Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 108528 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Ajeng Rahmani Rijadi
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2010
S5307
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Amantya Koesrimardiyati
"Pertumbuhan penduduk dan perubahan pola konsumsi telah menyebabkan volume timbulan sampah rumah tangga di DKI Jakarta meningkat. Permasalahan persampahan kemudian semakin serius ketika peningkatan tersebut tidak disertai dengan kemampuan pemerintah untuk menyediakan sarana pengelolaan sampah yang memadai. Oleh karena itu, dibutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat untuk menciptakan suatu sistem pengelolaan sampah yang lebih komprehensif, dilandaskan pada prinsip ? reduce, reuse, recycle?. Penelitian ini bertujuan untuk memahami keberlanjutan suatu kegiatan pengelolaan sampah yang berbasis masyarakat, dengan mengambil tempat di wilayah RW 13 Cipinang Melayu Jakarta Timur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mendorong perubahan perilaku warga dan pengorganisasian masyarakat menuju pengelolaan sampah mandiri, salah satunya dapat dicapai melalui penyelenggaraan program Jakarta Green and Clean, yang diselenggarakan oleh swasta, bekerja sama dengan Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah DKI Jakarta dan lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang lingkungan. Pengorganisasian masyarakat dapat berjalan secara efektif apabila dilakukan dalam wilayah sosial yang kecil, yaitu di tingkat komunitas, untuk kemudian dikembangkan dan diperluas ke wilayah lain. Peran aktif perempuan sangat penting untuk keberlanjutan kegiatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat karena peran sosial perempuan telah membuat dirinya lebih dekat dengan lingkungan hidup di sekitar tempat tinggalnya sehingga mereka berusaha mempertahankan kelestariannya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat terus berlanjut apabila terjadi perubahan perilaku warga yang mengelola sampahnya secara mandiri dengan disertai pengorganisasian masyarakat yang berpusat pada perempuan di tingkat komunitas, yang salah satu unitnya adalah Rukun Warga.

Population growth and changes in consumption pattern have increased the municipal waste volume in DKI Jakarta. Waste management issue has been more formidable after the government has failed to overcome the situation with sufficient waste management facilities. Hence, society's active participation is needed to create a more comprehensive system of municipal waste management, based on "reduce, reuse, recycle" principle. This research is purposed to comprehend about the sustainability of a community-based municipal waste management practice, placed in RW 13 Cipinang Melayu. Results indicated that one means to stimulate behavioural change and community organizing in practicing a self-supporting municipal waste management is through engaging a program called Jakarta Green and Clean, held by a privatecompany, in association with DKI Jakarta Environmental Board, andenvironmental organization. Community organizing will be working effectively when it takes place in a small community unit, then to be expanded to another area. Women?s active role is very important to the sustainability of community-based municipal waste program since their social roles have made themselves feel attached to their living environment so they make an attempt to preserve it. Based on these findings, it can be concluded that community-based municipal waste management will be sustaining when there is a behavioural change of its people in practicing a self-supporting municipal waste management along with women-centred community organizing in community level, which one of the unit is Rukun Warga."
Depok: Universitas Indonesia, 2011
T30190
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Faizal Ahmad
"Skripsi ini membahas mengenai Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas Lokal (Studi Deskriptif Bank Sampah "Poklili", Depok). Agar dapat menjelaskan hal tersebut maka pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis deskriptif. Pada penelitian ini karakteristik informan yang ditetapkan adalah pengurus serta anggota Bank Sampah "Poklili".
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola partisipasi yang digambarkan berupa latar belakang partisipasi, bentuk partisipasi, tingkat partisipasi, faktor yang mendorong partisipasi anggota bank sampah dalam kegiatan pengelolaan sampah di Bank Sampah "Poklili".

