Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 6892 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Mooney, Ruth A.
Albany: Delmar , 1996
618.970 231 MOO g
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Lueckenotte, Annette G.
St. Louis, Missouri: Mosby, 2000
618.970 231 LUE g (1);618.970 231 LUE g (2)
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Lueckenotte, Annette G.
St. Louis: Mosby/Elsevier, 1996
618.970 231 LUE g
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
St. Louis : Elsevier Mosby, 2011
618.970 231 GER
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Meiner, Sue E.
St. Louis: Mosby, 2006
618.970 231 MEI g
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Meiner, Sue E.
"Fifth edition"
Maryland Heights, Missouri: Elsevier/Mosby, 2015
618.970 231 MEI g
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Oop Ropei
"Karya ilmiah akhir ini bertujuan mengadaptasikan kebutuhan seksualitas lansia melalui konseling seksualitas. Karya ilmiah akhir ini telah diaplikasikan dalam manajemen keperawatan komunitas, asuhan keperawatan keluarga, dan komunitas, dengan mengintegrasikan teori dan model manajemen pelayanan kesehatan, functional consequence, model family center nursing dan model transcultural nursing. Partisipan adalah lansia di Kelurahan Tugu Kota Depok.
Hasil aplikasi ini menggambarkan konseling seksualitas merupakan intervensi keperawatan komunitas untuk mengadaptasikan kebutuhan seksualitas pada lansia, tersosialisasikannya kebutuhan seksualitas di Puskesmas dan Dinas Kesehatan, 4 keluarga mandiri 2, 4 keluarga kemandirian 3 dn 2 keluarga kemandirian 4. Disimpulkan bahwa karya ilmiah akhir ini diharapkan dapat menjadi dasar program perencanaan PTM di Dinas kesehatan dalam program kebutuhan seksualitas lansia.

The aim of this study is to adapt the needs of elderly sexual through sexuality counseling. This study was applied in management of community health nursing services and family nursing by integrated to management function in nursing services, functional consequence, family centre nursing model and transcultural. The participants are elderly who lives at Tugu in Depok City.
The results of this application describes the sexuality counseling were to adapt the community nursing intervention on the sexual needs of the elderly, introduction of the sexual needs of the Health Center and Health Department consists of four independent families from two, four independent families from three and two independent families from four. In conclusion, this scientific paper is expected to provide a guidelines in the PTM planning program in the Health Department's sexual needs of the elderly program.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Fajar Susanti
"Lansia merupakan salah satu populasi risiko karena mengalami penurunan pada sistem muskuloskeletal. Penyakit asam urat merupakan penyakit yang disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat, menyebabkan nyeri sehingga dapat terjadi gangguan mobilisasi, oleh sebab itu ners spesialis keperawatan komunitas melakukan intervensi dengan memodifikasi perilaku melalui latihan fisik dan diet untuk mencegah terjadinya gangguan mobilisasi.
Karya tulis ilmiah akhir bertujuan mengetahui kemampuan lansia, keluarga, dan masyarakat dalam menerapkan latihan fisik dan diet untuk mencegah gangguan mobilisasi di Kelurahan Tugu Kota Depok dengan strategi intervensi support group dan self help group. Sasaran kegiatan adalah lansia dengan penyakit asam urat di Kelurahan Tugu.
Hasil akhir juga memperlihatkan bahwa latihan fisik mampu mencegah gangguan mobilisasi, tingkat pengetahuan dari 15.75 menjadi 22.08 dan pengurangan nyeri sebesar 50%. kekuatan sendi 60% menjadi 75%. Hasil pelaksanaan asuhan keperawatan pada 10 keluarga dengan lansia penyakit asam urat menunjukkan bahwa latihan fisik dan diet secara rutin dalam mencegah gangguan mobilisasi dan menurunkan kadar asam urat.
Disarankan kepada Dinas Kesehatan Kota Depok, petugas kesehatan, masyarakat agar dapat melanjutkan program yang telah ada dalam skala yang lebih besar dan melaksanakan pengelolaan, supervisi, monitoring serta evaluasi guna kelangsungan kegiatan yang sudah ada.

