UI - Tesis (Membership) :: Kembali

UI - Tesis (Membership) :: Kembali

Pengaruh latihan fisik terhadap kemampuan belajar dan memori serta kadar serotonin pada hipokampus tikus (rattus norvegicus) galur wistar jantan dewasa = The effect of physical exercise on learning and memory ability and serotonin level in the hippocampus of adult male wistar rats rattus norvegicus

Annisa Rahmah Furqaani; Sri Redjeki, supervisor; Dwirini Retno Gunarti, supervisor; Siagian, Minarma, supervisor; Mohamad Sadikin, supervisor; Ahmad Aulia, examiner ([Publisher not identified] , 2013)

 Abstrak

[ABSTRAK
Latihan fisik merupakan salah satu faktor penting yang dapat meningkatkan
kemampuan belajar dan memori. Latihan fisik dapat meningkatkan kadar
serotonin pada otak, termasuk hipokampus, dengan cara meningkatkan transpor
triptofan yang merupakan prekursor serotonin menuju otak. Serotonin merupakan
neurotransmiter yang diketahui dapat mempengaruhi berbagai fungsi otak,
termasuk proses belajar dan memori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh latihan fisik aerobik intensitas ringan terhadap kemampuan belajar dan
memori serta kadar serotonin pada hipokampus. Latihan fisik dilakukan
menggunakan treadmill pada kecepatan 15 m/menit selama empat minggu,
dengan durasi latihan 15 menit untuk minggu ke-1 dan 25 menit untuk tiga
minggu berikutnya. Pada akhir masa perlakuan, hewan coba didekapitasi, jaringan
hipokampus diisolasi dan ditimbang. Kemudian serotonin dan triptofan
diekstraksi dari jaringan hipokampus, pengukuran kadar serotonin dan triptofan
dilakukan dengan menggunakan HPLC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
latihan fisik aerobik intensitas ringan dapat meningkatkan performa hewan coba
dalam menyelesaikan uji belajar dan memori pada perangkat water-E maze. Pada
kelompok perlakuan, penurunan waktu tempuh yang signifikan terlihat pada
minggu ke-1, namun hal tersebut baru terlihat pada minggu ke-4 pada kelompok
kontrol. Penurunan jumlah kesalahan yang signifikan pada kelompok perlakuan
terlihat pada minggu ke-2, tetapi penurunan jumlah kesalahan yang signifikan
belum terlihat sampai dengan minggu ke-4 pada kelompok kontrol. Analisis
statistik komparatif hasil belajar dan memori antara kelompok kontrol dan
kelompok perlakuan menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna
dalam hal waktu tempuh yang diperlukan untuk menyelesaikan uji belajar dan
memori baik oleh kelompok kontrol maupun kelompok perlakuan. Jumlah
kesalahan yang dilakukan oleh hewan coba pada kelompok perlakuan lebih sedikit
secara signifikan pada uji belajar dan memori minggu ke-3 dan ke-4 (p<0,05).
Berat total hipokampus kelompok perlakuan lebih berat secara signifikan
dibandingkan kelompok kontrol (p<0,05). Kadar serotonin pada hipokampus
kelompok perlakuan lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelompok
kontrol (p<0,05). Kadar triptofan lebih tinggi pada kelompok perlakuan
dibandingkan kelompok kontrol, namun perbedaan tersebut tidak signifikan
secara statistik. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa peningkatan kadar
serotonin pada hipokampus yang diinduksi oleh latihan fisik terlibat dalam
meningkatkan fungsi dan struktur hipokampus sehingga berperan dalam
meningkatkan kemampuan belajar dan memori spasial.

