001 Hak Akses (open/membership)membership
700 Entri Tambahan Nama OrangYusuf Latief, supervisor; Leni Sagita Riantini, examiner; Rossy Armyn Machfudiyanto, examiner; Eddy Subiyanto, examiner
336 Content Typetext (rdacontent)
264b Nama PenerbitFakultas Teknik Universitas Indonesia
710 Entri Tambahan Badan KorporasiUniversitas Indonesia. Fakultas Teknik
049 No. Barkod15-25-09716267
504 Catatan Bibliografipages 321-324
852 LokasiPerpustakaan UI
338 Carrier Typeonline resource (rdacarrier)
590 Cat. Sumber Pengadaan KoleksiDeposit;Deposit
903 Stock Opname
534 Catatan Versi Asli
Tahun Buka Akses2021
053 No. Induk15-25-09716267
653 Kata Kuncikegagalan konstruksi; budaya mutu; leadership system
040 Sumber PengataloganLibUI ind rda
245 Judul UtamaStrategi Pengembangan Leadership System dalam Meningkatkan Budaya Mutu pada Perusahaan Jasa Pelaksana Konstruksi Swasta Asing untuk Menurunkan Tingkat Kegagalan Konstruksi = Leadership System Development Strategy in Improving Quality Culture in Foreign Private Construction Service Companies to Reduce Construction Failure Rate
264c Tahun Terbit2021
650 Subyek TopikLeadership; Construction service company
850 Lembaga PemilikUniversitas Indonesia
520 Ringkasan/Abstrak/IntisariKegagalan konstruksi pada pembangunan infrastruktur di Indonesia sering terjadi beberapa tahun belakangan ini tepatnya pada tahun 2016-2019. Penyebab kegagalan konstruksi antara lain design deficiencies, unskilled manpower, administrative deficiencies, random specification, faulty equipment, dan deficient material (Mohammad & Darade, 2017). Dampak yang ditimbulkan perlu dilakukannya perbaikan yang akan menimbulkan pekerjaan lembur, penambahan biaya sumber daya, penambahan waktu atau pengurangan lingkup atau mutu pekerjaan. Budaya mutu harus dikembangkan dalam mencapai keberhasilan proyek. Kepemimpinan mempunyai peran penting untuk mengembangkan budaya mutu. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel leadership system yang berpengaruh terhadap kegagalan konstruksi pada perusahaan jasa pelaksana konstruksi swasta asing. Hasil studi literatur didapatkan 11 variabel leadership system yaitu stimulasi intelektual; inspirasi dan motivasi; keterampilan manajemen; integritas personal, profesional, dan kompetensi emosional; keterampilan komunikasi dan interpersonal; pengembangan dan pemberdayaan; visioner, fokus, dan perencanaan strategis (kebijakan); pertimbangan individu; inovasi, peningkatan, dan problem solving; penghargaan dan pengakuan; dan keterlibatan pemangku kepentingan. Variabel kemudian divalidasi oleh 10 pakar. Pengolahan data dilakukan menggunakan data 147 responden dengan software SPSS dan SmartPLS. Berdasarkan hasil analisis terdapat 3 variabel yang berpengaruh signifikan terhadap kegagalan konstruksi yaitu keterampilan komunikasi dan interpersonal (X5); visioner, fokus, dan perencanaan strategis (X7), serta penghargaan dan pengakuan (X10) dibuktikan dengan nilai T-Statistics (level of significance 5%) berturut-turut adalah 2,776; 2,117; dan 2,086. Berangkat dari temuan tersebut maka perlu dibuatnya strategi pengembangan leadership system dalam upaya untuk menurunkan tingkat kegagalan konstruksi di Indonesia agar dapat diterapkan pada perusahaan jasa pelaksana konstruksi swasta asing. ......Construction failures in infrastructure development in Indonesia have often occurred in recent years, precisely in 2016-2019. The causes of construction failures include design deficiencies, unskilled manpower, administrative deficiencies, random specifications, faulty equipment, and deficient materials (Mohammad & Darade, 2017). The impact caused needs to be repaired which will cause overtime work, increase in resource costs, increase in time or reduce the scope or quality of work. A quality culture must be developed in order to achieve project success. Leadership has an important role in developing a quality culture. Based on this, this study aims to determine the leadership system variables that affect construction failure in foreign private construction service companies. The result of the literature study found 11 leadership system variables, namely intellectual stimulation; inspiration and motivation; management skills; personal integrity, proffessional, and emotional competence; communication and interpersonal skills; developing and empowering; visionary, focus, and strategic planning (policy); individual considerations; innovation, improvement, and problem solving; reward and recognition; and involvement to stakeholder. The variables were then validated by 10 experts. Data processing was carried out using data from 147 respondents using SPSS and SmartPLS software. Based on the results of the analysis, there are 3 variables that have a significant effect on construction failure, namely communication and interpersonal skills (X5); visionary, focus, and strategic planning (X7), and reward and recognition (X10) as evidenced by the value of T-Statistics (level of significance 5%) respectively 2.776; 2.117; and 2,086. Based on these finding, it is necessary to develop a leadership system development strategy in an effort to reduce the failure rate of construction in Indonesia so that it can be applied to foreign private construction service companies.
904b Pemeriksa Lembar KerjaAmiarsih Indah Purwiati-Juli 2025
090 No. Panggil SetempatT-pdf
d-Entri Utama Nama Orang
500 Catatan UmumDapat diakses di UIANA (lib.ui.ac.id) saja.
d-Entri Tambahan Nama Orang
337 Media Typecomputer (rdamedia)
526 Catatan Informasi Program StudiTeknik Sipil
100 Entri Utama Nama OrangPutri Astie Utami, author
264a Kota TerbitDepok
300 Deskripsi Fisikxv, 324 pages : illustration + appendix
904a Pengisi Lembar KerjaAmiarsih Indah Purwiati-Juli 2025
Akses Naskah Ringkas
856 Akses dan Lokasi Elektronik
502 Catatan Jenis KaryaTesis
041 Kode Bahasaind