Penelitian ini membahas permasalahan perusahaan dalam menetapkan harga jual komoditas. Perusahaan khawatir akan adanya risiko komoditas yang disebabkan oleh fluktuasi harga komoditas. Komoditas yang menjadi objek penelitian ialah kentang. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ialah mengusulkan metode Hedging yang dapat melindungi aliran keuangan perusahaan dari adanya fluktuasi harga yang tidak dapat diprediksi.
Hasil dari penelitian ialah dapat dibuktikan bahwa dengan menggunakan metode hedging perusahaan dapat meminimalisir risiko keuangan daripada tidak melakukan perlindungan aliran keuangan (metode unhedging). Dengan melihat nilai standar deviasi dan volatilitas hedging yang lebih kecil, serta kemungkinan kerugian perusahaan juga lebih kecil dengan hedging melalui perbandingan kedua metode dengan perhitungan Value at Risk.
The focus of the study is company's problem in setting commodity price. The company is worried about the commodity risk that caused by commodity price fluctuation, which commodity is potato. Therefore, the study purpose is to propose hedging method that can protect company's cashflow from price fluctuation that can not be predicted. The result is company can minimize its financial risk by using hedging rather than not making cashflow protection (unhedging method). It can be looked in value of standard deviation and volatility of hedging which is smaller, and company's possibility of loss is also smaller through comparison of those method with calculation of Value at Risk.