Dalam pengiriman parsel dari seller ke customer, salah satu proses yang memakan biaya paling besar adalah pada saat proses pengiriman last mile. Pada saat ini, dalam menentukan lokasi fasilitas untuk delivery hub, PT. X tidak didasarkan pada pendekatan ilmiah untuk mendapatkan titik lokasi yang optimal untuk meminimalkan total biaya yang dikeluarkan. Padahal, dalam penempatan fasilitas, perusahaan logistik harus mempertimbangkan faktor-faktor seperti jarak kepada pelanggan, kapasitas fasilitas, dan juga biaya pembukaan fasilitas. Pada kasus ini, model optimasi dibangun dengan menggunakan metode pendekatan Facility Location Problem (FLP) sebagai salah satu cabang dari operasi riset yang tujuannya adalah untuk menentukan lokasi geografis yang paling sesuai untuk membangun sebuah fasilitas seperti delivery hub pada perusahaan logistik di Indonesia. Hasil dari model optimasi dapat menurunkan biaya sebesar 30 persen dibandingkan dengan kondisi perusahaan pada saat ini yang dipengaruhi oleh jumlah delivery hub yang dibangun menjadi lebih sedikit dan juga jarak tempuh driver dalam mengantarkan paket dari delivery hub menuju tujuan akhir parsel menjadi lebih dekat.
When deliver parcels from seller to customer, one of the most costly processes is the last mile delivery process. At this time, in determining the location of facilities for the delivery hub, PT. X is not based on a scientific approach to get the optimal location point to minimize the total costs incurred. In fact, in the placement of facilities, logistics companies must consider factors such as distance to customers, facility capacity, and the setup cost of facility. In this case, the optimization model is built using the Facility Location Problem (FLP) approach method as one of the branches of the operation research which aim to determine the most suitable geographic location for building a facility such as a delivery hub at a logistics company in Indonesia. The results of the optimization model can reduce costs by 30 percent compared to the current condition of the company which is caused by the number of delivery hubs that are built declines and the distance traveled by drivers in delivering packages from the delivery hub to the final destination of the parcel is closer.