Hasil Pencarian

Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 114616 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Joko Ari Sutanto
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2001
S37113
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bubi Maura Nilendra
"Generator fluks aksial magnet permanen merupakan salah satu jenis pembangkit energi listrik yang dapat digunakan dalam aplikasi pembangkitan energi listrik tenaga angin. Generator fluks aksial magnet permanen sangat cocok untuk digunakan dalam aplikasi pembangkitan energi listrik di Indonesia dikarenakan kecepatan angin yang ada di Indonesia termasuk ke dalam jenis angin dengan kecepatan rendah. Oleh karena itu, perancangan desain model generator fluks aksial magnet permanen perlu untuk dilakukan, sehingga dapat diciptakan pembangkit energi listrik tenaga angin yang efisien dan cocok dengan kondisi angin yang ada di Indonesia.

Axial Flux Permanent Magnet Generator is a kind of electrical energy generator that can be used in the wind energy electrical power generation. Axial Flux Permanent Magnet is very suittable in the application of wind energy electrical power generation in Indonesia because Indonesia has winds which speed is low classified. So, axial flux permanent magnet design and modelling is required to be realized in order to produce an efficient and suittable for wind energy electrical power generation condition in Indonesia."
Lengkap +
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2012
S42655
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Firman Arief
"ABSTRAK
Peralatan minyak dan gas memerlukan pemeliharaan untuk dapat beroperasi sesuai dengan apa yang diharapkan. Banyaknya peralatan di fasilitas pengolahan minyak dan gas akan mengakibatkan banyaknya kegiatan tim pemeliharan untuk melakukan pemeliharaan hal ini dikarenakan tidak adanya tingkat criticality peralatan sehingga semua peralatan dianggap penting untuk dipelihara. Penentuan aktifitas pemeliharaan di perusahaan minyak umumya hanya membuat jadwal pemeliharaan berdasarkan rekomendasi pabrik dan ini hal yang umum terjadi di industry minyak dan gas dan dilakukan pada saat fase beroperasi. Metode penelitian ini melakukan Reliability Availability Modeling(RAM) untuk mendapatkan downtime hours dan Number of F ailure (NOF) yang akan dipakai sebagai input untuk kajian Equipment Criticality Analysis (ECA), ECA dilakukan untuk menentukan criticality peralatan.Hasil ECA untuk tingkat CI dan C2 akan di lakukan kajian Reliability Centered Maintenance (RCM) untuk menentukan aktifitas yang tepat. Waktu eksekusi RAM, ECA dan RCM ini dilakukan pada fase Design yaitu fase sebelum fasilitas beroperasi sehingga hasil dari kajian diatas dapat membuat fasilitas lebih handal dalam beroperasi dan dapat mengurangi potensial Lost Production opportunity (LPO) baik yang tidak terencana dan terencana serta memberikan feedback kepada tim engineering untuk meningkatkan kehandalan pada saat beroperasi.

