001 Hak Akses (open/membership)membership
700 Entri Tambahan Nama OrangKeliat, Budi Anna, supervisor; Herni Susanti, supervisor; Panjaitan, Ria Utami, examiner; Atik Puji Rahayu, examiner
336 Content Typetext (rdacontent)
264b Nama PenerbitFakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia
710 Entri Tambahan Badan KorporasiUniversitas Indonesia. Fakultas Ilmu Keperawatan
049 No. Barkod15-25-57612652
504 Catatan Bibliografipages 95-102
852 LokasiPerpustakaan UI
338 Carrier Typeonline resource (rdacarrier)
590 Cat. Sumber Pengadaan KoleksiDeposit;Deposit;Deposit;Deposit
903 Stock Opname
534 Catatan Versi Asli
Tahun Buka Akses2022
053 No. Induk15-25-57612652
653 Kata Kuncicognitive therapy (ct); covid-19; kesehatan jiwa; penyintas; progressive muscle relaxation (pmr); thought stopping (ts)
040 Sumber PengataloganLibUI ind rda
245 Judul UtamaPerbedaan Pengaruh Progressive Muscle Relaxation, Cognitive Therapy dan Thought Stopping Terhadap Masalah Kesehatan Jiwa Pada Penyintas COVID-19 Di Pesantren = The Differences effect of progressive muscle relaxation, cognitive therapy and thought stopping on mental health problems in COVID-19 survivors in Islamic boarding schools
264c Tahun Terbit2021
650 Subyek TopikCOVID-19 (Disease)--Patients; . Mental health?Religious aspects--Islam; Cognitive therapy; Psychotherapy
850 Lembaga PemilikUniversitas Indonesia
520 Ringkasan/Abstrak/IntisariPenyintas COVID-19 rentan untuk mengalami masalah kessehatan jiwa seperti ansietas, depresi dan stigma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh progressive muscle relaxation, cognitive therapy dan thought stopping terhadap masalah kesehatan jiwa pada penyintas COVID-19 di pesantren. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental pre-posttest with control group. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 96 responden yang dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok intervensi 1 sejumlah 32 orang diberikan pendidikan kesehatan pola hidup orang sehat dan progressive muscle relaxation, kelompok intervensi 2 sejumlah 32 orang diberikan pendidikan kesehatan pola hidup orang sehat dan cognitive therapy dan kelompok intervensi 3 sejumlah 16 orang diberikan pendidikan kesehatan pola hidup orang sehat dan thought stopping offline dan kelompok intervensi 4 sejumlah 16 orang diberikan pendidikan kesehatan pola hidup orang sehat dan thought stopping online. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan tendensi sentral. Analisis bivariat menggunakan uji dependent t-test untuk data yang berdistribusi normal sedangkan untuk data yang berdistribusi tidak normal menggunakan uji Wilcoxon dan analisis multivariat menggunakan anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan pengaruh PMR, CT dan TS terhadap masalah kesehatan jiwa pada penyintas COVID-19. Namun, PMR, CT dan TS berpengaruh secara signifikan dalam menurunkan masalah kesehatan jiwa pada penyintas COVID-19. Tindakan PMR, Cognitive Therapy dan Thought Stopping direkomendasikan sebagai upaya promosi dan preventif masalah kesehatan jiwa pada penyintas COVID-19. ......Survivors of COVID-19 are vulnerable to mental health problems such as anxiety, depression and stigma. This study aims to determine the different effects of progressive muscle relaxation, cognitive therapy and thought stopping on mental health problems in COVID-19 survivors in Islamic boarding schools. The research design used was a quasi-experimental pre-posttest with control group. Sampling using purposive sampling technique with a sample of 96 respondents who were divided into 4 groups. Intervention group 1 of 32 people was given health education on healthy people's lifestyles and progressive muscle relaxation, intervention group 2 of 32 people was given health education on healthy lifestyles and cognitive therapy and intervention group 3 of 16 people were given health education on healthy lifestyles and thought offline stopping and intervention group 4 totaling 16 people were given health education on healthy people's lifestyle and thought stopping online. Univariate analysis used frequency distribution and central tendency. Bivariate analysis used the dependent t-test for data with normal distribution, while for data with abnormal distribution using the Wilcoxon test and multivariate analysis using ANOVA. The results showed that there was no difference in the effect of PMR, CT and TS on mental health problems in COVID-19 survivors. However, PMR, CT and TS have a significant effect in reducing mental health problems in COVID-19 survivors. PMR, Cognitive Therapy and Thought Stopping actions are recommended as an effort to promote and prevent mental health problems in COVID-19 survivors.
904b Pemeriksa Lembar Kerja
090 No. Panggil SetempatT-pdf
d-Entri Utama Nama Orang
500 Catatan UmumTidak dapat diakses di UIANA, karena: akan diterbitkan pada Jurnal Nasional yaitu yang diprediksi akan dipublikasikan pada bulan tahun
337 Media Typecomputer (rdamedia)
d-Entri Tambahan Nama Orang
526 Catatan Informasi Program StudiIlmu Keperawatan
100 Entri Utama Nama OrangNur Wulan, author
264a Kota TerbitDepok
300 Deskripsi Fisikxiii, 102 pages : illustration + appendix
904a Pengisi Lembar Kerjatanti-Agustus2025
Akses Naskah Ringkas
856 Akses dan Lokasi Elektronik
502 Catatan Jenis KaryaTesis
041 Kode Bahasaind