Ditemukan 14179 dokumen yang sesuai dengan query
Tolstoy, Leo, 1828-1910
London: Everyman`s Library, 2001
R 891.73 TOL c
Buku Teks Universitas Indonesia Library
Tolstoy, Leo, 1828-1910
London: Everyman`s Library, 2001
891.73 TOL c
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Tolstoy, Leo, 1828-1910
London: Everyman`s Library, 2001
R 891.73 TOL c
Buku Teks Universitas Indonesia Library
Melville, Herman, 1819-1891
London : Alfred A. Knopf, 1997
813.3 MEL c
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Tolstoy, Leo, 1828-1910
"Buku A Confession karya Leo Tolstoy adalah suatu pekerjaan yang sangat inspiratif bagi mereka yang tertarik pada pertanyaan: apa arti hidup, Untuk Tolstoy itu bukan latihan intelektual, itu adalah pencarian yang sulit dari sisi seseorang yang telah mencapai ketidakmungkinan hidup, terhentinya kehidupan dan perlunya mencari akar hidup sebenarnya. "
Surabaya: Ecosystem, 2018
891.7 TOL c
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
New Delhi: Publications Division. Ministry of Information and Broadcasting. Govt. of India, 1958
R 954.035092 COL I
Buku Referensi Universitas Indonesia Library
Boangmanalu, Singkop Boas
"Nama Leo Nikolaivich Tolstoy (1828-1910) tidak asing lagi bagi kita berkat kemasyhurannya dalam bidang kesusasteraan. Buku-bukunya telah banyak beredar dan dibaca oleh penggemar sastra serta diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Namun pengenalan kita terhadap pengarang ini belum sampai kepada pengenalan yang sesungguhnya, terbukti dari kekurangan penulisan mengenai diri pengarang serta penga-nalisisan terhadap karya-karyanya, artinya kita belum me_lihat adanya pelacakan serta pengkelolaan yang bisa dipertanggung-jawabkan keabsahannya secara ilmiah. Pengetahuan kearah itu bisa dikatakan masih berkisar di sekitar kulitnya saja, dengan kata lain belum ada pendalaman yang memuaskan. Penulisan yang kurang memadai seperti yang pernah dilakukan oleh A0H K. Hadimadja dalam bukunya Aliran_-aliran Klassik Romantik Dan Realisme. Dan sejumlah pener_bitan yang bersifat keagamaan dari Badan Penerbit Kristen. Lain halnya seperti yang terdapat di Rusia, kepengarangan Tolstoy mendapat perhatian khusus dari pemerintah dan lembaga penulisan ilmiah tentang kesusasteraan dimana Tolstoy mendapat tempat nomor dua tertinggi setelah penyair besar Aleksander Phuskin dalam deretan nama-nama pengarang Rusia terkenal hingga saat ini."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1980
S14775
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Setia Pratiwi
"Di dalam kesusastraan Rusia, ToncToil/Tolstoj/ dikenal sebagai seorang sastrawan yang handal dalam menggambarkan konflik di dalam diri tokoh. Roman Anna Kapexuna /Anna Karenina/ adalah salah satu karyanya yang memiliki tema pernikahan dan perselingkuhan di dalam kehidupan rumah tangga. Roman tersebut merupakan sebuah karya yang ditulis untuk menyampaikan sebuah kritik moral. Di dalam romannya tersebut, ToncToil /Tolstoj/ menggambarkan bahwa setiap manusia dapat mengalami dekadensi moral yang akan membawanya kepada kehancuran. Skripsi ini bertujuan untuk menguraikan kritik moral apa yang disampaikan oleh ToncToil /Tolstoj/ melalui roman Anna Kapenxuna/Anna Karenina/ terhadap masyarakat bangsawan pada masa itu. Proses analisis dilakukan melalui tokoh dan penokohan Aima /Anna/ yang dilihat melalui tiga aspek, yaitu Aima /Anna' sebagai istri dan ibu, sebagai perempuan beragama, dan sebagai anggota masyarakat bangsawan.
