Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 135815 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Rae, Leslie
Jakarta: Bhuana Ilmu Populer, 2005
658.312 4 RAE ut
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Rae, Leslie
Jakarta : Gramedia, 2005
658.3 RAE ut
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Lockwood, Derek
Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1994
658.302 Loc d
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Rina Kusuma Wardhani
"Penyelenggaraan diklat secara e-learning dengan bantuan Learning Management System (LMS) merupakan salah satu alternatif yang memastikan diklat dapat tetap dilaksanakan di masa pandemi Covid- 19. E-Pelatihan merupakan LMS yang dikembangkan oleh Kementerian PUPR sebagai alat untuk mendukung pelaksanaan diklat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan e-Pelatihan pada penyelenggaraan diklat di Kementerian PUPR Tahun 2021. Teori yang digunakan adalah Teori HOT-Fit yang menilai kesuksesan sistem informasi berdasarkan faktor teknologi, manusia, dan organisasi. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan teknik analisis data Structural Equation Model Partial Least Square (SEM-PLS). Berdasarkan hasil uji hipotesis dapat diketahui bahwa terdapat 7 hipotesis yang diterima yaitu, system quality signifikan terhadap user satisfication, information quality signifikan terhadap user satisfication, organization support signifikan terhadap net benefit, user satisfication signifikan terhadap net benefit, technology signifikan terhadap human, human signifikan terhadap net benefit, serta organization signifikan terhadap net benefit. Sementara itu, 2 hipotesis lainnya ditolak, yaitu service quality tidak signifikan dengan user satisfication dan top management support tidak signifikan dengan net benefit.

The implementation of an education and training program for government personnel (Diklat Program) with e-learning method and with the help of a learning management system (LMS) is one of the alternatives that ensure Diklat Program can still be done during the Covid-19 pandemic. E-Pelatihan is an LMS developed by the Ministry of Public Works and Public Housing as a tool to support the implementation of Diklat Program. This research aims to analyze the implementation of e-Training in the implementation of training in the Ministry of Public Works and Public Housing in 2021. The theory that is used is the HOT-Fit Theory which assesses the success of information systems based on technological, human, and organizational factors. This research was conducted using quantitative methods with Structural Equation Model Partial Least Square (SEM-PLS) data analysis techniques. Based on the hypothesis test there are 7 hypotheses received, that is system quality is significant to user satisfication, information quality is significant to user satisfication, organization support is significant to net benefit, user satisfication is significant to net benefit, technology is significant to human, human is significant to net benefit, and organization is significant to net benefit. On the other hand, 2 other hypotheses were rejected, that is service quality not significant to user satisfication and top management support not significant to net benefit."
Depok: Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hartanto
"Industri padat karya di Indonesia merupakan salah satu industri yang dinilai penting karena bisa menyerap banyak tenaga kerja. Namun pada kenyataannya industri ini belum cukup dapat menarik investor asing karena kurang memiliki daya saing dibanding industri sejenis di negara lain. Hal ini disebabkan karena faktor ekstemal (kebijakan mengenai upah buruh, stabilitas politik, ekonomi, dsb) dan faktor internal (kualitas tenaga kerja; produktivitas yang-rendah, dsb). Upaya peningkatan daya saing di industri ini masih banyak berkisar pada aktivitas penambahan jumlah tenaga kerja dan penambahan mesin-mesin produksi dan belum sepenuhnya mengarah pada upaya pengembangan sumber daya manusia.
Salah satu bentuk industri padat karya adalah industri sepatu. PT. Pratarna Abadi Industri (P AI) adalah salah satu perusahaan sepatu dengan modal Korea Selatan yang merupakan mitra dari Nike Inc. Hal-hal yang membuat PAI dapat tetap mernperoleh order dari Nike Inc. adalah aspek kualitas, harga, produktivitas, pengiriman, kepatuhan pada code of conduct, dan inovasi. Muncul keluhan dari manajemen bahwa kinerja karyawan PAl selama ini belum cukup memenuhi harapan karena para pimpinan di tingkat manajer lini dan menengah belum menunjukkan perilaku manajerial yang dapat memacu kinerja terbaik dari jajaran karyawan PAL Manajemen PAl merasa perlu segera dilakukan intervensi pada jajaran manajer lini dan rnenengah tersebut.
Kajian lebih jauh dengan kerangka pikir Vijay Sathe (1985) menunjukkan bahwa perilaku tersebut belum muncul karena para manajer lini dan menengah belurn memiliki pengetahuan (knowledge), keterampilan (skills), dan kemauan (motivation) untuk menjalankan peran dan fungsi manajer.