ABSTRACT
Physical exercise is one of the most important factors that can improve
learning and memory. Physical exercise can enhance serotonin level in the brain
by increasing tryptophan (serotonin precursor) transport to the brain, including the
hippocampus. Serotonin is a neurotransmitter that influencing many brain
functions, including learning and memory. The objective of this research was to
investigate the effect of low intensity of aerobic exercise on learning and memory
ability and serotonin level in adult male wistar rats hippocampus. Physical
exercise was done for four weeks using animal treadmill at 15 m/min in speed, 15
minutes for 1st week and 25 minutes for the next three weeks in duration. At the
end of the treatment period, animals were decapitated, the hippocampus tissues
were isolated and weighed. Then serotonin and tryptophan extracted from
hippocampal tissue, the measurements of hippocampal serotonin and tryptophan
levels were done using HPLC. The results showed that low intensity of aerobic
exercise can improve animal performance in completing the learning and memory
tests on the water-E maze. The duration time to finish learning and memory test
was significantly decrease at 1st week in exercised group, but it was seen at 4th
week in the control group. The number of errors was significantly decrease at 2nd
week in exercised group, but significant decrease in the number of errors have not
been seen until the 4th week in the control group. Statistical comparative test of
learning and memory between the control group and the exercised group showed
that there was no significant difference in terms of duration time needed by both
groups to complete learning and memory tests (p>0,05). Statistically significant
difference of error numbers had ben shown by exercised group at 3rd and 4th week
(p<0,05). The total weight of the hippocampus of exercised group was
significantly heavier than the control group (p<0,05). Serotonin levels in the
hippocampus of exercised group significantly higher than that in control group
(p<0,05). Meanwhile, triptofan levels was also higher in the hippocampus of
exercised group although not significantly different. These results indicate that the
enhancement of serotonin levels in the hippocampus induced by low intensity of
aerobic exercise was involved not only in improving the function and stucture of
the hippocampus but also spatial learning and memory ability as well.;ABSTRAK
Latihan fisik merupakan salah satu faktor penting yang dapat meningkatkan
kemampuan belajar dan memori. Latihan fisik dapat meningkatkan kadar
serotonin pada otak, termasuk hipokampus, dengan cara meningkatkan transpor
triptofan yang merupakan prekursor serotonin menuju otak. Serotonin merupakan
neurotransmiter yang diketahui dapat mempengaruhi berbagai fungsi otak,
termasuk proses belajar dan memori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh latihan fisik aerobik intensitas ringan terhadap kemampuan belajar dan
memori serta kadar serotonin pada hipokampus. Latihan fisik dilakukan
menggunakan treadmill pada kecepatan 15 m/menit selama empat minggu,
dengan durasi latihan 15 menit untuk minggu ke-1 dan 25 menit untuk tiga
minggu berikutnya. Pada akhir masa perlakuan, hewan coba didekapitasi, jaringan
hipokampus diisolasi dan ditimbang. Kemudian serotonin dan triptofan
diekstraksi dari jaringan hipokampus, pengukuran kadar serotonin dan triptofan
dilakukan dengan menggunakan HPLC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
latihan fisik aerobik intensitas ringan dapat meningkatkan performa hewan coba
dalam menyelesaikan uji belajar dan memori pada perangkat water-E maze. Pada
kelompok perlakuan, penurunan waktu tempuh yang signifikan terlihat pada
minggu ke-1, namun hal tersebut baru terlihat pada minggu ke-4 pada kelompok
kontrol. Penurunan jumlah kesalahan yang signifikan pada kelompok perlakuan
terlihat pada minggu ke-2, tetapi penurunan jumlah kesalahan yang signifikan
belum terlihat sampai dengan minggu ke-4 pada kelompok kontrol. Analisis
statistik komparatif hasil belajar dan memori antara kelompok kontrol dan
kelompok perlakuan menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna
dalam hal waktu tempuh yang diperlukan untuk menyelesaikan uji belajar dan
memori baik oleh kelompok kontrol maupun kelompok perlakuan. Jumlah
kesalahan yang dilakukan oleh hewan coba pada kelompok perlakuan lebih sedikit
secara signifikan pada uji belajar dan memori minggu ke-3 dan ke-4 (p<0,05).
Berat total hipokampus kelompok perlakuan lebih berat secara signifikan
dibandingkan kelompok kontrol (p<0,05). Kadar serotonin pada hipokampus
kelompok perlakuan lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelompok
kontrol (p<0,05). Kadar triptofan lebih tinggi pada kelompok perlakuan
dibandingkan kelompok kontrol, namun perbedaan tersebut tidak signifikan
secara statistik. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa peningkatan kadar
serotonin pada hipokampus yang diinduksi oleh latihan fisik terlibat dalam
meningkatkan fungsi dan struktur hipokampus sehingga berperan dalam
meningkatkan kemampuan belajar dan memori spasial.

