Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 39836 dokumen yang sesuai dengan query
cover
cover
cover
Boston: McGraw-Hill Book, 1998
004.023 INF
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Bedford I: FS International Ltd. , 1994
303.483 3 BES
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Turban, Efraim, 1930-
London : John Wiley & Sons, 2003
004 TUR i
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Curtin, Dennis P.
New York: McGraw-Hill, 1998
004CURP001
Multimedia  Universitas Indonesia Library
cover
Haag, Stephen
New York: McGraw-Hill, 1996
658.403 8 HAA i
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Jugo Widioro
"Berkaitan dengan penerapan atau dukungan layanan TI yang ada saat ini terhadap proses bisnis perusahaan, dilakukanlah penelitian yang berkaitan dengan tata kelola TI. Penelitian yang dikerjakan ini berupa analisa terhadap tata kelola TI yang diterapkan oleh perusahaan. Kemudian dilakukanlah pengembangan usulan solusi berkaitan dengan tata kelola TI, dengan menggunakan standar Maturity Level berbasis COBIT.
Kekuatan Maturity Level yang dimiliki VICO Indonesia perlu didukung engan pengelolaan faktor-faktor non teknis yang dapat menjadi kendala operasional bisnis. Seperti memperhatikan ketersediaan SDM yang handal dan bersifat jangka panjang, dan mempertimbangkan segala bentuk investasi TI dengan usia Kontrak Kerja Sama dengan BPMIGAS. Hal-hal semata bermanfaat untuk mengoptimalkan efektivitas dan efisiensi aktivitas bisnis.

Related to the applications or support of current existing IT services in the business processes of he company, this research is performed related to the IT governance. This research is performed by analyzing the IT governance at VICO Indonesia company, and to propose a solution related to IT governance, by using COBIT sytandard, focusing in MAturity Level valuation.
The strength of Maturty Level of VICO Indonesia needs to be support with the management of non-technical factors which will became as operational obstacle. Concerns in availability and capability of human resources for the long term, and consideration in IT investment which in line with the PSC period should be manage to optimie the effectiveness and efficiency of business process."
Depok: Fakultas Eknonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2010
T27729
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
"Memiliki rencana untuk teknologi informasi (TI) adalah base line untuk tata kelola TI yang optimal. Tapi, membuat rencana hanyalah satu masalah, melaksanakannya akan menciptakan masalah baru yang lebih menantang. Dalam penelitian ini, kami menyelidiki korelasi antara rencana TI suatu organisasi dengan tingkat maturity tata kelola TI-nya. Kami menunjukkan bahwa, di satu sisi, untuk melaksanakan rencana TI memerlukan tingkat kematangan tata kelola TI tertentu, di sisi lain, pengalaman dalam menjalankan rencana TI mendorong organisasi dalam meningkatkan tata kelola TI. Kami membandingkan situasi di dua lembaga pemerintah dan menemukan indikasi bahwa organisasi dengan rencana TI yang ambisius memiliki tata kelola TI lebih matang dari organisasi yang rencana TI-nya relatif sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan TI yang efektif harus mencakup rencana untuk pengembangan mekanisme tata kelola TI yang relevan dengan tujuan yang ingin dicapai, dan jadwal pelaksanaan rencana atau roadmap TI, harus mempertimbangkan pertumbuhan tingkat mekanisme tata kelola TI.

