Tumbuh kembang balita dilalui bertahap sesuai tugas perkembangan di setiap tahapannya. Masing-masing balita berbeda dalam memenuhi tugas pertumbuhan dan perkembangannya. Banyak hal yang mempengaruhi kematangan balita mencapai tugas perkembangannya secara optimal. Tidak terlepas ula peran pengasuhan orang tua terutama ibu yang membantu sebagai stressor pencapaian kemandirian balita dalam tumbuh kembangnya.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi tingkat kemandirian balita pada ibu bekerja dilihat dari tahap tumbuh kembangya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif sederhana. Populasi responden pada penelitian ini berjumlah 17 orang. Responden adalah ibu yang bekerja juga sebagai mahasiswa program ekstensi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia Angkatan 2005 yang mempunyai balita 1-5 tahun. Analisis penelitian menggunakan analisa univariat dengan perhitungan menggunakan skala Likert untuk mendaptkan nilai kategorik mandiri dan tidak mandiri.
Hasil penelitian menunjukkan 52,9 % responden mempunyai balita mandiri 47.1 % tidak mandiri. Penelitian ini menunjukkan bahwa balita mandiri pada ibu bekerja di luar rumah lebih banyak mandiri. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi gambaran dan acuan bagi ibu bekerja, mahasiswa keperawatan serta peneliti selanjutnya untuk mengembangkan penelitian lebih lanjut tentang kemandirian dan tumbuh kembang balita.
The growth and development of toddler and preschool age passed throught as task of growth and development of each phase. Each toddler and preschool age is different in getting maturity on growth and development time. Many things influence the toddler and preschool age getting maturity on growth and development optimally. Althougth mothers role help as stressor to get authority ofgrowtlz and development of toddler and preschool age. The purpose of this study was identify authority rate of toddler and preschool age of mother worker bassed on growth and development phase. This study use simple descriptive methode. Total population of respondences of this study was 17 persons. The respondences were mother worker as extention student programe at Nursing Faculty of indonesia University who had toddler and preschool age. The result of this study showed 52,9 % of respondences had toddler and preschool age were authority., 47,1 % unauthority. This study show that authority toddler of mother worker are more than unauthority. This study can be reference by mother worker; nursing student and next researcher to develop: the study about authority of growth and development of toddler and preschool age.