ABSTRACT
Physical exercise is one of the most important factors that can improve
learning and memory. Physical exercise can enhance serotonin level in the brain
by increasing tryptophan (serotonin precursor) transport to the brain, including the
hippocampus. Serotonin is a neurotransmitter that influencing many brain
functions, including learning and memory. The objective of this research was to
investigate the effect of low intensity of aerobic exercise on learning and memory
ability and serotonin level in adult male wistar rats hippocampus. Physical
exercise was done for four weeks using animal treadmill at 15 m/min in speed, 15
minutes for 1st week and 25 minutes for the next three weeks in duration. At the
end of the treatment period, animals were decapitated, the hippocampus tissues
were isolated and weighed. Then serotonin and tryptophan extracted from
hippocampal tissue, the measurements of hippocampal serotonin and tryptophan
levels were done using HPLC. The results showed that low intensity of aerobic
exercise can improve animal performance in completing the learning and memory
tests on the water-E maze. The duration time to finish learning and memory test
was significantly decrease at 1st week in exercised group, but it was seen at 4th
week in the control group. The number of errors was significantly decrease at 2nd
week in exercised group, but significant decrease in the number of errors have not
been seen until the 4th week in the control group. Statistical comparative test of
learning and memory between the control group and the exercised group showed
that there was no significant difference in terms of duration time needed by both
groups to complete learning and memory tests (p>0,05). Statistically significant
difference of error numbers had ben shown by exercised group at 3rd and 4th week
(p<0,05). The total weight of the hippocampus of exercised group was
significantly heavier than the control group (p<0,05). Serotonin levels in the
hippocampus of exercised group significantly higher than that in control group
(p<0,05). Meanwhile, triptofan levels was also higher in the hippocampus of
exercised group although not significantly different. These results indicate that the
enhancement of serotonin levels in the hippocampus induced by low intensity of
aerobic exercise was involved not only in improving the function and stucture of
the hippocampus but also spatial learning and memory ability as well.;ABSTRAK
Latihan fisik merupakan salah satu faktor penting yang dapat meningkatkan
kemampuan belajar dan memori. Latihan fisik dapat meningkatkan kadar
serotonin pada otak, termasuk hipokampus, dengan cara meningkatkan transpor
triptofan yang merupakan prekursor serotonin menuju otak. Serotonin merupakan
neurotransmiter yang diketahui dapat mempengaruhi berbagai fungsi otak,
termasuk proses belajar dan memori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh latihan fisik aerobik intensitas ringan terhadap kemampuan belajar dan
memori serta kadar serotonin pada hipokampus. Latihan fisik dilakukan
menggunakan treadmill pada kecepatan 15 m/menit selama empat minggu,
dengan durasi latihan 15 menit untuk minggu ke-1 dan 25 menit untuk tiga
minggu berikutnya. Pada akhir masa perlakuan, hewan coba didekapitasi, jaringan
hipokampus diisolasi dan ditimbang. Kemudian serotonin dan triptofan
diekstraksi dari jaringan hipokampus, pengukuran kadar serotonin dan triptofan
dilakukan dengan menggunakan HPLC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
latihan fisik aerobik intensitas ringan dapat meningkatkan performa hewan coba
dalam menyelesaikan uji belajar dan memori pada perangkat water-E maze. Pada
kelompok perlakuan, penurunan waktu tempuh yang signifikan terlihat pada
minggu ke-1, namun hal tersebut baru terlihat pada minggu ke-4 pada kelompok
kontrol. Penurunan jumlah kesalahan yang signifikan pada kelompok perlakuan
terlihat pada minggu ke-2, tetapi penurunan jumlah kesalahan yang signifikan
belum terlihat sampai dengan minggu ke-4 pada kelompok kontrol. Analisis
statistik komparatif hasil belajar dan memori antara kelompok kontrol dan
kelompok perlakuan menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna
dalam hal waktu tempuh yang diperlukan untuk menyelesaikan uji belajar dan
memori baik oleh kelompok kontrol maupun kelompok perlakuan. Jumlah
kesalahan yang dilakukan oleh hewan coba pada kelompok perlakuan lebih sedikit
secara signifikan pada uji belajar dan memori minggu ke-3 dan ke-4 (p<0,05).
Berat total hipokampus kelompok perlakuan lebih berat secara signifikan
dibandingkan kelompok kontrol (p<0,05). Kadar serotonin pada hipokampus
kelompok perlakuan lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelompok
kontrol (p<0,05). Kadar triptofan lebih tinggi pada kelompok perlakuan
dibandingkan kelompok kontrol, namun perbedaan tersebut tidak signifikan
secara statistik. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa peningkatan kadar
serotonin pada hipokampus yang diinduksi oleh latihan fisik terlibat dalam
meningkatkan fungsi dan struktur hipokampus sehingga berperan dalam
meningkatkan kemampuan belajar dan memori spasial.

