Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 1707 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Leipzig: Zentrum für Bucherhaltung, 2001
025ZENZ001
Multimedia  Universitas Indonesia Library
cover
"FBN atau festival Budaya Nitiprayan merupakan perhelatan budaya yang dilakukan oleh warga Dusun Jomegatan, Nitiprayan serta Gumuk. Perhelatan "akbar" ini telah di gelar sebanyak tiga kali, semenjak tahun 2003...."
PATRA 10(1-2) 2009
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
"Masyarakat using Banyuwangi, khususnya Desa Kemiren, merupakan masyarakat yang memiliki aneka bentuk adat dan tradisi. Satu di antara tradisi yang hidup di desa Kemiren adalah tradisi macaan "Lontar" Yusup, yaitu pembacaan teks yang berisi kisah Nabi Yusup...."
PATRA 10(1-2) 2009
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Metta Azkia Yufara
"Penelitian ini membahas tentang pemeliharaan khususnya koleksi buku di Perpustakaan Erasmus Huis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemeliharaan buku di Perpustakaan Erasmus Huis dan Kendala yang menghambat pelaksanaan pelestarian buku. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Informan dalam penelitian adalah kepala Perpustakaan Erasmus Huis.
Hasil dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis kerusakan dan cara untuk mempertahankan kondisi fisik buku dengan kesimpulan Perpustakaan Erasmus Huis telah menjalankan pemeliharaan buku berdasarkan pengetahuan pribadi pustakawan. Namun, terdapat kendala dalam pelaksanaan pemeliharaan tersebut yaitu keamanan, pengetahuan pustakawan mengenai pemeliharaan dan belum tersedianya rambu cara penggunaan buku di perpustakaan.

This thesis describes about caring particularly book collections in Erasmus Huis Library. The purpose of this research is to knowing the book caring in Erasmus Huis Library. This research is uses qualitative approach with study case method. Sample in this research is a head of Erasmus Huis Library.
The result of this research is to identifying type of damage and how to caring the physical condition of a book, with conclusion: The Erasmus Huis Library has run caring book based on personal knowledge of librarian. However, there are constraints in the implementation of the caring security on book, knowledge of librarian, about the sign using books in the library.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2013
S46937
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rizky Rifai Akbar
"Skripsi ini membahas mengenai perlindungan arsip di BPAD Pemprov DKI Jakarta. Arsip harus dilindungi keberadaanya karena isi informasinya merupakan aset daerah. Penelitian ini dimulai pada bulan Maret sampai bulan Mei 2013. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi upaya perlindungan arsip di BPAD Pemprov DKI Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlindungan arsip dari ancaman bencana belum menjadi prioritas dan perhatian BPAD Pemprov DKI Jakarta. Saran yang dapat diberikan adalah BPAD Pemprov DKI Jakarta harus membuat prosedur kesiapsiagaan menghadapi bencana yang dapat mencegah dan meminimalisir kerusakan arsip.

This research talks about archive protection in “BPAD Pemprov DKI Jakarta”. Archives should be protected because the information contents are considered as asset. The research was conducted from March 2013 until May 2013. This research aims to identify archive protection and achieve protection constraint of “BPAD Pemprov DKI Jakarta”. This research used study case method which qualitative approach. The data were collected by observation and interview. The result shows that archive protection from disaster threat has not been the priority and focus of “BPAD Pemprov DKI Jakarta”. This research suggests that “BPAD Pemprov Jakarta” should make preparedness procedure which can prevent and minimize archive damage."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2013
S47093
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fathiresa Kusuma
"Penelitian ini membahas mengenai pelaksanaan alih media koleksi audiovisual dalam upaya melestarikan koleksi di Library Traffic Metro TV. Tujuan penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan alih media koleksi audiovisual ke dalam bentuk media digital dalam rangka kegiatan preservasi koleksi agar dapat diidentifikasi kendala dan keuntungan dalam pelaksanaannya.
Hasil dari penelitian ini adalah pelaksanaan kegiatan alih media koleksi audiovisual di Library Traffic Metro TV masih banyak mengalami kendala yang menyebabkan proses pelaksanaan alih media berjalan kurang baik. Saran yang dapat peneliti berikan yaitu Library Traffic perlu melakukan perawatan terhadap perangkat keras yang digunakan proses alih media serta membuat Standar Operasional Prosedur untuk melaksanakan kegiatan alih media agar pelaksanaan alih media tersebut dapat berjalan dengan baik.

