ABSTRAKMiastenia gravis merupakan kelainan autoimun yang menyerang neurotransmitter
di tautan neuromuskular dan menghambat terjadinya kontraksi di otot. Kelemahan
otot yang terjadi menyebabkan keterbatasan aktivitas fisik serta terganggunya
kesejahteraan psikologis dan interaksi sosial yang dapat mempengaruhi kualitas
hidup pasien miastenia gravis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorfaktor
yang mempengaruhi kualitas hidup pada pasien miastenia gravis. Penelitian
ini merupakan deskriptif analitik dengan desain cross sectional yang melibatkan 76
pasien. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara lama
menderita (p = 0.014), fungsi fisik (p = 0.000), dukungan sosial (p = 0.003),
penghasilan (p = 0.045), klasifikasi (p = 0.000), status emosional (p<0.05), dan efek
samping obat (p = 0.005) terhadap kualitas hidup pasien miastenia gravis. Faktor
yang paling mempengaruhi kualitas hidup adalah ketergantungan konsumsi obat
(koef. B = 16.804). Hasil pada penelitian ini akan membantu dalam merencanakan
intervensi holistik pada pasien miastenia gravis.
ABSTRACTMyasthenia gravis is an autoimmune disorder that affect neurotransmitter at
neuromuscular junction wich inhibits muscles contractions. Muscle weakness
occurs causing limitation of physical activity as well as the disruption of
psychological well-being and social interaction that can affect the quality of life of
patients with myasthenia gravis. This study aims to determine the factors that affect
the quality of life in myasthenia gravis patients. This research is a descriptive
analytic with cross sectional design involving 76 patients. The results in this
research showed a significant relationship between period of suffering (p = 0.014),
physical function (p = 0.000), social support (p = 0.003), earnings (p = 0.045),
classification (p = 0.000), emotional states (p <0.05), and the side effects of
medication (p = 0.005) with quality of life of patients with myasthenia gravis. The
factors that most affect the quality of life is the dependence of drug consumption
(koef. B = 16,804). The results of this research will assist for an holistic nursing
interventions for myasthenia gravis patients.