Elderly population is one of high risk because of a decrease in the musculoskeletal system. Gout is a disease caused by unhealthy eating patterns, causing pain so that an interruption of mobilization, and therefore nurses specialist community nursing intervention to modify behavior through physical exercise and diet to prevent interference mobilization.
Final scientific paper aims to determine the ability of the elderly, families, and communities in implementing physical exercise and diet to prevent interference in the Kelurahan Tugu Kota Depok support group intervention strategies and self help group. The goals of the elderly with uric acid in the Kelurahan Tugu.
The final results also showed that physical exercise can prevent interference mobilization, knowledge level of 15.75 to 22.08 and a 50% reduction in pain. joint strength of 60% to 75%. The results of the implementation of nursing care in 10 elderly families with gout showed that physical exercise and diet routine to prevent interference mobilization and lowering uric acid levels.
Recommended to the Depok City Health Department, health workers, community to continue the existing programs in a larger scale and carry out the management, supervision, monitoring and evaluation for the continuity of existing activities.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Nandang Jamiat Nugraha
"Aggregate lansia merupakan kelompok berisiko dan rentan dengan kondisi penyakitnya, karena kurangnya mengakses pelayanan dan dukungan. Keterbatasan tersebut diperberat dengan adanya gangguan mobilisasi akibat rematik. Diperlukan dukungan dari kader kesehatan untuk membina kesehatan lansia terutama dalam upaya pencegahan gangguan mobilisasi dan kecacatan.
Tujuan penulisan adalah memberikan gambaran pelaksanaan pemberdayaan kader dengan pendekatan intervensi berjenjang dalam pelayanan dan asuhan keperawatan komunitas pada lansia dengan gangguan mobilisasi. Karya tulis ini merupakan inovasi yang diaplikasikan dalam pengelolaan pelayanan keperawatan komunitas, asuhan keperawatan keluarga dan komunitas dengan mengintegrasikan model manajemen pelayanan kesehatan, model community as partner, model self care dan model family center nursing.
Hasil implementasi adalah telah terbentuknya model intervensi berjenjang dengan memberdayakan kader dan didukung petugas puskesmas, peningkatan kemampuan kader dalam penatalaksanaan gangguan mobilisasi akibat rematik, meningkatnya kemandirian keluarga, meningkatnya kemampuan lansia, menurunnya tingkat nyeri, dan meningkatnya ADL lansia. Karya tulis ini diharapkan dapat menjadi alternatif acuan dalam pembinaan keluarga dan lansia di masyarakat.

Aggregate risk groups and the elderly are a vulnerable group as well as the condition of the disease, due to lack of access to services and support are obtained. Limitations are compounded by the disruption caused by rheumatic mobilization. They are require the support from cadre to foster health of the elderly, especially in preventing impairment and disability mobilization.
This paper goal is to provide a picture of the empowerment of cadres with of multilevel intervention approach in community care and nursing care of the elderly with impaired mobilization. Result of this paper the innovations applied in the management of community nursing services, nursing care families, and communities by integrating theory and models of health service management, a community as partner models, self-care models and family center nursing models.
The results of the implementation multilevel intervention approach is formulated to empower cadres, increase the ability of cadres in the management of rheumatic disorders in the aggregate due to the mobilization of the elderly, increased family self-sufficiency, increasing the ability of the elderly, reduced levels of pain, and increased ADL elderly. This paper is expected to be a reference in building alternative families and elderly in the community.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Meria Woro Listyorini
"'INDAH dengan latihan REPROTASI' merupakan bentuk intervensi keperawatan komunitasuntuk menurunkan tingkat depresi pada lansia. Tujuan penulisan ini untuk memberikan gambaranpelaksanaan intervensi 'INDAH dengan latihan REPROTASI' dalam pelayanan dan asuhankeperawatan komunitas terhadap penurunan tingkat depresi lansia.
Disain pelaksanaan intervensidilakukan dengan studi kasus pada lansia dengan masalah psikosoial: depresi sebagai sampel. Data dikumpulkan menggunakan instrumen untuk menilai tingkat pengetahuan, sikap, danketerampilan, serta tingkat depresi dengan menggunakan instrumen Geriatri Depression Scale GDS depresi pada lansia.
Hasil menunjukkan terjadi penurunan tingkat depresi pada lansiasebesar 31,58 dengan peningkatan pengetahuan 25,01 ; sikap 35 ; keterampilan lansiamelakukan intervensi 'INDAH dengan REPROTASI' dengan presentasi paling besar yaitumeningkatkan harga diri positif sebesar 52,9.
Kesimpulan: Peningkatan harga diri lansia dapatmenurunkan tingkat depresi.
Rekomendasi: Pengambil keputusan program kesehatan lansiadiharapkan meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan yang melibatkan lansia, kader kesehatan, dan keluarga sebagai bentuk penghargaan, agar lansia tetap sehat dan bahagia.

'INDAH with REPROTASI' excercise or know as happy life with progressive muscle relaxationand meditation, Reprotasi is intervention given in community nursing to decrease the level ofdepression on elder people. The objectives of this study is to explain comprehensively about 'INDAH with REPROTASI exercise' intervention and its contribution in decreasing depresionlevel on elder.
The design of this intervension is established through case study on elder withpsycosocial problem: namely depression as the sample of the study. Data were collected withcertain instruments to assess the quality of knowledge, attitude, skill, and depression as wellthrough Geriatric Depression Scale GDS instrument.
The result shows the depression level onelder is decreassing to 31,58 in line with the increasing of knowledge level to 25.01. attitude35 , and skill of performing 'INDAH with REPROTASI exercise' intervention in which itincludes the level of positive self-esteem up to 52.9.
Conclution: The increasing elders selfesteemcan decrease the level of depression within elder.
Recomendation: The authority whoresponsibles for elder healthcare program is expected to empower other people within society tohelp actively participate in every which involves elder, for elder can live a good life and can keep their health at its prime.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2018
SP-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>