This study discusses the media migration’s implementation of audiovisual in effort to preserve the collection in the Library Traffic Metro TV. This study aims to describe the media migration’s implementation of audiovisual media to digital media’s form for the purposes of preservation of the collection, to identified obstacles and advantages in implementation. This study used a qualitative approach with case study method.
The results of this study, there are still a lot of obstacles that led the migration process run poorly. This study suggests that the Library Traffic needs to perform maintenance on the hardware, and also the medias used in the process and create standard operating procedures to make media migration process and also the medias maintenance can run well.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2013
S45979
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Baynes-Cope, A.D.
London: British Museum Publications, 1982
025.84 BAY c
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Desrosier, Norman W.
Jakarta: UI-Press, 1988
664.028 DES t
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Bediona Philipus
"Birokrasi dan kebijakan pemerintahan merupakan dua pranata masyarakat modern yang semakin rnendominasi kehidupan masyarakat di Indonesia. Keberadaan dan peran birokrasi pemerintahan berkembang sejalan dengan peran negara dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Keberhasilan pembangunan ekonomi telah menempatkan birokrasi pada posisi yang dominan. Dominasi birokrasi pemerintahan terwujud dan terekspresi terutama dalam kebijakan yang dihasilkannya. Kebijakan merupakan instrumen yang digunakan secara luas dan intensif oleh birokrasi pemerintahan dalam melakukan pengaturan-pengaturan atas berbagai aspek kehidupan masyarakat. Sifat pengaturanpengaturan tersebut bervariasi sesuai dengan visi, pandangan yang dianut, dan missi yang diemban oleh birokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Bervariasinya bentuk dan sifat pengaturan-pengaturan yang dikeluarkan birokrasi melahirkan akibat dan risiko yang juga bervariasi pada masyarakat.
Eratnya kaitan antara birokrasi dan kebijakan yang dihasilkannya memberikan inspirasi pada penelitian ini, bahwa kebijakan dapat dijadakan ?jendela? untuk memandang, mempelajari organisasi birokrasi. Kajian terhadap substansi dan proses kebijakan dapat mengungkapkan apa dan bagaimana kebudayaan birokrasi. Kebudayaan birokrasi dimaksudkan sebagai nilai, visi, pandangan dan persepsi yang melandasi praktik-praktik birokrasi, hubungan kekuasaan, kontrol dan kompetisi antara birokrasi dengan masyarakat dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya yang tersedia.
Kebijakan pengelolaan Cendana di NTT merupakan suatu bentuk kebijakan di bidang pengelolaan sumberdaya hutan yang melahirkan dampak sosial ekonomi yang tidak menguntungkan kehidupan masyarakat lokal di Timor, dan dampak ekologis yang mengancam kelestarian Cendana Kebijakan pengelolaan Cendana menempatkan masyarakat lokal sekedar sebagai pekerja upahan dalam pengelolaan dan pemanfaatan Cendana Satu-satunya hak masyarakat lokal yang diakui adalah hak atas upah, danlatau bagi basil. Sebaliknya Birokrasi Pemerintahan Daerah NTT diberi kewenangan yang lugs, baik sebagai penguasa dan pemilik tunggal atas Cendana, maupun sebagai satu-satunya pengusaha dalam proses produksi dan distribusi Cendana.
Kecenderungan ke arah monopoli pengelolaan Cendana dilatari oleh pertirnbangan ekonomi-politik dan sosial. Penempakan diri Pemda sebagai penguasa dan pengusaha tunggal dalam pengelolaan Cendana, di samping berakar pada sejarah pengelolaan cendana masa raja-raja Timor dan pemerintah kolonial Belanda, juga digerakkan oleh keinginan Birokrasi Pemda untuk mendapatkan sumber keuangan tetap bagi pembiayaan pembangunan daerah. Keterbatasan sumber dan potensi keuangan Birokrasi dalam membiayai pembangunan daerah pada satu sisi, dan besarnya pemasukan daerah yang bersumber dari Cendana pada sisi lain melahirkan keengganan birokrasi menanggalkan "priveleze" ekonomi politik atas Cendana. Ketidakpercayaan Birokrasi terhadap kemampuan masyarakat lokal mengembangkan pengelolaan Cendana secara lestari merupakan alasan lain mengapa Birokrasi tetap mempertahankan monopoli pengelolaan dan pemanfaatan Cendana.