Abstract
Having an information technology (IT) plan is a minimum baseline for optimal IT governance. But, creating a plan is only one problem, executing it poses even more challenging problems. In this research, we investigate the correlation between an organization?s IT plan and the organization?s IT governance maturity level. We show that, on one hand, executing an IT plan requires a certain IT governance maturity level, on the other hand, the experience of executing an IT plan drives the organization IT governance maturity level. We compare the situations in two government institutions and found indications that the organization with an ambitious IT plan has more mature IT governance than the other whose IT plan is relatively modest. The results suggest that an effective IT plan should include plans for the development of IT governance mechanisms relevant to the goals that the plan is intended to achieve, and the plan?s implementation schedule, also known as the IT roadmap, should take into consideration the growth of the IT governance mechanisms? maturity levels."
[Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia], 2009
pdf
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Weldy Rahman Nazmi
"Penggunaan Teknologi Informasi (TI) sangat penting pada era informasi. Berdasarkan Global Status Report on the Governance of Enterprise IT (GEIT) tahun 2011, telah dilakukan survei di 21 negara. Hasil survei menunjukkan bahwa 94% responden menyatakan teknologi informasi sangat penting atau penting bagi organisasinya. Pentingnya penerapan TI ini harus didukung dengan tata kelola TI yang baik pula. Penerapan tata kelola TI mempunyai pendekatan (model dan framework) beragam sehingga dalam penerapannya terdapat beragam variasi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa berbagai penerapan tata kelola TI di 29 instansi pemerintah dan 19 swasta di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan melakukan pemetaan menggunakan model Van Grembergen, Weill & Ross, ITGI, AS-8015 dan framework COBIT. Berdasarkan pemetaan tersebut dilakukan perancangan dan perbandingan terhadap perbedaan dan persamaan untuk mendapatkan karakteristik masing-masing instansi.
Hasil penelitian ini adalah adanya karakteristik yang berbeda pada instansi pemerintah dan swasta. Karakteristik tata kelola TI pada instansi pemerintah antara lain adanya regulasi pemerintah sebagai stakeholder value driver , yaitu Peraturan Presiden Pengadaan Barang dan Jasa dan Peraturan Menteri Kominfo tentang Panduan Umum Tata Kelola TIK Nasional. Selain itu Stakeholder value driver diarahkan oleh Tupoksi, informasi cepat & akurat, keterbukaan informasi, pelayanan prima, administrasi yang bersih dan cepat, dan kinerja TI yang optimal. Sedangkan pada instasnsi swasta, karateristik yang berbeda adalah regulasi pemerintah sesuai sektor perusahaan seperti perbankan, telekomunikasi, asuransi, dan lain-lain yang merupakan stakeholder value driver / bussiness pressure. Stakeholder value driver lainnya yaitu pertumbuhan bisnis, persaingan bisnis, perkembangan teknologi, perkembangan pasar, peningkatan layanan dan Return of Investment. Hasil kajian terhadap kesesuaian antara model dan framework dari teori dengan penerapannya, 24 instansi pemerintah dan 14 instansi swasta yang sudah 100% memenuhi (comply) terhadap komponen tata kelola TI yang digunakan.

The use of Information Technology (IT) in the era of information is very essential. Based on the Global Status Report on the Governance of Enterprise IT (GEIT) in 2011, a survey has been conducted in 21 countries. The survey results showed that 94% of respondents confirmed that information technology is important or very important to their organization. The importance of IT application must be supported by good governance as well. The implementation of IT governance has various method (model and framework) so there are also several types in its impelentation.
The purpose of this research was to analyze the implementation of IT governance in 29 government agencies and 19 private sectors in Indonesia. The research was conducted by maping and used Van Grembergen, Weill & Ross, ITGI, AS-8015 models and also COBIT framework. Based on the mapping, in order to obtain the characteristics of each agency, the design and comparison of differences and similarities was done.
From the data analysis, it has been recognized that there are different characteristics in government agencies and private sectors. The characteristics of IT governance in government agencies such as government regulation as stakeholder value driver, which are Presidential Regulation about Procurement and Regulation of Minister of Kominfo on Pedoman Umum Tata Kelola TIK Nasional. Besides, Stakeholder value drivers is directed by Tupoksi, the information is fast and accurate, the information is accessible, the service is excellent, the administration is clean and fast, and maximum IT performance. While the characteristics in the private sectors are government regulation related to the companies sector, such as banking, telecommunication, insurance, etc. Other stakeholder value driver, such as namely business growth, business competition, technological development, market development, service improvement and return on investment. The result of this research on the compatibility between model and framework of the theory to its application, there are 24 government agencies and 14 private sectors that has been 100 % complied upon the component of IT governance applied.
"
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2013
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>