Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 100595 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Nurhayati Atik
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1999
S47950
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Anggita Madeira
"Sekolah bukan hanya berperan sebagai lembaga pendidlkan formal, namun juga wadah untuk berinteraksi bagi pelajar, khususnya usia remaja. lnteraksi sosial pun merupakan suatu pembelajaran serta sebuah tahap yang penting bagi perkembangan kognitif usla remaja yang mulai beranjak dewasa. Lingkungan di mana interaksi tersebut terjadi dapat berpengaruh pada perilaku dan gejala-gejala sosial yang muncul. Pada remaja, yang menghabiskan sebagian besar wakunya di lingkungan sekolah, tidak jarang perilaku perilaku yang muncul merupakan cerminan lingkungan di mana ia berada atau beradaptasli dalam hal ini adalah sekolah itu sendiri. Dengan demikian, perilaku sosial yang negatif akan dapat dilacak dari ketidakcocokan indivldu dengan lingkungannya. Lingkungan memiliki arti yang luas. Pemilihan lingkungan sekolah untuk me!acak perilaku-perilaku sosial remaja dilatarbelakangi oleh kedekatan hubungan antara remaja dan !ingkungan seko!ah, di mana mereka mengalami interaksi social yang intensif."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2005
S48560
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1995
S6815
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Social bonding theory which written by Travis Hirschi (1969) is one of
prevailing theory in explaining juvenile delinquency The main idea of this theory explain the motive of a person in committing delinquency because of controlling social factors. This theory has four principle elements of social control specilically attachment, commitment, beliefs, and involvement. This research will analyze the connection between social bonding theory with bullying behaviour of middle school
students in Indonesia. Bullying is a subtype of intimidation behaviour in which the perpetrator use power overa weaker victim through physical or non-physical attack, and that is repeated over time. Bullying behaviour phenomenon has become social trend in the school. ln this research, social control will be viewed from dilierence of
school quality and type of bu/lying behaviour will be viewed from gender difference. Research method chosen is quantitative method based on Hirschi used.
Developed social control indicators based on Morton (1999) and Libbey
(2004) consisted the attachment to the teachen friends, and school, commitment to the school, beliefs toward school rules or policy and the involvement within conventional activity The instrument of the research has been tested Hrst (pretest) and achusted to middle school students perception. The result from 183 students prove that social bonding has an important role on junior high school students
behavioun The strict social control on students in two middle schools disclose negative bullying behaviour Howeven there is a situation that the better quality middle school one has more less of bullying behaviour Therefore, social control influence the Bullying behaviour on middle schools."
[Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia], 2009
pdf
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Fitriani
"Perkelahian pelajar merupakan masalah klasik dalam dunia pendidikan. Perkelahian pelajar yang dilakukan secara sadar dengan unsur kesengajaan dikenal dengan perilaku agresi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang menjelaskan hubungan antara varibael konformitas anak dalam peer group dan budaya sekolah dalam mempengaruhi agresivitas pelajar. Pada penelitian ini, semakin tinggi konformitas siswa dalam kelompok maka semakin tinggi agresivitas pelajar dan berkembang menjadi perilaku kolektif. Selanjutnya, budaya positif sekolah yang rendah berpengaruh terhadap perilaku agresi siswa. Penelitian ini lebih jauh membahas agresivitas secara sosiologis. Secara sosiologis, agresivitas pelajar dapat dijelaskan pada level makro, yaitu struktural, kultural, dan prosesual. Berdasarkan hasil penelitian bahwa agresivitas yang terjadi pada pelajar SMAN 70 Jakarta merupakan agresivitas membudaya dan pada pelajar SMAN 46 Jakarta merupakan agresivitas prosesual.

Student violence is a classic problem in education. Violence done consciously with purpose is known as aggressive behavior. This study uses a quantitative approach that describes the relationship between student conformity within peer group and school culture influence the aggressiveness of student. This study, the higher student conformity in the group, so the higher aggressiveness of students and can develop into collective behavior. Furthermore, the lower of positive school culture influencing the behavior aggression of student. So far, this study discusses aggressiveness in sociological approach. Sociologically, the aggressiveness of students can be explained on macro level is structural, cultural, and processual. The results of research that aggressiveness that occurs in students of SMAN 70 Jakarta is cultural aggressiveness and the students of SMAN 46 Jakarta is processual aggressiveness."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2014
S53608
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Vina Hantina
"Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh agresivitas laporan pajak terhadap agresivitas laporan keuangan. Pengujian ini bertujuan untuk membuktikan ada atau tidaknya rent extraction atas pengelolaan pajak yang dilakukan perusahaan. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan model regresi berganda data panel pada 152 perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2009 hingga 2012.
Hasil penelitian ini menemukan adanya pengaruh positif agresivitas laporan pajak terhadap agresivitas laporan keuangan. Hal ini mengindikasikan bahwa agresivitas pajak mampu memfasilitasi rent extraction di perusahaan publik. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pengaruh positif agresivitas laporan pajak terhadap agresivitas laporan keuangan lebih kecil pada perusahaan publik milik keluarga. Keluarga merasa konsekuensi ekspropriasi seperti penurunan harga saham, hilangnya reputasi dan ancaman sanksi/denda lebih tinggi dari manfaatnya.
Terakhir, penelitian ini menunjukkan bahwa perngaruh positif agresivitas laporan pajak terhadap agresivitas laporan keuangan lebih rendah pada perusahaan yang diaudit oleh auditor dengan spesialisasi industri. Hasil ini menunjukkan bahwa auditor dengan spesialisasi industri mampu memitigasi rent extraction yang difasilitasi oleh agresivitas pajak.