Tugas Akhir ini berisikan program untuk membantu para manajer tersebut agar mereka dapat menjalankan peran dan fungsinya secara optimal. Program ini meliputi berbagai area pengembangan mulai dari pembenahan struktur organisasi, penyusunan uraian jabatan, asesmen dan konseling, pelatihan sampai dengan pembenahan sistem penilaian kinerja dan sistem insentif. Fokus pada penulisan ini lebih pada program pelatihan."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2004
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bekti Subagja
"ABSTRAK
Organisasi privat maupun organisasi publik pada saat ini dihadapkan pada perubahan Iingkungan organisasi yang sangat cepat. Perkembangan globalisasi dalam segala bidang memaksa organisasi untuk melakukan transformasi dan perubahan terhadap seluruh aspek yang terkait dengan tujuan dan sasaran yang diharapkan oleh organiaasi. Kebutuhan organisasi akan sumberdaya manusia yang memiliki performance yang tinggi menyebabkan organisasi bekerja keras untuk mencari dan menciptakan sumberdaya manusia yang berkemampuan dalam bidangnya. Upaya tersebut akan Iebih terarah bila organisasi terus memperbaiki sistim pengelolaan SDM dan mencoba menempatkan pegawai yang mempunyai bidang kompetensi yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaannya sehingga akan menciptakan proses kerja yang lebih efektif dan produktif. Penempatan pegawai haruslah didasari dengan informasi progresif yang tepat dan sesuai dengan spesifikasi kemampuan yang dimilikinya. Karakteristik, pengetahuan dan perilaku pegawai akan menjadi dasar pegawai dalam melaksanakan pekerjaannya. Sekretariat Badan Litbang Pertanian memiliki pegawai dengan berbagai tingkat pendidikan dan keahlian. Namun, sampai saat ini Sekretariat Badan Litbang Pertanian belum memiliki informasi yang cukup jelas mengenai spesifikasi dan kemampuan yang dimiliki saat ini.
Pemetaan kompetensi, adalah istilah yang diartikan sebagai penggalian informasi terhadap kompetensi sumberdaya yang dimiliki oleh suatu organisasi. Pemetaan kompetensi dapat mengidentifikasi kesenjangan (GAP) kemampuan pegawai yang terjadi dalam suatu organisasi. GAP kompetensi adalah kesenjangan kompetensi yang dimiliki oleh pegawai pada saat ini dan kompetensi yang diharapkan di masa yang akan datang. Pelatihan dan Pengembangan yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang diperlukan organisasi akan membantu meningkatkan kompetensi pegawai dan mengatasi GAP kompetensi yang terjadi dalam organisasi. Organisasi akan lebih efektif jika melaksanakan pelatihan dan pengembangan sumberdaya dengan melalui tahapan-tahapan pelatihan dan pengembangan yang terencana dan terprogram. Perencanaan pelatihan yang disusun secara teliti dan terprogram yang kemudian diimplementasikan dengan penuh konsistensi dan kemudian hasil dan pelatihan tersebut dievaluasi serta dinilai tingkat efektifitasnya akan menciptakan organisasi yang jauh Iebih efektif.
Salah satu tugas Sekretariat Badan Litbang adalah mengelola manajemen SDM. Sehubungan dengan fungsi tersebut maka peneliti mencoba untuk rnemberikan masukkan dari hasil penelitian ini dalam bidang manajemen SDM yang meliputi dua hal: Pemetaan Kompetensi dan Pelatihan dan Pengembangan Pegawai berdasarkan Training Need Assessment. Metode penelitian yang dipakai adalah Deskriptif analisis, yang akan memuat gambaran tentang peta kompetensi berdasarkan kompetensi pengetahuan, kompetensi keahlian dan kompetensi perilaku yang dimiliki Sekretariat Badan Litbang Pertanian. Dalam Bidang Pelatihan dan Pengembangan peneliti akan memberikan informasi tentang tahapan Pelatihan yang dilaksanakan Sekretariat Badan Litbang Pertanian.
Hasil Penelitian ini adalah teridentifikasinya kesenjangan kompetensi yang dimiliki oleh Sekretariat Badan Litbang Pertanian pada saat ini. Kompetensi pengetahuan, kompetensi keahlian dan kompetensi perilaku yang dimiliki pegawai sampai saat ini ada pada tingkat yang secara signifikan masih memerlukan pengembangan. Kesenjangan yang terjadi pada variabel kompetensi termasuk dalam kategori GAP keci|, sehingga organisasi perlu melakukan reinfocement (penguatan ) dan Sinergetic fir ( kebutuhan sinergi ) untuk mengantisipasi kesenjangan ini. Organisasi perlu melakukan peningkatan koordinasi dan optimalisasi sumberdaya untuk menciptakan pegawai yang lebih berkompetensi. Pelatihan dan pengembangan SDM di Sekretariat Badan Litbang Pertanian belum sepenuhnya melalui tahapan-tahapan pelatihan yang sesuai dengan Training Need Assessment. Pelatihan dan pengembangan yang selama ini dilakukan adalah pelatihan jangka panjang (tugas belajar) dan pelatihan jangka pendek, yang dilaksanakan berdasarkan prioritas kebutuhan kompetensi. Sekretariat Badan Litbang Pertanian perlu meninjau kembali strategi dan sistim pelatihannya sehingga pelatihan di Sekretariat Badan Litbang Pertanian dapat berjalan Iebin efektif dan efisien."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2005
T22633
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Teguh Sulistiyono
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap penghasilan individu dengan menggunakan metode Two-Step Heckman. Metode ini didahului dengan model probit probabilitas bekerja dengan penghasilan dan dilanjutkan dengan model penghasilan. Analisis menggunakan data SAKERNAS tahun 2013.
