700 Entri Tambahan Nama Orang | Ancella Anitawati Hermawan, supervisor; Nureni Wijayati, examiner; Mahdan, examiner |
001 Hak Akses (open/membership) | membership |
336 Content Type | text (rdacontent) |
710 Entri Tambahan Badan Korporasi | Universitas Indonesia. Fakultas Ekonomi dan Bisnis |
264b Nama Penerbit | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia |
504 Catatan Bibliografi | pages 56-65 |
049 No. Barkod | 15-25-04767237 |
852 Lokasi | Perpustakaan UI |
338 Carrier Type | online resource (rdamedia) |
590 Cat. Sumber Pengadaan Koleksi | Deposit |
903 Stock Opname | |
534 Catatan Versi Asli | |
Tahun Buka Akses | 2021 |
053 No. Induk | 15-25-04767237 |
653 Kata Kunci | bank; pandemi COVID-19; risk governance; restrukturisasi; manajemen risiko |
040 Sumber Pengatalogan | LibUI ind rda |
245 Judul Utama | Analisis Risk Governance dalam Implementasi Restrukturisasi Kredit di Masa Pandemi COVID-19: Studi Kasus di Bank SHDW = Risk Governance Analysis in the Implementation of Credit Restructuring during the COVID-19 Pandemic: Case Study at Bank SHDW |
650 Subyek Topik | Risk management |
264c Tahun Terbit | 2021 |
850 Lembaga Pemilik | Universitas Indonesia |
520 Ringkasan/Abstrak/Intisari | Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi risk governance di Bank SHDW dalam implementasi restrukturisasi kredit di masa pandemi COVID-19. Dalam rangka memberikan stimulus perekonomian nasional, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator mengeluarkan kebijakan relaksasi untuk debitur yang usahanya terdampak pandemi COVID-19. Hal ini menimbulkan dilema bagi perbankan antara memberikan kelonggaran bagi debitur untuk memicu perekonomian dan dengan melakukan evaluasi kredit yang bersifat prudensial. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berupa studi kasus. Studi kasus difokuskan kepada dua debitur Bank SHDW yang melakukan restrukturisasi kredit COVID-19, debitur pertama merupakan debitur segmen ritel dan debitur kedua adalah debitur segmen menengah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Bank SHDW memenuhi unsur-unsur risk governance dalam pengelolaan bisnisnya. Implementasi restrukturisasi kredit pada dua debitur Bank SHDW juga tidak melanggar ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan.
......This study aims to evaluate risk governance at Bank SHDW in the implementation of credit restructuring during the COVID-19 pandemic. In order to provide a stimulus to the national economy, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) as the regulator issues a relaxation policy for debtors whose businesses are affected by the COVID-19 pandemic. This poses a dilemma for banks between providing leeway for debtors to stimulate the economy and by conducting a prudent credit evaluation. The research uses a descriptive approach in the form of a case study. The case study focuses on two debtors of Bank SHDW who have restructured COVID-19 credit, the first debtor is a Ritel segment debtor and the second debtor is a middle segment debtor. The results of this study indicate that Bank SHDW meets the elements of risk governance in managing its business. The implementation of credit restructuring on two debtors of Bank SHDW also did not violate the provisions of Otoritas Jasa Keuangan (OJK). |
904b Pemeriksa Lembar Kerja | Amiarsih Indah Purwiati-Agustus 2025 |
090 No. Panggil Setempat | T-pdf |
d-Entri Utama Nama Orang | |
500 Catatan Umum | Tidak dapat diakses di UIANA, karena: data yang digunakan untuk penulisan berasal dari instansi tertentu yang bersifat konfidensial. |
337 Media Type | computer (rdamedia) |
d-Entri Tambahan Nama Orang | |
526 Catatan Informasi Program Studi | Akuntansi |
100 Entri Utama Nama Orang | Pratikto Listio Wibowo, author |
264a Kota Terbit | Jakarta |
300 Deskripsi Fisik | xiv, 65 pages : illustration + appendix |
904a Pengisi Lembar Kerja | Amiarsih Indah Purwiati-Agustus 2025 |
Akses Naskah Ringkas | |
856 Akses dan Lokasi Elektronik | |
502 Catatan Jenis Karya | Tesis |
041 Kode Bahasa | ind |