001 Hak Akses (open/membership) | membership |
700 Entri Tambahan Nama Orang | Allenidekania, supervisor; Efa Apriyanti, supervisor; Dessie Wanda, examiner; Lita Nurlita, examiner |
336 Content Type | text (rdacontent) |
264b Nama Penerbit | Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia |
710 Entri Tambahan Badan Korporasi | Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu Keperawatan |
049 No. Barkod | 15-25-75619216 |
504 Catatan Bibliografi | pages 74-78 |
852 Lokasi | Perpustakaan UI |
338 Carrier Type | online resource (rdacarrier) |
590 Cat. Sumber Pengadaan Koleksi | Deposit; |
903 Stock Opname | |
534 Catatan Versi Asli | |
Tahun Buka Akses | 2021 |
053 No. Induk | 15-25-75619216 |
653 Kata Kunci | therapeutic play: melukis; cerebral palsy; stres; kenyamanan |
040 Sumber Pengatalogan | LibUI ida rda |
245 Judul Utama | Efektivitas Therapeutic Play: Melukis terhadap Stres dan Kenyamanan pada Anak Cerebral Palsy = The Effectiveness of Play Therapy: Painting on Stress and Comfort in Children with Cerebral Palsy |
264c Tahun Terbit | 2021 |
650 Subyek Topik | Cerebral palsy--Treatment |
850 Lembaga Pemilik | Universitas Indonesia |
520 Ringkasan/Abstrak/Intisari | Anak Cerebral Palsy sangat memerlukan terapi medis untuk meningkatkan capaiannya dalam beraktivitas. Jeritan, tangisan, dan sikap berontak merupakan fenomena umum terjadi saat menjalani terapi. Stres negatif dan ketidaknyamanan saat menjalani terapi medik mendorong peneliti untuk memberikan therapeutic play: melukis. Tujuannya adalah mengidentifikasi efektivitas therapeutic play: melukis terhadap stres dan kenyamanan pada anak Cerebral Palsy selesai menjalani terapi medik. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment two group pretest-posttest with control group design dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang selesai menjalani terapi medik di YPAC Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan bermakna terhadap stres (p<0,001) dan kenyamanan (p=0,008) sebelum dan sesudah therapeutic play: melukis; adanya pengaruh therapeutic play: melukis terhadap stres (p<0,001) dan kenyamanan (p<0,001) anak cerebral palsy. Tidak adanya hubungan usia, jenis kelamin, dan klasifikasi Cerebral Palsy terhadap stres dan kenyamanan dikarenakan stresor yang diberikanlah yang menjadi penentu anak mengalami stres dan nyaman. Therapeutic play; melukis menjadi sebuah metode bagi perawat untuk membina hubungan interpersonal, meningkatkan kepercayaan, komunikasi, sosial, motorik, kognitif, dan penyembuhan (healing) pada anak Cerebral Palsy. Intervensi ini menjadi praktik keperawatan anak berbasis bukti dalam menuangkan imajinasi dengan bebas dan tidak ada interupsi dari lingkungan sekitarnya. Inovasi intervensi ini lebih fleksibel dengan memanfaatkan sumber daya yang mudah dicari tanpa menghabiskan biaya besar untuk mengatasi stres terkait kecemasan dan tidak rileks dan meningkatkan kenyamanan pada anak Cerebral Palsy
......Cerebral Palsy children really need medical therapy to improve their performance in activities. Screams, cries, and rebellious attitudes are common phenomena during therapy. Negative stress and discomfort while undergoing medical therapy encourage researchers to provide a therapeutic play: painting. The aim is to identify the effectiveness of therapeutic play: painting on stress and comfort in children with Cerebral Palsy after undergoing medical therapy. This study uses a quasi-experimental two-group pretest-posttest with control group design with a sample of 30 respondents who have completed medical therapy at YPAC Jakarta. The results showed that there was a significant difference in stress (p<0.001) and comfort (p=0.008) before and after therapeutic play: painting; the effect of therapeutic play: painting on stress (p<0.001) and comfort (p<0.001) in children with cerebral palsy. There is no relationship between age, gender, and classification of Cerebral Palsy on stress and comfort because the stressor given is the determinant of the child experiencing stress and comfort. Therapeutic play; painting becomes a method for nurses to build interpersonal relationships, increase trust, communication, social, motor, cognitive, and healing in children with Cerebral Palsy. This intervention becomes an evidence-based pediatric nursing practice in expressing imagination freely and without interruption from the surrounding environment. This intervention innovation is more flexible by utilizing easily searchable resources without spending a large amount of money to deal with stress related to anxiety and not relaxing and increasing comfort in children with Cerebral Palsy. |
904b Pemeriksa Lembar Kerja | AdhityaN-Agustus2025 |
090 No. Panggil Setempat | T-pdf |
d-Entri Utama Nama Orang | |
500 Catatan Umum | Dapat diakses di UIANA (lib.ui.ac.id) saja. |
d-Entri Tambahan Nama Orang | |
337 Media Type | computer (rdamedia) |
526 Catatan Informasi Program Studi | Ilmu Keperawatan |
100 Entri Utama Nama Orang | Permaida, author |
264a Kota Terbit | Depok |
300 Deskripsi Fisik | xv, 78 pages : illustration + appendix |
904a Pengisi Lembar Kerja | AdhityaN-Agustus2025 |
Akses Naskah Ringkas | |
856 Akses dan Lokasi Elektronik | |
502 Catatan Jenis Karya | Tesis |
041 Kode Bahasa | ind |