PengataloganLibUI eng rda
245 Judul UtamaIslamic terms in western advertising: Between inclusivity and commodification = Istilah islami dalam periklanan negara barat: Antara inklusivitas dan komodifikasi
264c Tahun Terbit2021
650 Subyek TopikAdvertisements; Islamophobia--Australia.
850 Lembaga PemilikUniversitas Indonesia
904b Pemeriksa Lembar Kerjatanti-oktober2022
520 Ringkasan/Abstrak/IntisariKomunitas Muslim mengisi lebih dari 26% populasi dunia, menjadikannya salah satu komunitas terbesar di seluruh dunia. Namun, komunitas Muslim dianggap minoritas di negara-negara Barat seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Australia. Meskipun demikian, beberapa merek masih menggunakan nilai-nilai Islam untuk menonjolkan produk mereka saat memasarkan produk di negara-negara tersebut. Fokus dari penelitian ini adalah penggunaan istilah Islam dalam iklan di negara barat. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki nilai-nilai apa yang ditunjukkan produk-produk tersebut mengenai Muslim di Australia, Inggris, dan AS, serta motif di balik penggunaan strategi tersebut di negara-negara di mana target pasarnya adalah minoritas. Analisis kualitatif dilakukan melalui Analisis Wacana Kritis tiga tingkat yang pertama kali diperkenalkan oleh Fairclough (1997) dan dikembangkan oleh Janks (2005). Setiap level menganalisis wacana dari perspektif yang berbeda: wacana sebagai teks, wacana sebagai praktik diskursif, dan wacana sebagai praktik sosial. Temuan menunjukkan bahwa keberadaan Islamofobia di tiga negara tersebut masih menonjol. Hasil penelitian merujuk pada argumen bahwa nilai-nilai Islam hanya dilibatkan sebagai strategi pemasaran yang bertujuan untuk memaksimalkan keuntungan ekonomi. ......The Muslim community fills over 26% of the world population, making it one of the biggest communities around the globe. However, the Muslim community is considered a minority in the Western countries (the US, the UK, and Australia). Despite such a fact, some brands still use Islamic values to highlight their product while marketing the products in said countries. The concern of this research is the use of Islamic terms in western advertising. This research aims to investigate what it shows of Muslims in Australia, the UK, and the US, as well as the motives behind using such a strategy in countries where the target market is a minority. The qualitative analysis is conducted through three-level Critical Discourse Analysis, initially introduced by Fairclough (1997) and developed by Janks (2005). Each level analyzes the discourse from a different perspective: discourse as text, discourse as a discursive practice, and discourse as a social practice. The findings show that the existence of Islamophobia in the three countries is prominent, and it calls for attention that the usage of Islamic values is merely for marketing strategy and maximizing economic gains.
090 No. Panggil SetempatMK-pdf
d-Entri Utama Nama Orang
500 Catatan UmumDapat diakses di UIANA (lib.ui.ac.id) saja.
d-Entri Tambahan Nama Orang
337 Media Typecomputer (rdamedia)
526 Catatan Informasi Program StudiSastra Inggris
100 Entri Utama Nama OrangAmanda Rafiqah Putri, author
264a Kota TerbitDepok
300 Deskripsi Fisikvii, 17 pages : illustration
904a Pengisi Lembar KerjaAdhari-September 2022(3)
Akses Naskah Ringkas
856 Akses dan Lokasi Elektronik
502 Catatan Jenis KaryaMakalah
041 Kode Bahasaeng