The main objective of this research is to test the effect of tax aggressiveness to financial aggressiveness. This test has the objective to examine whether tax aggressiveness facilitates rent extraction in the company. Hypotheses test was done using multiple regression model on panel data of 152 public companies listed in Indonesian Stock Exchage from 2009 to 2012.
The result found a positive effect of tax aggressiveness to financial aggressiveness. This indicates tax aggressiveness facilitates rent extraction in public companies. This research also shows that the positive effect of tax aggressiveness was lower in family own-public company. Family feels that the cost of expropriation such as price discount, loss of reputation and penalty threat was higher than it's benefit.
Finally, this research also shows that the positive effect tax aggressiveness to financial aggressiveness was lower in public company which was audited by industry-specialist auditor. This result shows that industry-specialist auditor able to mitigates rent extraction that was facilitates by tax aggressiveness.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
T39255
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Tujuan utama kajian ini ialah untuk menentukan sama ada penglibatan pelaar dalam pengurusan koperasi sekolah dapat meningkatkan beberapa unsur pembelajaran mata pelajaran Perkaunan di peringkat sekolah."
370 JPUKM 24 (1999)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Mochammad Dlaify Karami
"Media televisi sebagai salah satu saluran informasi massal bagi khalayak telah membawa berbagai perubahan dalam kehidupan bermasyarakat. Televisi merupakan media yang berpengaruh terhadap serangkaian aspek kehidupan sosial budaya melalui pembentukan karakter individu. Teori kultivasi berargumen bahwa semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi, semakin tinggi atensi khalayak dalam memberi makna terhadap realitas sosial yang dibentuk oleh media tersebut.
Televisi memiliki "long term effect" kepada khalayaknya. Khalayak yang secara konsisten mengkonsumsi konten televisi dalam jangka waktu tertentu akan berpengaruh pada individu dalam mendefinisikan dirinya. Salah satunya yaitu muatan kekerasan di dalam konten televisi. Apabila dikonsumsi hingga intensitas tertentu, secara perlahan akan memberi pengaruh terhadap agresivitas khalayak.
Urgensi penulisan jurnal ini yaitu bertujuan untuk menjelaskan pengaruh penayangan konten bermuatan kekerasan dalam media televisi terhadap perubahan persepsi dan behavioral khalayak mengenai agresivitas dengan menggunakan metodologi eksplanatif dan studi kepustakaan melalui literatur serta beberapa hasil penelitian sebelumnya mengenai dampak media yang dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya.
Kesimpulan dari analisis ini menunjukkan bahwa terpaan materi kekerasan dalam televisi memiliki pengaruh dalam membentuk agresivitas khalayak yang mengarah pada perilaku destruktif.

Television media as one of the channels of mass information to the public has brought many changes in social life. Television is a medium that affects the range of socio-cultural aspects of life through the creation of individual characters. Cultivation theory argues that the more time spent watching television, the higher attention of audiences in interpretation of social reality created by the media.
Television has a long term effects to society. Audiences who consistently consume television content in a certain period of time will affect the individual in defining himself. One of them is the charge of violence in television content. When consumed up to a certain intensity, gradually will give effect to the aggressiveness of the audience.
Urgency of the writing of this journal that aims to explain the influences of exposure to the material of violence on television against adolescent perception and behavior changing about aggressiveness using an explanatory methodology and the study of literature through the literature and some of the results of previous studies on the effects of media that can be accounted for validity.
The conclusion of this analysis indicate that exposure to violence in television material has an influence in shaping public aggressiveness that lead to destructive behavior.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2014
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Pane, Fabio Ray Jordan Sangap Marama
"Penelitian ini menguji dan menganalisis pengaruh komisaris independen dan gender komisaris terhadap tingkat agresivitas pajak. Penelitian ini menggunakan sampel sebesar 141 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2012. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komisaris independen dan komisaris perempuan tidak terbukti mempengaruhi tingkat agresivitas pajak.

This research examines and analyzes the effect of independent commissioner and commissioner?s gender on tax aggressiveness. The sample of this research were 141 companies listed in Indonesian Stock Exchange in the year of 2012. The results show that both independent and women commissioner are not shown to affect the tax aggressiveness."
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
S55837
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Widya Hidayati
"Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh moderasi koneksi politik terhadap kepemilikan keluarga dan agresivitas pajak. Objek penelitian meliputi seluruh perusahaan publik non-financial yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2010 sampai 2013 dengan metode purposive sampling dan pengolahan data menggunakan metode regresi. Agresivitas pajak dalam penelitian ini diukur melalui ETR dan CETR.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan keluarga berpengaruh negatif terhadap agresivitas pajak dan efek moderasi koneksi politik akan memperlemah pengaruh negatif dari kepemilikan keluarga terhadap agresivitas pajak perusahaan. Hasil ini menunjukkan bahwa Direktorat Jenderal Pajak dapat menggunakan karakteristik kepemilikan dan koneksi politik perusahaan dalam menentukan risiko perusahaan terlibat kegiatan manajemen pajak agresif.

The study aims to prove moderating effect of political connection to family ownership and how it affects corporate tax aggressiveness. This research contain all non-financial listed companies on Indonesia Stock Exchange from 2010 to 2013 by using purposive sampling method and regression for data analysis. Tax aggressiveness is measured through ETR and CETR.
The results show that family ownership negatively affects corporate tax aggressiveness and moderation of political connections will weaken the negative effects of family ownership. The result of this study proven that ownership characteristics and political connection can be used by Directorate General of Taxation to measure the risk of company involvement in tax aggressive activities.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2016
S63847
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>