UI - Skripsi (Open) :: Kembali

UI - Skripsi (Open) :: Kembali

Wacana feminis dan wacana politis dalam Currywurst: sebuah analisis terhadap novel Die Entdeckung der Currywurst, artikel Die Vorbild-Politiker: Die Wurst und die Wähler, dan lagu Currywurst = Feminist discourse and political discourse in Currywurst: an analysis of the ?Die Entdeckung der Currywurst? novel, the ?Die- Politiker Vorbild: Die Wurst und die Wähler article, and Currywurst song

(Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2012)

 Abstrak

Skripsi ini membahas mengenai wacana Currywurst dalam Novel ?Die Entdeckung
der Currywurst?, Artikel ?Die Vorbild-Politiker: Die Wurst und die Wähler?, dan
Lagu ?Currywurst?. Skripsi ini menggunakan teori wacana Foucault dan konsep
analisis wacana Sara Mills dalam menganalisis wacana-wacana yang dibentuk dari
tema Currywurst. Penelitian ini membuktikan bahwa Currywurst telah dibentuk
menjadi wacana feminis dan wacana politis. Wacana feminis dalam Currywurst
terlihat dari representasi gender yang digambarkan dalam novel. Wacana feminis
tersebut dipahami sebagai bentuk perlawanan terhadap sejarah resmi Jerman yang
sebagian besar tidak menampilkan peranan perempuan sesudah perang dan
mempermasalahkan ?kepahlawanan? yang selalu dikaitkan dengan laki-laki. Sebagai
wacana politis, Currywurst telah menjadi alat pencitraan politisi dan media kritik
terkait kesejahteraan kaum buruh. Wacana Currywurst dan konteksnya
memperlihatkan bahwa Currywurst telah menjadi media kritik terhadap suatu
fenomena yang terjadi dalam masyarakat. Currywurst tidak hanya sebatas makanan
khas Jerman, tetapi juga telah menjadi tema suatu wacana.

Abstract
This thesis examines Currywurst discourse which is embedded in the ?Die
Entdeckung der Currywurst? novel, the ?Die-Politiker Vorbild: Die Wurst und die
Wähler? article, and the ?Currywurst? song. This paper uses the discourse theory of
Foucault and the concept of discourse analysis of Sara Mills to analyze discourses
that are formed in Currywurst. This research proves that feminist discourse and
political discourse could be formed in Currywurst. The feminist discourse in
Currywurst is depicted by the gender representation described in the novel. Such
feminist discourse is perceived as a form of protest against official German history
most of which does not expose the role of women after war yet disputes men-related
heroism. As a political discourse, Currywurst has become a tool of forming
politician?s image and as a critic related to the prosperity of worker. Currywurst
discourse and its context sign the role of Currywurst as a media to convey critic
regarding social phenomenon. Eventually, Currywurst is not only the symbol of
German?s culinary, but also becomes a theme of discourse.

 File Digital: 1

Shelf
 S1923-Wacana feminis.pdf :: Unduh

 Metadata

Jenis Koleksi: UI - Skripsi (Open)
No. Panggil : S1923
Subjek :
Penerbitan : [Place of publication not identified]: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2012
Program Studi :
Kode Bahasa : ind
Sumber Pengatalogan : none
Tipe Konten : none
Tipe Media : none
Tipe Carrier : none
Deskripsi Fisik : xi, 65 hlm. ; 30 cm.
Catatan Bibliografi : Hlm. 61-65
Lembaga Pemilik : Universitas Indonesia
Lokasi : Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  • Ulasan
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan
S1923 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20296907