ABSTRACT
Physical exercise is one of the most important factors that can improve
learning and memory. Physical exercise can enhance serotonin level in the brain
by increasing tryptophan (serotonin precursor) transport to the brain, including the
hippocampus. Serotonin is a neurotransmitter that influencing many brain
functions, including learning and memory. The objective of this research was to
investigate the effect of low intensity of aerobic exercise on learning and memory
ability and serotonin level in adult male wistar rats hippocampus. Physical
exercise was done for four weeks using animal treadmill at 15 m/min in speed, 15
minutes for 1st week and 25 minutes for the next three weeks in duration. At the
end of the treatment period, animals were decapitated, the hippocampus tissues
were isolated and weighed. Then serotonin and tryptophan extracted from
hippocampal tissue, the measurements of hippocampal serotonin and tryptophan
levels were done using HPLC. The results showed that low intensity of aerobic
exercise can improve animal performance in completing the learning and memory
tests on the water-E maze. The duration time to finish learning and memory test
was significantly decrease at 1st week in exercised group, but it was seen at 4th
week in the control group. The number of errors was significantly decrease at 2nd
week in exercised group, but significant decrease in the number of errors have not
been seen until the 4th week in the control group. Statistical comparative test of
learning and memory between the control group and the exercised group showed
that there was no significant difference in terms of duration time needed by both
groups to complete learning and memory tests (p>0,05). Statistically significant
difference of error numbers had ben shown by exercised group at 3rd and 4th week
(p<0,05). The total weight of the hippocampus of exercised group was
significantly heavier than the control group (p<0,05). Serotonin levels in the
hippocampus of exercised group significantly higher than that in control group
(p<0,05). Meanwhile, triptofan levels was also higher in the hippocampus of
exercised group although not significantly different. These results indicate that the
enhancement of serotonin levels in the hippocampus induced by low intensity of
aerobic exercise was involved not only in improving the function and stucture of
the hippocampus but also spatial learning and memory ability as well., ABSTRAK
Latihan fisik merupakan salah satu faktor penting yang dapat meningkatkan
kemampuan belajar dan memori. Latihan fisik dapat meningkatkan kadar
serotonin pada otak, termasuk hipokampus, dengan cara meningkatkan transpor
triptofan yang merupakan prekursor serotonin menuju otak. Serotonin merupakan
neurotransmiter yang diketahui dapat mempengaruhi berbagai fungsi otak,
termasuk proses belajar dan memori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh latihan fisik aerobik intensitas ringan terhadap kemampuan belajar dan
memori serta kadar serotonin pada hipokampus. Latihan fisik dilakukan
menggunakan treadmill pada kecepatan 15 m/menit selama empat minggu,
dengan durasi latihan 15 menit untuk minggu ke-1 dan 25 menit untuk tiga
minggu berikutnya. Pada akhir masa perlakuan, hewan coba didekapitasi, jaringan
hipokampus diisolasi dan ditimbang. Kemudian serotonin dan triptofan
diekstraksi dari jaringan hipokampus, pengukuran kadar serotonin dan triptofan
dilakukan dengan menggunakan HPLC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
latihan fisik aerobik intensitas ringan dapat meningkatkan performa hewan coba
dalam menyelesaikan uji belajar dan memori pada perangkat water-E maze. Pada
kelompok perlakuan, penurunan waktu tempuh yang signifikan terlihat pada
minggu ke-1, namun hal tersebut baru terlihat pada minggu ke-4 pada kelompok
kontrol. Penurunan jumlah kesalahan yang signifikan pada kelompok perlakuan
terlihat pada minggu ke-2, tetapi penurunan jumlah kesalahan yang signifikan
belum terlihat sampai dengan minggu ke-4 pada kelompok kontrol. Analisis
statistik komparatif hasil belajar dan memori antara kelompok kontrol dan
kelompok perlakuan menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna
dalam hal waktu tempuh yang diperlukan untuk menyelesaikan uji belajar dan
memori baik oleh kelompok kontrol maupun kelompok perlakuan. Jumlah
kesalahan yang dilakukan oleh hewan coba pada kelompok perlakuan lebih sedikit
secara signifikan pada uji belajar dan memori minggu ke-3 dan ke-4 (p<0,05).
Berat total hipokampus kelompok perlakuan lebih berat secara signifikan
dibandingkan kelompok kontrol (p<0,05). Kadar serotonin pada hipokampus
kelompok perlakuan lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelompok
kontrol (p<0,05). Kadar triptofan lebih tinggi pada kelompok perlakuan
dibandingkan kelompok kontrol, namun perbedaan tersebut tidak signifikan
secara statistik. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa peningkatan kadar
serotonin pada hipokampus yang diinduksi oleh latihan fisik terlibat dalam
meningkatkan fungsi dan struktur hipokampus sehingga berperan dalam
meningkatkan kemampuan belajar dan memori spasial.

