ABSTRAKStatus Intimacy Pada Pasangan Suami Istri Kristen Dengan Usia Pemikahan
l - 2 Tahun dan Pengamhnya Terhadap Kehidupan Pemikahan
(118 +- xv), (8 tabel)_ (I skema), (4 lampiran)
Dalam suatu pemikahan, dua orang yaitu pda dan wanita beréatu
untuk mcmbina suatu kehidupan rumah tangga yang akan mereka jalani
sepanjang kehidupan mereka. Salah satu faktor penentu kelanggengan
dalam suatu pemikahan adalah kemampuan individu untuk membuka diri
kepada pasangannya dan menjalin suatu relasi yang hangar. Kemampuan ini
sering disebut sebagai intimacy. Intimacy setiap individu dapat berbeda~
beda tingkat kedalaman dan komitmennya. Perbedaan tingkat kedalaman
dan komitmen dalam inlimacy, disebut status intimacy.
Permasalahan yang ingin dijawab dalam pcnelitian ini adalah
bagaimana status intimaqy pada pasangan suami istri Kristen dengan usia
pemikahan I - 2 tahun dan pengaruhnya terhadap kehidupan pemikahan
mereka. Unluk menjawab permasalahan penelitian lersebut, penelitl
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara Penelitian
ini melibatkan 3 pasangan suami istri Kristen dcngan usia pemikahan 1 - 2
lahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua subjek pda yang
berstatus sebagai suami dalam penelitian ini memiliki status intimacy yang
berada pada tahap p.seudofntimate_ Sedangkan subjek wanita yang bcrstatus
sebagai istri dalam penelitian ini masing-masin memiliki status intimacy
yang berada pada tahap psendointimate, intimate dan merger committed.
Status inlimaqv yang dirniliki oleh suami dan istri juga belpengamh
terhadap kehidupan pemikahan mereka, dimana suami maupun istri yang
zidak terpenuhi kebutuharmya dalam relasinya dengan pasangan akibat
adanya perbcdaan status intimacy antara keduanya, mengalami
ketidakpuasan dalam pemilcahan mereka. Namun, adanya ajaran Kristiani
yang dihayati oleh semua subjck sebagai dasar dari pernikahan telah
membuat mereka berhasil untuk terus mempertahankan kehidupan
pemikahannya.