ABSTRACT
Oil and gas equipments need treatment to be able to operate in accordance with what is expected. Amount of equipment in the oil and gas processing facilities will lead to many maintenance activities for maintenance team to do this, because there is no equipment criticality tingkat so that all the equipments are considered essential to maintain. Determination of maintenance activities in Oil and Gas Company generally make maintenance schedule based on the manufacturer's recommendations and these things are common in the oil and gas industry and carried out during operation phase. This research method did RAM to get the NOF and the likelihood that will be used as input for the study of ECA, ECA conducted to determine the tingkat of criticality Equipment. The result of ECA for C1 and C2 will be follow up with RCM studies to determine the right maintenance activities. RAM, ECA and RCM are conducted at the Engineering phase before the facility is in operation.The results of the above studies can make facilities more reliable in operation and may reduce the potential LPO both unplanned and planned giving feedback to engineering for improving reliability during operation.
"
Lengkap +
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2013
T35622
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Gustira Rachmawati
"Air siphon merupakan aplikasi dari teori ejector, yaitu memanfaatkan dua buah fluida (fluida primer dan sekunder). Fluida sekunder akan diangkat oleh fluida primer yang melewati nosel dengan tekanan dan kecepatan tinggi. Keunggulan dari air siphon ini adalah konstruksinya yang sederhana dan tidak mempunyai bagian yang bergerak seperti pada umumnya pompa. Analisis yang dilakukan adalah dengan unjuk kerja konstruksi air siphon dengan nilai rasio diameter nosel dan diameter pencampuran (d/D) sebesar 0,6 secara eksperimental dan simulasi CFD (Computational Fluid Dynamics). Fluida primer yang dipakai adalah udara dan fluida sekunder yang dipakai adalah air. Variabel yang dipakai dalam melakukan eksperimen dan simulasi CFD adalah tekanan udara / jet dari kompresor yang akan masuk melewati nosel. Hasil dari eksperimen dan simulasi CFD menunjukkan bahwa semakin besar tekanan udara / jet yang masuk, efisiensi air siphon akan semakin besar. Variasi tekanan statik kompresor antara 0,75 kg/cm2 - 4,75 kg/cm2 menghasilkan efisiensi air siphon antara 2,99 % - 3,92 %. Bilangan Reynolds yang dihasilkan dari tekanan jet pada nosel bernilai 46.000 - 131.000 dimana dengan nilai itu aliran pada fluida jet adalah turbulen. Sedangkan nilai rasio aliran volume fluida sekunder dengan aliran fluida fluida primer bernilai antara 0,0029 - 0,0055 hal ini menyatakan semakin tinggi tekanan jet yang masuk pada nosel semakin baik pula kemampuan untuk menghisap fluida sekunder.

Air siphon is one of the ejector application. It uses two fluids (primary and secondary fluids). Secondary fluid will be lifted by the primary fluid which injected through driving nozzle with pressure and high velocity. The advantages of air siphon are its simple construction and doesn't have a movement part like another pump. The analyze that will be done is efficiency of air siphon with nozzle diameter ratio and mixing chamber diameter (d/D) at 0,6. It will be done with experiment and CFD simulation (Computational Fluid Dynamics). Primary fluid that will be used is air and secondary fluid that will be used is water. Variable that will be used in experiment and CFD simulation is air pressure or jet pressure from compressor that will come through nozzle. The result from experiment and CFD simulation show that if the air pressure or jet pressure is getting higher, so the efficiency of air siphon will be bigger. The variation of compressor static pressure between 0,75 kg/cm2 - 4,75 kg/cm2 will result efficiency of air siphon between 2,99 % - 3,92 %. Reynolds number that has been resulted from driving jet pressure is between 46.000 - 131.000 which the flow is turbulent. The volume flow ratio between secondary fluid and primary fluid is between 0,0029 - 0,0055. It shows that if the jet pressure in nozzle is getting higher, so capability to inject secondary fluid will be better."
Lengkap +
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2007
S37950
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Teuku Firmansyah
"Kompresor sentrifugal merupakan salah satu peralatan yang digunakan untuk berbagai kebutuhan terkait dengan operasional suatu sumur minyak. Untuk pengambilan minyak dari dalam laut, dibutuhkan injeksi gas dimana gas bertekanan tinggi dicampur dengan minyak mentah agar mempermudah pengambilan dari atas platform. Salah satu kompresor yang digunakan untuk pengambilan gas adalah kompresor sentrifugal C505 dan C306. Pada kondisi operasional kompresor sentrifugal di lapangan, sering terjadi kondisi dimana kinerja dari kompresor tidak sesuai dengan spesifikasi kinerja yang telah ditentukan oleh pabrik. Hal ini disebabkan kompresor sentrifugal tidak beroperasi secara optimal karena adanya kerugian - kerugian selama operasi.
Untuk mengetahui tingkat keoptimalan kinerja kompresor, maka diadakan evaluasi kinerja kompresor dengan menggunakan pendekatan secara empiris maupun melalui plot pada grafik spesifikasi yang dikeluarkan oleh pabrik pembuat. Pada pendekatan empiris, dapat dicari rasio kompresi, head yang dihasilkan kompresor, debit yang dialirkan, daya yang dibutuhkan untuk mengalirkan fluida gas maupun daya untuk menggerakkan poros kompresor, serta massa dari gas yang mengalir pada kompresor. Pada kompresor sentrifugal C505, head yang dihasilkan bernilai 52905,84 ft.lbf/lbm, debit aliran maksimum 4619.68 cfm, daya maksimum 3063,02 HP, dan efisiensi maksimum 62,57%. Sedangkan untuk kompresor C306, head maksimum yang diizinkan yaitu 54196,51 ft.lbf/lbm, debit maksimum 1669,48 cfm, daya maksimum 2734,34 HP, dan efisiensi maksimum yang dapat dicapai ialah 71,80 %. Data - data tersebut diatas kemudian akan dibandingkan dengan data spesifikasi yang telah dikeluarkan oleh pabrik.
Evaluasi performa ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keoptimalan kinerja dari kompresor C505 dan C306. Selain itu juga diharapkan dengan pendekatan empiris dan grafis ini dapat menemukan permasalahan yang dapat menghambat kinerja kedua kompresor. Untuk mengukur tingkat keoptimalan dari suatu kinerja kompresor, maka putaran dan efisiensi yang dihasilkan dengan menggunakan pendekatan empiris harus bernilai _ 6% dari operational point kompresor yang dikeluarkan oleh pabrik pembuat kompresor. Dengan evaluasi performa kompresor ini, diharapkan dapat masukan dalam peningkatan performa kedua kompresor tersebut.

