Nouvelle Vague yang muncul pada tahun 1950-an menjadi titik perubahan besar dalam perfilman Prancis, ditandai dengan berbagai film independen yang eksperimental dan ekspresif, lalu berkembang pada 1970-an menjadi gaya yang lebih personal tanpa beban untuk terus menciptakan terobosan baru. Di era tersebut, film dapat menampilkan visi sutradara dengan apa adanya. Di tengah semarak sinema Prancis pada 1970, Diane Kurys dengan filmnya, Diabolo Menthe (1977), membawakan perspektif Anne dalam konflik kesehariannya sebagai siswi dan anak. Dengan pendekatan kualitatif, film dianalisis melalui penguraian strukturnya dengan menggunakan struktur dramatis film Petrie dan Boggs (2022) dan teori relasi kuasa Foucault (1982) untuk menelaah dinamika relasi kuasa antartokoh beserta resistansi terhadapnya. Penelitian menemukan besarnya kuasa disiplin sistem sekolah dan keluarga Anne dalam pembatasan pilihannya. Dinamika kuasa-resistansi dalam interaksinya dengan sekolah dan ibunya menjadi sumber konflik dalam hidup Anne. Selain itu, Frédérique yang lebih lama berada di bawah kekuasaan keluarga dan sistem sekolah menunjukkan pemilihan metode resistansi yang lebih efektif dengan dibanding Anne. Kedua hal ini menunjukkan bahwa relasi kuasa dalam keluarga dan sekolah dapat berdampak besar pada jalan hidup serta opsi tindakan seorang anak, dan durasi seorang anak berada di bawah kekuasaan tertentu dapat memengaruhi metodenya melakukan resistansi.
The Nouvelle Vague, which emerged in the 1950s, became a turning point in French cinema, characterized by a variety of experimental as well as expressive independent films, and later evolved in the 1970s into a more personal style, free from the pressure to continually create groundbreaking works. During this era, films were able to present the director’s vision as it was. Diane Kurys, with her film Diabolo Menthe (1977), offered the perspective of Anne in her daily struggles as an adolescent student and daughter. Using a qualitative approach, the film is analyzed through a structural breakdown using the dramatic structure outlined by Petrie and Boggs (2022) and Foucault's theory of power relations (1982) to examine the dynamics of power between characters and their resistance to it. The study finds the significant disciplinary power of the school and family systems in limiting Anne’s choices. The power-resistance dynamics in her interactions with her school and mother become the source of conflict in Anne’s life. Furthermore, Frédérique, who has been under the influence of family and the school system for a longer period, demonstrates a more effective method of resistance, compared to Anne. These findings suggest that power relations within the family and school can have profound impact on a child’s life path and their available actions, and the duration of which a child spends under a particular authority can influence their method of resistance.