Dari hasil analisis diketahui bahwa pendidikan dan pelatihan berpengaruh signifikan dan bernilai positif terhadap peningkatan penghasilan tenaga kerja. Jika dibandingkan dengan tingkat suku bunga yang berlaku pada tahun 2013, tingkat pengembalian dari investasi pendidikan maupun pelatihan masih memiliki rate of return yang lebih besar dibandingkan dengan tingkat suku bunga (deposito) yang berkisar 5 persen.

The purpose of this study is to determine the effect of education and training on Labor Earnings using Two-Step Heckman and the 2013 National Labor Force Survey. The first stage is the method preceded by a probit model to calculate the probability of work with earnings and the second stage was predictly earning using the Mincerian earning function.
The results of the analysis found that education and training has significant effect and positive impact to earnings, compared to the interest rate, the percentage of earnings value is still much higher than interst rate (5%).
"
Depok: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2015
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nachrowi Djalal Nachrowi
Jakarta: Grasindo, 2004
658.403 3 NAC t
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Komaruddin Sastradipoera
Bandung : Kappa-Sigma, 2006
658.3 KOM p
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Sari Novianti
"Persepsi keadilan organisasi merupakan hal yang penting dalam suatu organisasi yang dapat berdampak pada meningkatnya efektivitas organisasi. Instansi X, sebagai salah satu lembaga pemerintah, perlu memperhatikan faktor yang mempengaruhi persepsi keadilan organisasi, salah satunya adalah kepemimpinan transformasional. Kepemimpinan transformasional merupakan hal yang penting untuk dapat meningkatkan kepercayaan terhadap atasan yang pada akhirnya meningkatkan persepsi keadilan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah kepercayaan terhadap atasan memediasi hubungan antara kepemimpinan transformasional dengan persepsi keadilan organisasi. Intervensi yang sesuai dilakukan untuk meningkatkan persepsi keadilan organisasi. Partisipan pada penelitian ini berjumlah 1663 partisipan yang merupakan pegawai instansi X yang tersebar di seluruh Indonesia. Data pada penelitian ini dianalisis dengan analisis mediasi dengan menggunakan program JASP versi 0.12.2. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menyebarkan kuesioner melalui e-mail kepada seluruh calon partisipan. Penelitian ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap atasan memediasi secara parsial dalam hubungan antara kepemimpinan transformasional dan persepsi keadilan organisasi. Intervensi yang dilakukan merupakan pilot program yang bekerja sama dengan Biro SDM instansi X dalam bentuk pelatihan dan coaching secara daring. Intervensi ini bertujuan untuk meningkatkan kepemimpinan transformasional sehingga dapat meningkatkan kepercayaan terhadap atasan yang pada akhirnya akan meningkatkan persepsi keadilan organisasi. Efektivitas intervensi terhadap para pemimpin yang dievaluasi berdasarkan paired sample t-test menunjukkan bahwa pengetahuan peserta meningkat. Berdasarkan e-coaching dan laporan hasil implementasi rencana aksi, dapat disimpulkan bahwa peserta menunjukkan kecenderungan untuk menjadi pemimpin yang efektif dengan menjadi role model, menginspirasi, mendampingi dan mendorong bawahan agar menampilkan kinerja yang lebih baik.

Organizational Justice is an important to increase organizational effectiveness. Institution X, as one of the government institutions, needs to pay attention to factors that affect the organizational justice, one of which is transformational leadership. Transformational leadership is important in increasing trust toward superiors which in turn increases perceived organizational justice. This study aims to investigate whether trust in superiors mediates the relationship between transformational leadership and organizational justice. Appropriate interventions were carried out to increase organizational justice. Participants in this study amounted to 1663 participants who are employees of institution X spread throughout Indonesia. The data in this study were analyzed by mediation analysis using the JASP version 0.12.2. Data collection was carried out by distributing questionnaires via e-mail to all participants. This study shows that trust in superiors mediates partially in the relationship between transformational leadership and perceptions of organizational justice. The intervention carried out was a pilot program in collaboration with the HR Division the form of e-training and e-coaching. This intervention aims to improve transformational leadership so as to increase trust in superiors which in turn will increase the organizational justice. The effectiveness of the intervention on the leaders evaluated based on the paired sample t-test showed that the participants' knowledge increased. Based on e-coaching and reports on the results of the implementation of the action plan, it can be concluded that participants showed a tendency to become effective leaders by being role models, inspiring, accompanying and encouraging subordinates to perform better."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2021
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>