Dalam menganalisis masalah, penulis menggunakan beberapa landasan teori. Landasan teori yang digunakan untuk menganalisis tokoh dan penokohan adalah teori dari Burhan Nurgiyantoro, sedangkan untuk menganalisis kritik moral, penulis menggunakan teori dari Atar Semi. Penulis juga menggunakan beberapa teori lain yang dapat mendukung analisis, yaitu The Domostroi dan Moral Measures. Hasil analisis yang telah dilakukan adalah tokoh utama roman tersebut telah mengalami dekadensi moral. Hal tersebut terlihat bahwa ia tidak lagi menjalankan peran-perannya dalam masyarakat dengan baik. Sesuai dengan fungsi sastra, yaitu sebagai media komunikasi bagi penulis dan pembaca, maka melalui romannya ini ToncTOii /Tolstoj/ menyibak kemunafikan yang ada pada masyarakat dan menyampaikan idenya agar setiap manusia menjunjung tinggi moral yang ia yakini. Melalui Roman Anna Karenina ini, ToncToil /Tolstoj/ ingin menyampaikan kritik moralnya terhadap pernikahan."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2005
S15075
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Moscow: Foreign Languages Publishing House, 1961
928.47 REM
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Theodora Gita Laras Rishantika
"Penelitian ini menganalisis tak 'to e nam delat ?' oleh Leo Tolstoy. Buku ini mengungkapkan kehidupan orang-orang Rusia dibagi dua kelas: kaum borjuis dan petani. Penulis juga bercerita tentang bagaimana kapitalisme tumbuh di ibu kota Rusia sekarang, bagaimana orang hidup dalam kemiskinan sementara sebaliknya, mengungkapkan bagaimana orang-orang kaya hidup dan memperlakukan orang-orang yang bekerja dengan mereka, bagaimana pajak bekerja di masyarakat, sementara mengemukakan pendapat penulis tentang sosial dan ekonomi di Moskow, mewakili Rusia secara keseluruhan yang menunjukkan poin yang memadai dengan anarkisme, dalam hal ini anarko-pasifisme.
Penelitian ini bertujuan untuk mengamati subyek kolektif dan pandangan dunia yang digambarkan dalam buku ini, yang kemudian berkorelasi dengan pandangan anarko-pasifisme. Menerapkan struktur struktural genetik Lucien Goldmann dan dengan menggunakan metode analisis deskriptif menurut Sugiyono dan Whitney, penelitian ini menunjukkan bahwa Tolstoy menggambarkan bagaimana kapitalisme mencekik kehidupan orang-orang yang berada di bawah kemiskinan, dan bagaimana Tolstoy mengungkapkan pandangannya untuk menghapuskan pajak Dan ketidaksetaraan terjadi pada saat itu, terutama kapitalisme yang merupakan target utama oleh para anarkis untuk dihapuskan dengan cara yang tidak menggunakan kekerasan.
This research analyses 'tak 'to e nam delat ?' by Leo Tolstoy. This book reveals the lives of Russian people divided by two classes bourgeoisie and peasant. The author also tells about how capitalism grows in the now capital of Russia, how people live in poverty while in contrast, reveals how do the riches live and treat those who work with them, how do taxes work in society, whilst expressing author 39 s opinion of social and economical lives in Moscow, representing Russia in a whole which points adequate with the points in anarchism, in this case anarcho pacifism. This research aims at observing the collective subjects and world views portrayed in the book, subsequently correlate to the views of anarcho pacifism. Applying Lucien Goldmann 39 s genetic structuralism and by using descriptive analytic method according to Sugiyono and Whitney, this research leads to the point where Tolstoy tries to portray how capitalism strangle those lives under poverty and how Tolstoy expresses his view to abolish taxes and inequalities occur at that time, especially capitalism the target of abolishment by anarchists in a non Violent way possible."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2017
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja Universitas Indonesia Library