Saat ini jumlah penyandang autisme terus meningkat. Badan pusat statistik saat ini
mencatat sekitar 1,5 juta anak di Indonesia mengalami autisme (http://www.medicastore.com/cybermed/detail). Dalam perkembangannya anak
autisme akan rnengalami gangguan komunikasi dan interaksi sosial (Mudjito; dikutip
dari International Herald Tribune (10/2)). Salah satu faktor yang berpengaruh
terhadap perkembangan anak adalah faktor keluarga yang mencakup orang tua,
sibling, dan pola asuh (Mott & Spenhack, 1988). Penelitian ini dibuat untuk
mengetahui apakah ada atau tidak hubungan pola asuh terhadap kemampuan
komunikasi dan interaksi sosial pada anak autisme. Dilakukan penelitian terhadap 35
pasang responden yang terdiri dari; 35 responden orang tua dan 35 responden anak
autisme di Yayasan Pendidikan Luar Biasa Nusantara. Dari hasil penelitian diketahui
bahwa ada hubungan antara pola asuh demoratis terhadap kemampuan komunikasi
dan interaksi sosial anak autisme. Selain itu diketahui juga bahwa ada hubungan pola
asuh non demokratis terhadap kemampuan kornunikasi dan interaksi sosial anak
autisme.