UI - Skripsi Membership :: Kembali

UI - Skripsi Membership :: Kembali

Preparasi dan Karakterisasi Alginat (Sargassum)/PVA/CNTs Bahan Dasar Perancah untuk Aplikasi Cedera Saraf Tepi = Preparation and Characterization of Alginate Sargassum)/PVA/CNTs Based Scaffolds for Application in Peripheral Nerve Injury

Simbolon, Angela Sondang Theresa; Siti Fauziyah Rahman, supervisor; Rizal Azis, examiner; Katili, Puspita Anggraini, examiner (Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2025)

 Abstrak

Hidrogel merupakan polimer yang dapat menyerap air 10 sampai 20 kali lipat ukurannya. Hidrogel juga tidak terlarut dalam air maka dari itu sangat cocok untuk pengaplikasian perancah. Perancah merupakan material yang sangat membantu dalam berbagai bidan termasuk dalam medis. Perancah sudah banyak digunakan untuk rekayasa jaringan, dental dan bone block. Material yang digunakan dalam perancah beragam, material hidrogel alami dan sintesis dan juga dapat dicampur dengan logam. Dalam penelitian ini digunakan bahan dasar alginat yang diekstrak dari jenis makroalga yaitu Sargassum yang dicampur dengan PVA, Hal ini dilakukan untuk memberikan perancah yang memiliki pori yang baik yaitu dapat mencapai 300 µm, sementara untuk aplikasi cedera saraf tepi hanya membutuhkan 10-40 biodegradasi dan kekuatan mekanik yang lebih tinggi. Dan juga untuk pengobatan saraf tepi dibutuhkan konduktivitas yang akan membantu regenerasi dari saraf tepi. Sehingga dilakukan penambahan material Carbon nanotubes (CNTs). Dengan begitu perancah yang dihasilkan diharapkan dapat diaplikasikan dalam bidang medis untuk pengobatan cedera saraf tepi.

Hydrogels are polymers capable of absorbing water up to 10 to 20 times their original volume. They are also insoluble in water, making them highly suitable for scaffold applications. Scaffolds are materials that contribute a significant role across various fields such as tissue engineering, dental implants, and bone regeneration. Both natural and synthetic hydrogels are commonly used, which may also be combined with metals to enhance their properties. In this study, the base material used was alginate, extracted from a type of macroalgae known as Sargassum, and mixed with polyvinyl alcohol (PVA). This combination is intended to to fabricate scaffolds with optimized pore structures However, for peripheral nerve injury (PNI) applications, a smaller pore size (10–40 µm), higher biodegradability, and improved mechanical strength are required. To support nerve regeneration in PNI treatment, electrical conductivity is also crucial. Therefore, carbon nanotubes (CNTs) are incorporated into the scaffold formulation to enhance its conductive properties. With these modifications, the resulting scaffold is expected to be applicable in the medical field, particularly for the treatment of peripheral nerve injuries.

 File Digital: 1

Shelf
 S-Angela Sondang Theresa Simbolon.pdf :: Unduh

LOGIN required

 Metadata

Jenis Koleksi : UI - Skripsi Membership
No. Panggil : S-pdf
Entri utama-Nama orang :
Entri tambahan-Nama orang :
Entri tambahan-Nama badan :
Program Studi :
Subjek :
Penerbitan : Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2025
Bahasa : ind
Sumber Pengatalogan : LIbUI ind rda
Tipe Konten : text
Tipe Media : computer
Tipe Carrier : online resource
Deskripsi Fisik : xv, 57 pages : illustration
Naskah Ringkas :
Lembaga Pemilik : Universitas Indonesia
Lokasi : Perpustakaan UI
  • Ketersediaan
  • Ulasan
  • Sampul
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan
S-pdf 14-25-11572406 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 9999920572068
Cover