UI - Skripsi (Membership) :: Kembali

UI - Skripsi (Membership) :: Kembali

Analisis Keandalan Pipa Sambungan Akibat Korosi Eksternal Pada Jalur Pipa Transmisi Gas Dengan Menggunakan Simulasi Monte Carlo = Reliability Analysis of Tee Pipe due to External Corrosion in Gas Transmisssion Pipeline using Monte Carlo Simulation

(Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2012)
 Abstrak
[Jaringan pipa adalah salah satu sarana transportasi minyak dan gas yang paling
aman dan ekonomis sehingga pipa tidak boleh mengalami kegagalan saat
beroperasi. Pipa sambungan dalam suatu pipeline adalah pipa dengan geometri
yang paling sering dijumpai. Jalur pipa transmisi biasanya ditanam didalam tanah
(underground) sehingga rentan terhadap korosi eksternal. Oleh karena itu perlu
dilakukan analisis keandalan, terutama pada geometri sambungan. Pengujian
keandalan dilakukan dengan menggunakan simulasi Monte Carlo. Untuk
mengetahui pengaruh tanah terhadap laju korosi pipa maka dilakukan pengukuran
pH , resistivitas tanah dan laju korosi pipa pada setiap segmen. Hasil dari
pengukuran laju korosi pipa sambungan kemudian dibandingkan dengan laju
korosi pipa sambungan. Pengamatan mikrostruktur dilakukan untuk mengetahui
penyebab perbedaan laju korosi kedua jenis pipa tersebut. Nilai resistivitas tanah
pada segmen I berada pada level very corrosive 􀀋􀀟􀀘􀀓􀀓􀈍-cm), segmen II berada
pada level corrosive (500-􀀔􀀓􀀓􀀓􀀃 􀈍-cm), dan segmen II berada pada level
moderately corrosive (1000-􀀕􀀓􀀓􀀓􀀃􀈍-cm). Nilai pH berada pada rentang 5-7 untuk
semua segmen. Laju korosi pipa sambungan meningkat seiring penurunan nilai
resistivitas tanah, dengan range nilai antara 0.03-0.75 mm / year. Keandalan pipa
sambungan pada segmen adalah 34,53%, segmen II adalah 64,04%, dan segmen
III adalah 99,78%, Pipeline is one mean of oil and gas transportation which is the most safe and
economical so that the pipe should not fail during operation. Tee pipe in the
pipeline is a pipe which geometry is the most frequently encountered.
Transmission pipelines are usually planted in the ground (underground) so that it
is susceptible to external corrosion. Therefore it is necessary to perform the
reliability analysis, especially in a tee geometry. Reliability testing was done
using Monte Carlo simulations. To determine the influence of soil on the rate of
corrosion of pipes, the measurements of pH, soil resistivity and corrosion rate of
pipes on each segment were carried out. Results of tee pipe corrosion rate
measurements were then compared with the corrosion rate of the straight pipe.
Microstructural observations was performed to determine the cause of differences
in the corrosion rate of the two types of pipe. Soil resistivity values in the segment
I was at the very corrosive level 􀀋􀀟􀀘􀀓􀀓􀈍-cm), segment II at the corrosive level
(500-􀀔􀀓􀀓􀀓􀀃 􀈍-cm), and segment II at the moderately corrosive level (1000-2000
􀈍-cm). pH value was in the range 5-7 for all segments. Tee pipe corrosion rate
increases with the decreasing of soil resistivity values, ranging between 0.03-0.75
mm / year. Reliability tee pipe segment was 34,53%, segment II was 64,04%, and
segment III was 99,78%]
 File Digital: 1
Shelf
 S55113-Andra Herdiaz.pdf ::
 Metadata
No. Panggil : S55113
Subjek :
Penerbitan : [Place of publication not identified]: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2012
Program Studi :
Kode Bahasa : ind
Sumber Pengatalogan : none
Tipe Konten : none
Tipe Media : none
Tipe Carrier : none
Deskripsi Fisik : xv, 89 hlm. : ill. ; 28 cm. + lamp.
Catatan Bibliografi : hlm. 60-63
Lembaga Pemilik : Universitas Indoensia
Lokasi : Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  • Ulasan
  • Sampul
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan
S55113 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20399063