001 Hak Akses (open/membership)membership
700 Entri Tambahan Nama OrangMohammad Kemal Dermawan, promotor; Runturambi, Arthur Josias Simon, co-promotor; Iwan Gardono Sudjatmiko, examiner; Amzulian Rifai, examiner; Muhammad Mustofa, examiner; Ni Made Martini Puteri, examiner; Vinita Susanti, examiner
336 Content Typetext (rdacontent)
264b Nama PenerbitFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia
710 Entri Tambahan Badan KorporasiUniversitas Indonesia. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
049 No. Barkod07-24-82026626
504 Catatan Bibliografipages 175-181
852 LokasiPerpustakaan UI
338 Carrier Typeonline resource (rdacarrier)
590 Cat. Sumber Pengadaan Koleksi;Deposit
903 Stock Opname
534 Catatan Versi Asli
Tahun Buka Akses2023
053 No. Induk07-24-82026626
653 Kata Kuncikejahatan korporasi bidang keuangan; disgorgement of profit; unjust enrichment; restorative justice; welfare criminology; legal system; out of court settlement; repayment money
040 Sumber PengataloganLibUI ind rda
245 Judul UtamaDisgorgement of Profit Sebagai Reaksi Atas Kejahatan Korporasi Bidang Keuangan di Indonesia = Disgorgement of Profit: A Reaction of Financial Corporate Crimes in Indonesia
264c Tahun Terbit2023
650 Subyek TopikCommercial crimes
850 Lembaga PemilikUniversitas Indonesia
520 Ringkasan/Abstrak/IntisariSistem hukum Indonesia tidak memiliki aturan hukum khusus untuk mengatur kejahatan korporasi bidang keuangan, sementara efek negatif dari kejahatan ini sangat besar dari tahun ke tahun. Untuk mengatasi masalah tersebut, selama ini penegak hukum yang menangani kejahatan ini mempergunakan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dan peraturan terkait lainnya seperti Undang-Undang Pencucian Uang untuk menanganinya. Namun, karena proses pengadilan pidana dan perdata yang panjang terkadang membuat upaya penegakan hukum untuk mendapatkan kembali asset/dana negara yang dicuri pelaku/korporasi tidak sebesar yang diharapkan. Putusan akhir pengadilan biasanya memberikan uang pengganti yang jauh lebih rendah dari dakwaan atau bahkan pengadilan dapat memutuskan bahwa pelaku/korporasi tidak perlu membayar apapun. Untuk mengisi kesenjangan antara uang/asset negara yang hilang akibat kejahatan korporasi dengan uang yang dapat diambil kembali dari korporasi pelaku, penelitian ini bermaksud memperkenalkan ?Disgorgement of Profit? yaitu perintah/kewajiban pengembalian keuntungan dari perolehan harta tidak sah melalui penyelesaian di luar pengadilan (out of court settlement) sebagai cara yang lebih cepat untuk menyelesaikannya. Dalam pelaksanaannya perlu diperhatikan prinsip unjust enrichment dan restorative justice demi terwujudnya kesejahteraan nasional berdasarkan sumbangan dari welfare criminology ......Indonesian Legal System do not have a specific regulation to administers the misbehavior of financial corporations while the negative effect of this crime is very huge over the years. To solve the problem, law enforcements treat this crime by using Corruption Act and other related regulations such as Money Laundering Act. However, due to the long process of criminal and civil courts sometime waste the law enforcement effort to get maximum payment back from offenders and/or the corporations. The final court decision usually gives replacement money much lower than the indictment or even the court could be decided that the offenders/ corporations do not have to pay anything. In order to fill the gap between the loss money and the repayment money because of financial corporate crime, this research intends to study the possibility of using ?Disgorgement of Profit? approach as a faster way to get the maximum repayment of stolen money/assets from the Financial Corporate Crimes in out of court settlements due to the respect of unjust enrichment policy and restorative justice wisdom in order to enhance national development as a beneficial of the implementation of welfare criminology.
904b Pemeriksa Lembar KerjaAmiarsih Indah Purwiati-Januari 2024
090 No. Panggil SetempatD-pdf
d-Entri Utama Nama Orang
500 Catatan UmumTidak dapat diakses di UIANA, karena: akan ditulis dalam bahasa Inggris untuk dipersiapkan terbit pada Jurnal Internasional yaitu Hasanuddin Law Review yang diprediksi akan dipublikasikan pada bulan Agustus tahun 2023
d-Entri Tambahan Nama Orang
337 Media Typecomputer (rdamedia)
526 Catatan Informasi Program StudiKriminologi
100 Entri Utama Nama OrangRenny Ariyanny, author
264a Kota TerbitDepok
300 Deskripsi Fisikxiii, 181 pages : illustration + appendix
904a Pengisi Lembar KerjaAmiarsih Indah Purwiati-Januari 2024
Akses Naskah Ringkas
856 Akses dan Lokasi Elektronik
502 Catatan Jenis KaryaDisertasi
041 Kode Bahasaind