UI - Tesis (Membership) :: Kembali

UI - Tesis (Membership) :: Kembali

Analisis pembiayaan kesehatan dan kinerja pada kantor kesehatan pelabuhan Medan Prov. Sumatera Utara tahun 2013-2017 = Health financing and performance analysis in port health office of Medan, North Sumatera year 2013-2017

Harahap, Wulida Gusdani; Atik Nurwahyuni, supervisor; Mardiati Nadjib, examiner; Kurnia Sari, examiner; Yuli Farianti, examiner; Priagung Adhi Bawono, examiner ([Publisher not identified] , 2018)
 Abstrak
ABSTRAK
Nama : Wulida Gusdani HarahapProgram Studi : Ilmu Kesehatan MasyarakatJudul tesis : ldquo;ANALISIS PEMBIAYAAN KESEHATAN DAN KINERJAPADA KANTOR KESEHATAN PELABUHAN MEDAN PROV.SUMATERA UTARA TAHUN 2013 ndash; 2017 rdquo;Pembimbing : Dr. Atik Nurwahyuni, SKM, M, KesKantor Kesehatan Pelabuhan merupakan penjaga kesehatan di pintu masuknegara. Upaya penyelenggaraan kesehatan di pintu masuk negara harus didukung olehalokasi pembiayaan kesehatan yang cukup, efektif dan efisien. Analisis pembiayaankesehatan dan kinerja ditujukan untuk melihat pembiayaan kesehatan dalam mencapaisasaran kinerja yang ditetapkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif denganteknik WM dan telaah dokumen terkait. Dokumen terkait realisasi belanja dianalisismenggunakan tools Health Account dan ditabulasi dengan tabel pivot.Hasil penelitian menunjukkan sasaran strategis dan indikator kinerja yangditetapkan tidak sejalan dengan tugas pokok dan kegiatan yang dilaksanakan. Imbasnya,alokasi pembiayaan kesehatan harus sesuai menu penyusunan perencanaan meskipunperuntukannya terbatas. Penyusunan anggaran memenuhi prinsip penganggaran terpadudan pendekatan kerangka pengeluaran jangka menengah. Meskipun disiasati denganefektif, pemotongan anggaran berdampak pada capaian kinerja. Pengeluaran pelayanankesehatan saat ini sebesar 72,8 -88,7 dengan komposisi fungsi pelayanan pelayananpreventif sebesar 50 -64 dan sisanya fungsi tata kelola dan administrasi kesehatan.Pembentukan modal tetap bruto dalam sistem kesehatan sebesar 11 -27 dari totalpengeluaran kesehatan. Pelaksanaan UKM cukup baik dalam menggerakkan mesinbirokrasi dan sosial namun terkendala koordinasi pada kegiatan pengawasan OMKABAdan pelabuhan/bandar udara sehat. Ketersediaan SDM belum sesuai standar dandistribusinya tidak merata. Revisi UU kekarantinaan kesehatan yang belum disahkanmembuat penguatan KKP belum berjalan optimal. Pengelolaan sistem informasi berjalandengan baik kecuali website yang kurang diperbaharui. Kesimpulan diperolehpembiayaan kesehatan belum berbasis kinerja untuk mendukung tupoksi. Capaian kinerjabelum optimal bukan hanya disebabkan oleh faktor pembiayaan namun kerjasama lintassektor, dukungan regulasi, SDM dan peran serta masyarakat turut mempengaruhipencapaian. Direkomendasikan melakukan penyesuaian antara sasaran strategis danindikator kinerja dengan tupoksi dan pelaksanaan kegiatan, perbaikan dan penyesuaianmenu perencanaan, mengadakan perjanjian kerjasama kegiatan pengawasan OMKABA,mengusulkan pengadaan dan pemerataan SDM sesuai standar, mendorong percepatanpengesahan RUU Kekarantinaan Kesehatan melalui konsultasi publik, advokasi yanglebih intensif kepada pihak-pihak terkait di bandara/pelabuhan, memperbaharui websitedan memaksimalkan tren media sosial, serta meningkatkan dan memprioritaskan alokasipembiayaan kegiatan langsung dan yang mengungkit indikator kinerja.Kata kunci: Kantor Kesehatan Pelabuhan; pembiayaan kesehatan; health account;indikator kinerja; UKM.

ABSTRACT
Name Wulida Gusdani HarahapStudy Program Public Health ScienceTitle ldquo HEALTH FINANCING AND PERFORMANCE ANALYSISIN PORT HEALTH OFFICE OF MEDAN, NORTH SUMATERAYEAR 2013 ndash 2017 rdquo Counsellor Dr. Atik Nurwahyuni, SKM, M, KesPort Health Office is a health guard at the state rsquo s point of entry. Public health strengthening at the point of entry should be supported by adequate, effective and efficientallocation of health financing. Health financing and performance analysis is aimed toanalyze health financing related to achieve defined goal performance. This is a qualitativeresearch using indepth interview method and documents review. Expenditure documentswere analyzed using Health Account tools and tabulated with pivot tables.The results shows that the strategic objectives and performance indicators set arenot in line with the main tasks and activities undertaken. As the impact, health financingmust be allocated based on planning menu although the allocation is limited. Budgetingmeets the principles of a unified budgeting and medium term expenditure frameworkapproach. Although budget cuts have been tried to be effectively tackled, they impacts tothe performance goals. Current expenditure on health care is 72,8 88,7 with thepreventive care is 50 64 and the rest is governance, and health system and financingadministration expenditure. Expenditure on gross capital formation in the health care is11 27 of THE Total Health Expenditure . Public health program have been wellimplemented to empower the bureaucratic and social machines though the controls ofdrugs, food, cosmetics, medical devices, addictive materials OMKABA and a healthyport airport were not well coordinated. The availability of human resources is not up tostandard and the distribution is uneven. Unrevision of the Law on Health Quarantinemade the point of entry strengthening not optimal. The management of informationsystem goes well but website is not well updated. Conclusion shows that the healthfinancing is not performance based to support tasks, principal and functions. Goalperformance is not optimal due to financing factor, cross sector cooperation, regulationsupport, human resources and community participation which play important roles in theachievement. It is recommended to make an adjustment between strategic objectives andperformance indicators with main tasks and activities undertaken, improvements andadjustments to the planning menu, changes in performance indicators, to conductagreement on OMKABA controls, to propose procurement and distribution of humanresource based on standard, to accelerate the enactment of the revision of Law on HealthQuarantine through public consultation, more intensive advocacy to stakeholders at theairports ports, update websites and maximize trends social media, as well as increasingand prioritizing funds to finance direct health activity and those that improvesperformance indicator.Key words Port Health Office health fnancing, health account performanceindicators public health.
 File Digital: 1
Shelf
 T51381-Wulida Gusdani Harahap.pdf ::

Catatan : Menu Anggota

 Metadata
No. Panggil : T51381
Nama orang :
Nama orang tambahan :
Nama badan tambahan :
Subjek :
Penerbitan : [Place of publication not identified]: [Publisher not identified], 2018
Program Studi :
Sumber Pengatalogan : LibUI ind rda
Tipe Konten : text
Tipe Media : unmediated ; computer
Tipe Carrier : volume ; online resource
Deskripsi Fisik : xix, 253 pages : illustration ; 28 cm + appendix
Catatan Bibliografi : pages 246-253
Lembaga Pemilik : Universitas Indonesia
Lokasi : Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  • Ulasan
  • Sampul
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan
T51381 15-19-050770521 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20476778