Model pengelolaan Cendana ini memberikan gambaran hipotetis tentang nilai-nilai yang melandasi praktik-praktik hubungan kekuasaan antara birokrasi pemerintah dan masyarakat, serta nisi, pandangan, dan persepsi Birokrat tentang masyarakat lokal, sumberdaya hutan (Cendana) dan hubungan antara masyarakat dengan sumberdaya hutan. Pertama, masih kuatnya pola hubungan "atasan dan bavvahan", atau "patron dan klien" antara birokrat dengan masyarakat. Birokrat cenderung memposisikan dirinya sebagai "atasan" atau "patron" yang mempunyai kekuasaan dan kewenangan penuh pada masyarakat. Sebaliknya, masyarakat lokal ditempatkan dalam posisi sebagai "bawahan" atau "Klien", yang secara mullah dapat dikendalikan, dirnobilisasi, dan dimanfaatkan demi kepentingan birokrasi. Pola hubungan seperti seperti ini menggambarkan hubungan kekuasaan yang tidak berimbang antara birokrasi pemerintahan daerah dan masyarakat. Sentrainya kedudukan Birokrasi dalam proses pengambilan keputusan memberikan peluang kepada Birokrat melahirkan kebijakan pengelolaan Cendana yang menjawabi aspirasi dan kepentingan birokrat. Kontrol Birokrasi Pusat melalui mekanisme Peraturan Daerah tidak efektif. Terjadi semacam negosiasi implisit. Birokrasi Pusat membiarkan berlangsungnya praktik monopoli Cendana sebagai "politik jaian damai" untuk mengamankan sumber-sumber penerimaannya sendiri yang menyebar di daerah.
Kedua, Kuatnya inkrementalisme dan konservatisme dalam birokrasi kebijakan pengelolaan Cendana. Hampir tidak terjadi perubahan kebijakan yang berarti dalam 40-an tahun sejarah kebijakan pengelolaan Cendana di NTT. Birokrat enggan untuk melakukan perubahan serta pambaruan terhadap kebijakan yang telah mapan secara ekonomi dan politik. Orientasi kepada kemapanan inilah yang ikut melemahkan keinginan Birokrat melakukan pembaruan kebijakan. Kondisi ini menjadi petunjuk tentang cenderung diabaikannya dampak serta implikasi ekologis, sosial dan ekonomis dari kebijakan pengelolaan Cendana, dan rendahnya komitanen birokrasi daerah terhadap konservasi dan pelestarian Cendana, serta kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal.
Ketiga, Inkonsistensi Birokrasi dalam mengembangkan manajemen pengelolaan Cendana yang efisien dan lestari. Kepentingan Birokrasi menjadikan Cendana sebagai summer keuangan daerah masih berorientasi ke masa kini (terbatas pads ekstraksi Cendana slam) dan kurang berorientasi ke masa depan (menjadikan Cendana sebagai sumber penerimaan yang lestari). Inkonsistensi sikap Birokrasi dalam mengembangkan efisiensi pengelolaan Cendana terlihat dalam prioritas-prioritas yang dibuat Birokrasi. Birokrasi cenderung lebih mengutamakan eksploiitasi daripada konservasi. Kepentingan konservasi sering dikalahkan oleh kepentingan eksploitasi. Penetapan jatah tebang tahunan sering lebih mengacu kepada target penerimaan daerah (PAD) daripada mengacu kepada data basil inventarisasi Cendana. Demikianpun monopoli birokrasi dalam pengelolaan Cendana, meskipun berdampak disinsentif terhadap pengembangan Cendana secara lestari Birokrasi tetap enggan untuk meninggalkannya."
Depok: Universitas Indonesia, 1998
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Margareta Aulia Rachman
"Skripsi ini membahas tentang penelitian Ilmu Perpustakaan bidang pelestarian yang memfokuskan pada sub bidang kesiagaan menghadapi bencana khususnya pada media naskah di Kantor Kearsipan dan Dokumen Kabupaten Cirebon. Naskah sebagai koleksi yang memiliki unsur budaya karena isi kandungannya yang bernilai informatif, sejarah dan kelangkaan serta fisiknya yang mencerminkan hasil karya suatu budaya daerah tertentu, seharusnys juga menjadi prioritas dalam pelestarian koleksi. Terlebih, Kantor Kearsipan dan Dokumen Kabupaten Cirebon wilayahnya berpotensi terhadap bencana baik berasal dari alam atau ulah manusia Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif berbentuk studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan pengumpulan data dengan observasi dan wawancara.
The Focus of this study is disaster preparedness as a part of preservation, esspecialy in manuscript collection in Archive Institutiion. and Documentation Cirebon. Manuscript is collection with historical, cultural and informative value must be preserve in any preservation programe. Risk of this institution always thread of the collection, like natural disater and human eror. This research is qualitative descriptive with case study interpretive. This institution is dengerous with the collection, Because the treatened of Cirebon. The data were collected by interview and observation."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2009
S15323
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>