UI - Tesis (Membership) :: Kembali

UI - Tesis (Membership) :: Kembali

Ketahanan bank umum syariah buku 1 dan 2: perhitungan altman z-score dan analisa industri perbankan syariah = The resilience of islamic banks in buku 1 and 2 using the altman z-score and analysis of islamic banking industry / Senia Arini Putri

Senia Arini Putri; Rifki Ismal, supervisor; Dedi Wibowo, examiner; Hanrozan Haznam, supervisor ([Publisher not identified] , 2016)
 Abstrak
ABSTRAK
Bank umum syariah mulai beroperasi di Indonesia sejak tahun 1992, namun
sampai dengan saat ini market share perbankan syariah di Indonesia belum
mencapai 5%, meskipun Indonesia merupakan negara dengan mayoritas
penduduk muslim. Dalam rangka memperkuat ketahanan dan daya saing
perbankan, Bank Indonesia dilanjutkan dalam Peraturan OJK (POJK) mengatur
kegiatan usaha dan perluasan jaringan kantor bank berdasarkan modal inti. Bank
Indonesia membagi perbankan menjadi 4 (empat) kategori buku bank, dimana
setiap kategori bank memiliki cakupan produk dan aktivitas yang berbeda.
Berdasarkan kategori tersebut, semakin tinggi buku bank, semakin besar modal
inti yang dimiliki dan semakin luas cakupan produk dan aktivitas yang dilakukan.
Hingga tahun 2014, bank umum syariah di Indonesia yang berjumlah 12 bank
masih berada pada kategori buku 1 dan buku 2. Dengan demikian, perlu dikaji
dan dianalisa lebih mendalam mengenai ketahanan bank umum syariah yang
terdapat dikategori buku 1 dan buku 2 dengan menggunakan model Altman Z
score dan analisa industri perbankan syariah. Hasil dari penelitian ini adalah bank
umum syariah buku 1 tidak lebih rentan dari bank umum syariah buku 2
dikarenakan memiliki nilai Z score yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa
semakin tinggi modal inti belum tentu dapat menambah ketahanan bank. Hal yang
mempengaruhi ketahanan bank adalah kualitas penyaluran pembiayaan dan
efisiensi atas kegiatan usaha bank umum syariah. Dengan demikian, semakin
besar size bank, diperlukan monitoring yang semakin ketat.

ABSTRACT
Islamic banks started to operate in Indonesia in 1992, but until now their market
share still can not reach 5%, despite the fact that Indonesia is a country with a
Moslim majority population. In order to strengthen the resilience and
competitiveness of the banking industry, Bank Indonesia and then continued by
OJK in its Regulations (POJK), regulates banking business activities and
expansion of branch network based on bank's core capital (namely BUKU). Bank
Indonesia (and now OJK) divided banks into four buku (1 into 4), The higher the
buku, the greater the core capital and broader ranges of products and activities
undertaken. Until 2014, Islamic banks in Indonesia amounting to 12 banks were
still in the category of BUKU 1 and 2. As such, it needs to have intensive study
and analysis on the resilience of Islamic banks categorized in BUKU 1 and 2 by
using a model of Altman Z Score Score and industrial analysis of the islamic
banking industry. This study finds that BUKU 1 is not more susceptible than
BUKU 2 because of its higher score of Z value. This shows that the higher core
capital may not necessarily increases the resilience of banks. Things that affect the
resilience of banks are the efficient of quality of finance portfolio and the
business activities of Islamic banks. Thus, the larger the size of banks may
require more stringent monitoring.
 File Digital: 1
Shelf
 T-Senia Arini Putri.pdf ::

Catatan : Menu Anggota

 Metadata
No. Panggil : T-Pdf
Nama orang :
Nama orang tambahan :
Nama badan tambahan :
Subjek :
Penerbitan : [Place of publication not identified]: [Publisher not identified], 2016
Program Studi :
Sumber Pengatalogan : LibUI ind rda
Tipe Konten : text
Tipe Media : computer
Tipe Carrier : online resource
Deskripsi Fisik : xvii, 122 pages : illustration ; 28 cm + appendix
Catatan Bibliografi : pages 90-93
Lembaga Pemilik : Universitas Indonesia
Lokasi : Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  • Ulasan
  • Sampul
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan
T-Pdf 15-18-096886065 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20433966