700 Entri Tambahan Nama Orang | Ede Surya Darmawan, supervisor; Vetty Yulianty Permanasari, examiner; Wiku Bakti Bawono Adisasmito, examiner; Prima Yosephine H., examiner; Darmawali Handoko, examiner |
001 Hak Akses (open/membership) | membership |
336 Content Type | text (rdacontent) |
710 Entri Tambahan Badan Korporasi | Universitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat |
264b Nama Penerbit | Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia |
852 Lokasi | Perpustakaan UI |
504 Catatan Bibliografi | pages 121-125 |
049 No. Barkod | 15-25-13104743 |
338 Carrier Type | online resource (rdacarrier) |
590 Cat. Sumber Pengadaan Koleksi | Deposit |
903 Stock Opname | |
534 Catatan Versi Asli | |
Tahun Buka Akses | 2021 |
053 No. Induk | 15-25-13104743 |
653 Kata Kunci | covid-19; pelaku perjalanan; penemuan kasus; pintu masuk negara |
040 Sumber Pengatalogan | LibUI ind rda |
245 Judul Utama | Implementasi Pelaksanaan Manajemen Penemuan Kasus Corona Virus Diseases 2019 Pada Pelaku Perjalanan Dari Luar Negeri Di Bandara Soekarno-Hatta Tahun 2020 = Implementation of Corona Virus Diseases 2019 Case Finding Management on Travel from Abroad to Soekarno-Hatta Airport in 2020 |
650 Subyek Topik | COVID-19 (Disease)--Prevention; Communicable diseases; Epidemic control; Airports--Health measures |
264c Tahun Terbit | 2021 |
850 Lembaga Pemilik | Universitas Indonesia |
904b Pemeriksa Lembar Kerja | |
520 Ringkasan/Abstrak/Intisari | COVID-19 adalah penyakit menular coronavirus yang baru dan dapat menyebar antar negara melalui pelaku perjalanan. Terdapat kasus importasi varian baru yang berasal dari negara lain dan tertangkap di pintu masuk negara, salah satunya Bandara Soekarno-Hatta. Penelitian bertujuan untuk mengetahui implementasi pelaksanaan manajemen penemuan kasus COVID-19 pada pelaku perjalanan dari luar negeri di Bandara Soekarno-Hatta. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Teori yang digunakan modifikasi dari Donabedian dan teori Azwar yaitu struktur, proses, dan output. Hasil penelitian didapatkan SDM kurang sehingga dibutuhkan tambahan. Sarana prasarana tercukupi atas dukungan berbagai pihak namun belum tersedia perangkat deteksi RT-PCR di pintu masuk. Pendanaan tercukupi dari BNPB dan Kementerian Kesehatan. Sistem informasi sudah tersedia, namun belum digunakan maksimal. Koordinasi sudah berjalan baik. Kebijakan bersifat dinamis dan bersumber dari Kementerian Kesehatan dan Satuan Tugas. Perencanaan berjalan baik terdapat rencana operasi. Pengorganisasian terdapat Satgas COVID-19. Pelaksanaan berjalan sesuai dengan aturan. Pengawasan berjalan baik dengan monitoring Intra Action Review. Pelaku perjalanan yang melakukan karantina 95,5%. Penemuan kasus konfirmasi sebanyak 1,1% dari total kedatangan. Kesimpulan yaitu implementasi penemuan kasus penting dilakukan untuk penemuan kasus di pintu masuk negara. Rekomendasi penelitian yaitu keberhasilan implementasi akan dicapai bila dilakukan evaluasi dan monitoring serta perbaikan dari kekurangan.
......COVID-19 is a novel coronavirus infectious disease and can spread between countries through travellers. There are imported cases of new variants from other countries caught at the point of entry, one of which is Soekarno-Hatta Airport. This study aims to determine the implementation of COVID-19 case finding management for travelers from abroad at Soekarno-Hatta Airport. The research used qualitative methods through in-depth interviews, observation and document review. The theory used is a modification of Donabedian and Azwar's theory, namely structure, process, and output. The results showed that human resources were lacking so additional resources are needed. The infrastructure was adequate by the support of various parties, but there was no RT-PCR detection device available at the entrance. Sufficient funding from BNPB and the Ministry of Health. The information system was available, but has not been used optimally. Coordination went well. Policies were dynamic, sourced from the Ministry of Health and the Task Force. Planning went well, there was an operation plan. There is COVID-19 Task Force in organizing. Implementation run according to the rules. Supervision went well with Intra Action Review monitoring. 95.5% of travelers have quarantined. Confirmed case finding is 1.1% of the total arrivals. The conclusion is that the implementation of case finding management is important for case finding at the point of entry. The research recommendation is that successful implementation will be achieved if evaluation and monitoring are carried out as well as improvement of deficiencies. |
090 No. Panggil Setempat | T-pdf |
d-Entri Utama Nama Orang | |
500 Catatan Umum | Dapat diakses di UIANA (lib.ui.ac.id) saja. |
337 Media Type | computer (rdamedia) |
d-Entri Tambahan Nama Orang | |
526 Catatan Informasi Program Studi | Ilmu Kesehatan Masyarakat |
100 Entri Utama Nama Orang | Manuhutu, Rendy, author |
264a Kota Terbit | Depok |
300 Deskripsi Fisik | xv, 125 pages : illustration + appendix |
904a Pengisi Lembar Kerja | tanti-Agustus2025 |
Akses Naskah Ringkas | |
856 Akses dan Lokasi Elektronik | |
502 Catatan Jenis Karya | Tesis |
041 Kode Bahasa | ind |