ABSTRACT
Physical exercise is one of the most important factors that can improve
learning and memory. Physical exercise can enhance serotonin level in the brain
by increasing tryptophan (serotonin precursor) transport to the brain, including the
hippocampus. Serotonin is a neurotransmitter that influencing many brain
functions, including learning and memory. The objective of this research was to
investigate the effect of low intensity of aerobic exercise on learning and memory
ability and serotonin level in adult male wistar rats hippocampus. Physical
exercise was done for four weeks using animal treadmill at 15 m/min in speed, 15
minutes for 1st week and 25 minutes for the next three weeks in duration. At the
end of the treatment period, animals were decapitated, the hippocampus tissues
were isolated and weighed. Then serotonin and tryptophan extracted from
hippocampal tissue, the measurements of hippocampal serotonin and tryptophan
levels were done using HPLC. The results showed that low intensity of aerobic
exercise can improve animal performance in completing the learning and memory
tests on the water-E maze. The duration time to finish learning and memory test
was significantly decrease at 1st week in exercised group, but it was seen at 4th
week in the control group. The number of errors was significantly decrease at 2nd
week in exercised group, but significant decrease in the number of errors have not
been seen until the 4th week in the control group. Statistical comparative test of
learning and memory between the control group and the exercised group showed
that there was no significant difference in terms of duration time needed by both
groups to complete learning and memory tests (p>0,05). Statistically significant
difference of error numbers had ben shown by exercised group at 3rd and 4th week
(p<0,05). The total weight of the hippocampus of exercised group was
significantly heavier than the control group (p<0,05). Serotonin levels in the
hippocampus of exercised group significantly higher than that in control group
(p<0,05). Meanwhile, triptofan levels was also higher in the hippocampus of
exercised group although not significantly different. These results indicate that the
enhancement of serotonin levels in the hippocampus induced by low intensity of
aerobic exercise was involved not only in improving the function and stucture of
the hippocampus but also spatial learning and memory ability as well.]

 File Digital: 1

Shelf
 T-Pdf Annisa Rahmah Furqaani.pdf ::

 Metadata

No. Panggil : T-Pdf
Entri utama-Nama orang :
Entri tambahan-Nama orang :
Entri tambahan-Nama badan :
Subjek :
Penerbitan : [Place of publication not identified]: [Publisher not identified], 2013
Program Studi :
Sumber Pengatalogan : LibUI ind rda
Tipe Konten : text
Tipe Media : unmediated ; computer
Tipe Carrier : volume ; online resource
Deskripsi Fisik : xvii, 144 pages : illustration ; 28 cm + appendix
Catatan Bibliografi : pages 67-72
Lembaga Pemilik : Universitas Indonesia
Lokasi : Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  • Ulasan
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan
T-Pdf TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20350719