Pendahuluan: Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis melalui transmisi udara (airborne disease), sedangkan Ca paru merupakan pertumbuhan sel-sel kanker yang tidak dapat terkendali dalam jaringan paru yang menyebabkan adanya massa abnormal paru. Gejala yang timbul pada pasien TB dengan riwayat Ca paru dapat terjadi bervariasi, yaitu batuk berdahak selama 2 minggu atau lebih, batuk darah, sesak napas, nyeri dada. Sesak napas yang dirasakan pasien dapat menganggu kenyamanan dan aktivitas pasien. Karya Ilmiah Akhir Ners ini bertujuan untuk menganalisis latihan pernapasan diafragma dan posisi semiflower 30o dalam mengatasi masalah pola napas tidak efektif pada pasien tuberculosis dengan riwayat Ca paru pada ruang isolasi lantai 14 RSUI.
Ilustrasi kasus: Pasien datang dengan keluhan sesak napas yang semakin memberat 2 miggu sebelum masuk rumah sakit. Sesak dirasakan semakin memberat. Pasien didiagnosis tuberculosis dan memiliki riwayat Ca Paru. Hasil pengkajian mendapatkan pasien tampak sesak, terapat penggunaan otot bantu napas, dan peningkatan frekuensi napas. Tindakan mandiri keperawatan yang dilakukan adalah mengajarkan latihan pernapasan diafragma dan pemberian posisi semiflower 30o.
Hasil: latihan pernapasan diafragma dan posisi semiflower 30o selama 3-4 menit dengan 1 set/hari membantu pasien mengurangi sesak napas dan meningkatkan rasa nyaman yang dirasakan pasien.
Kesimpulan: Hasil evaluasi yang dilakukan pada pasien menunjukan bahwa penerapan latihan pernapasan diafragma dan posisi semiflower 30o dapat membentu pasien mengurangi sesak napas diniliai dari penurunan frekuensi napas, usaha napas dengan observasi pengunaan otot bantu napas, dan peningkatan saturasi pasien.
Introduction: Tuberculosis is an infectious disease caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis which is transmitted through airborne transmission (airborne disease), while lung Ca is the uncontrolled growth of cancer cells in lung tissue that causes abnormal lung masses. Symptoms in TB patients with a history of pulmonary Ca are coughing up phlegm for 2 weeks or more, coughing up blood, dyspenea, chest pain. Dyspnea felt by the patient can disturbing the patient's comfort and activities. This KIAN aims to analyze diaphragmatic breathing exercises and the 30o semiflower position in overcoming the problem of ineffective breathing patterns in tuberculosis patients with a history of pulmonary Ca in the isolation room on the 14th floor of RSUI.Case illustration: The patient came with complaints of shortness of breath which was getting worse 2 weeks before admission to the hospital. The feeling of tightness is getting worse. The patient was diagnosed with tuberculosis and had a history of lung cancer. The results of the study found that the patient appeared dyspnea, the use of accessory muscles of breathing was tight, and the frequency of breathing increased. The independent nursing intervention taken was diaphragmatic breathing excercise and giving the 30o semiflower position.Results: diaphragm breathing and 30o semiflower position for 3-4 minutes with 1 set/day help patients reduce dyspnea and increase patient comfort. Conclusion: The results of the evaluation carried out on the patient showed that the application of diaphragm breathing and the 30o semiflower position could help the patient reduce dyspnea judged by a decrease in respiratory rate, use of accessory muscles for breathing, and an increase oxygen saturation.