UI - Tesis (Membership) :: Kembali

UI - Tesis (Membership) :: Kembali

Faktor faktor yang mempengaruhi mortalitas pasien acute respiratory distress syndrome yang dirawat di rumah sakit cipto mangunkusumo = Factors affecting mortality of acute respiratory distress syndrome ards patients hospitalized in cipto mangunkusumo hospital / Kripti Hartini

Kripti Hartini; Zulkifli Amin, supervisor; Ceva Wijaksono, supervisor; Rumende, Cleopas Martin, supervisor; Simadibarat, Marcellus, supervisor; Kuntjoro Harimurti, examiner; Andri Sanityoso, examiner ([Publisher not identified] , 2014)
 Abstrak
ABSTRAK
Latar Belakang : Acute respiratory distresss syndrome (ARDS) merupakan salah satu kegawatan di bidang pulmonologi yang angka mortalitasnya sangat tinggi. Untuk menurunkan mortalitas pasien ARDS perlu diketahui faktor-faktor yang mempengaruhinya. Studi-studi tentang faktor faktor yang mempengaruhi mortalitas pasien ARDS masih menunjukkan hasil yang berbeda-beda, dan saat ini beada penelitian yang komprehensif di Indonesia khususnya di RSCM.
Tujuan : Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi mortalitas pasien ARDS yang dirawat di RSCM.
Metode : Penelitian ini merupakan studi kohort retrospektif pada pasien ARDS yang dirawat di RSCM selama tahun 2008–2012. Data klinis, laboratorium, expertise foto toraks beserta status luaran (hidup atau meninggal) selama perawatan diperoleh dari rekam medis. Analisis bivariat dilakukan pada variabel usia, etiologi ARDS, indeks komorbiditas Charlson, rasio PaO2/FiO2, skor APACHE II, dan penggunaan ventilator dalam 48 jam sejak diagnosis ARDS. Variabel yang memenuhi syarat akan disertakan pada analisis multivariat dengan regresi logistik.
Hasil : Sebanyak 368 pasien diikutsertakan pada penelitian ini. Didapatkan angka mortalitas selama perawatan sebesar 75,3%. Faktor usia, etologi ARDS (sepsis, non sepsis), indeks komorbiditas Charlson , skor APACHE II, dan penggunaan ventilator dalam 48 jam sejak diagnosis ARDS merupakan variabel yang berbeda bermakna pada analisis bivariat. Faktor-faktor yang mempengaruhi mortalitas pada analisis multivariat adalah sepsis sebagai penyebab ARDS (RR 1,26; IK 95% 1,20 sampai 1,32; p < 0,001), skor APACHE II yang tinggi (RR 1,19; IK 95% 1,03 sampai 1,30; p = 0.019) dan tidak menggunakan ventilator dalam 48 jam sejak diagnosis ARDS (RR 1,37; IK 95% 1,25 sampai 1,43; p <0,001).
Kesimpulan: ARDS yang penyebabnya sepsis, skor APACHE II yang tinggi, dan tidak menggunakan ventilator dalam 48 jam sejak diagnosis ARDS merupakan faktor independen yang mempengaruhi mortalitas pasien ARDS.

ABSTRACT
Background : Acute respiratory distress syndrome (ARDS) is an emergency in pulmonology field that contributes to high mortality rate. To decrease the mortality rate of ARDS patients we need to identify factors affecting it. Studies about factors affecting ARDS mortality showed varying results and until now there is still no comprehensive study about it in Indonesia especially in RSCM hospital.
Aim : To know factors affecting mortality of ARDS patients in Cipto Mangunkusumo Hospital.
Methods : This study was a retrospective cohort on ARDS patients who were hospitalized in Cipto Mangunkusumo hospital from 2008 to 2012. Data about clinical condition, laboratory, chest X-ray, and outcome of hospitalization were all collected from medical records. Bivariate analyses were performed on age, ARDS etiology, comorbidity Charlson index, PaO2/FiO2 ratio, APACHE II score, and ventilator use in the first 48 hours since ARDS diagnosed. Multivariate with logistic regression would be done to variables that fulfilled the condition.
Results : As many as 368 patients were included in this study. Inhospital mortality was 75.3%. On bivariate analysis we found that age, ARDS etiology, comorbidity Charlson index, PaO2/FiO2 ratio, APACHE II score, and ventilator use in the first 48 hours since ARDS diagnosed were variables that had significant associations with inhospital mortality. From multivariate analysis, we found variables that had associations with mortality were sepsis as ARDS etiology (RR 1.26; 95% CI 1.20-1.32; p < 0.001), the high APACHE II score (RR 1.19; 95% CI 1.04-1.30; p = 0.019) , and no ventilator use in the first 48 hours since ARDS diagnosed (RR 1.37; 95% CI 1.25-1.43; p < 0.001).
Conclusion : Sepsis as ARDS etiology, the high APACHE II score , and no ventilator use in the first 48 hours since ARDS diagnosed were independent factors affecting ARDS patients mortality.
 File Digital: 1
Shelf
 T-kripti_hartini.pdf ::
 Metadata
No. Panggil : T-Pdf
Nama orang :
Nama orang tambahan :
Nama badan tambahan :
Subjek :
Penerbitan : [Place of publication not identified]: [Publisher not identified], 2014
Program Studi :
Sumber Pengatalogan : LibUI ind rda
Tipe Konten : text
Tipe Media : computer
Tipe Carrier : online resource
Deskripsi Fisik : xv, 45 pages : illustration ; 28 cm + appendix
Catatan Bibliografi : pages 45-51
Lembaga Pemilik : Universitas Indonesia
Lokasi : Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  • Ulasan
  • Sampul
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan
T-Pdf TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20365508