Centrifugal compressor is one of the tools used for various needs associated with operating an oil well. To capture oil from the well sea, the required injection gas high pressure gas mixed with crude oil in order to facilitate the retrieval of the platform. One of the compressors used for gas-making is the centrifugal compressor C505 and C306. In the centrifugal compressor operating conditions in the field, the condition often occurs where the performance of the compressor is not in accordance with performance specifications that have been specified by the manufacturer. This is due to the centrifugal compressor does not operate optimally because of the losses - losses during the operation.
To determine the level of performance optimalizaation of compressor, the compressor performance evaluation conducted by using an empirical approach or through a plot on the graph specifications issued by the manufacturer. In the empirical approach, the compression ratio can be searched, the resulting head compressor, a discharge that flowed, the power needed to drain the fluid gas and power to drive the compressor shaft, and the mass of gas flowing in the compressor. In the centrifugal compressor C505, head which produce is 52905.84 ft.lbf / LBM, the maximum flow rate cfm 4619.68, 3063.02 HP maximum power and maximum efficiency of 62.57%. While for the C306 compressor, head which produce is 54196.51 ft.lbf / LBM, maximum discharge cfm 1669.48, 2734.34 HP maximum power and maximum efficiency can be achieved is 71.80%. Data - The above data will then be compared with the data specification has been issued by the manufacturer.
This performance evaluation aims to identify the level of the compressor performance optimalization of C505 and C306. It is also expected by the empirical approach and graphics can encounter problems that can hamper the performance of both compressors. To measure levels of optimalization of a compressor performance, the resulting rotation and efficiency by using an empirical approach must be worth _ 6% from the operational point issued by the compressor manufacturer compressor. By evaluating the performance of this compressor.
"
Lengkap +
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2010
S52194
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Sayers, A.T.
London: McGraw-Hill, 1992
621.406 SAY h
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Shepherd, D. G. (Dennis G.)
New York: Macmillan, 1956
621.406 SHE p
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Peng, William W.
"
ABSTRACT
A comprehensive introduction to turbomachines and their applications With up-to-date coverage of all types of turbomachinery for students and practitioners, Fundamentals of Turbomachinery covers machines from gas, steam, wind, and hydraulic turbines to simple pumps, fans, blowers, and compressors used throughout industry. After reviewing the history of turbomachinery and the fluid mechanical principles involved in their design and operation, the book focuses on the application and selection of machines for various uses, teaching basic theory as well as how to select the right machine for a specific use. With a practical emphasis on engineering applications of turbomachines, this book discusses the full range of both turbines and pumping devices. For each type, the author explains: * Basic principles * Preliminary design procedure * Ideal performance characteristics * Actual performance curves published by the manufacturers * Application and appropriate selection of the machine Throughout, worked sample problems illustrate the principles discussed and end-of-chapter problems, employing both SI and the English system of units, provide practice to help solidify the reader's grasp of the material."
Lengkap +
Hoboken, New Jersey: Wiley, 2008
621.406 PEN f
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Logan, Earl
New York: M. Dekker, 1993
621.406 LOG t
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Budiarso
Jakarta: UI-Press, 2009
PGB 0352
UI - Pidato  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>