This thesis discusses about Community Participation in Local Community-Based Waste Management (Descriptive Study "Poklili" Waste Bank, Depok). In order to explain more about it, this thesis uses qualitative approach with descriptive research design. Characteristics of the informants in this study were boards and members of "Poklili" Waste Bank.
The study result shows that community participation which appear are participation background, participation form, participation level, factors which encourage the community participation in waste management activity of "Poklili" Waste Bank.
"
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Eko Wahyono
"ABSTRAK
Pengelolaan sampah di Indonesia selama ini banyak bertumpu pada
pendekatan akhir, yaitu dikumpulkan, diangkut, dan dibuang ke tempat
pembuangan akhir sampah (TPA). Pendekatan konvensional ini menimbulkan
sejumlah persoalan mulai dari pengangkutan sampai keterbatasan lahan sebagai
tempat pembuangan akhir sampah. Pengelolaan sampah secara konvensional
terbukti beum mampu mengatasi masalah sampah di Jakarta yang sangat
kompleks. Perlu ada paradigma pengelolaan baru yang berbasiskan pada
komunitas. Hal ini karena sampah di Jakarta sebagian besar merupakan
sumbangan dari sampah rumah tangga.Oleh karena itu penyelesaianya pun haris
dimulai dari hulu penghasil sampah itu sendiri. Pengelolaan sampah ini pada
komunita harus berprinsip pada 3 R (Reduce, Reuse dan Recycle).
Komunitas Delima merupakan sebuah kegiatan dimasyarakat yang
berupaya mengelola sampah secara mandiri. Komunitas ini ada dan masih bisa
berlangsung sampai dengan sekarang karena ada proses diskusi dan musyawarah
secara bersama sama dalam setiap perjalanan komunitas ini. Terdapat komunikasi
yang dilakukan secara terus menerus oleh komunitas ini, baik didalam internal
dan juga dengan kelompok lain (eksternal). Komunikasi berulang ulang secara
intens menuju kearah kemajuan dan memecahkan masalah secara bersama-sama
menjadi kunci dalam keberlanjutan program ini.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, Dengan
menggunakan pendekatan studi kasus, fokus penelitian ini akan dapat dipahami
secara mendalam dan komprehensif. Pendekatan ini diharapkan bisa mengkaji
proses, aktivitas, dan peristiwa komunitas dalam melakukan dialog yang setara
sehingga program pengelolaan sampah dapat berlanjut. Tekhnik pengumpulan
data menggunakan metode wawancara mendalam, observasi dan juga data
sekunder. Untuk membuktikan apakah data valid atau tidak, peneliti
menggunakan metode trianggulasi data, yaitu tekhnik pemeriksaan keabsahan
data yang memanfaatkan sesuatu yang lain di luar data itu untuk keperluan
pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data yang sudah diperoleh

ABSTRACT
Nowadays, managing waste in Indonesia mostly based on the final
approach, which is collecting, transporting and taken away to the final waste
location (TPA). But this conventional approach bring more problem, such as
transporting until the limitation of land as the final waste location. It prove
if waste problem in Jakarta is deliberative complex. There must be a new
paradigm of managing which basis on community, because most of waste in
Jakarta are household waste. So the solution is must on the onstream. In also
must be based on 3 R (Reduce, Reuse and Recycle).
Komunitas Delima is a community activity which managing waste
independently. This community is still alive because of discussion and
deliberation. Communication in continuity is the key, internal and external.
Intensity to the forward and solving problem together is the key of life of
this program.
This study using qualitative method. Using case study approach, this
research focus can be understanding correctly and deeply. This approach is
expected could determine the process, activity, and community event on the
dialogue so the program could be extended. The data collection used deep
interview, observation and secondary data. To prove if this data valid or not,
the research could use triangulation data method, which is data validating
checking method who used item outside the data for the purpose of
checking of comparing to the received data."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2014
T41776
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ardiego Herviantoro
"Penelitian ini menjelaskan mengenai pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan berbasis komunitas yang dilaksanakan PKBM Bina Mandiri di dalam program pembelajarannya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan berbasis komunitas telah dilaksanakan sesuai dengan tahapan pemberdayaan masyarakat, walaupun belum dilaksanakan secara optimal. Kondisi ini terjadi karena kurangnya keterlibatan komunitas sasaran yang belum menyadari kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi. Program pembelajaran ini telah dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan komunitas sasaran dan telah dirasakan kebermanfaatannya dalam meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan dari komunitas sasaran yang mengikuti program ini.

The research explains about the learning program conduct by PKBM Bina Mandiri trough community-based education, as one of community empowerment. This research is qualitative descriptive interpretive. The research show that community- based trough community-based education had been carried out based on the community empowerment, even thought is not carried out optimum. This condition happened because lack of active participation from the people of the community that not realize about the needs and the problems that they face. The program itself had been carried out based on the needs. The benefits of this program had been felt and increase the knowledge and skill capacity of target community that joins the program."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2009
006/09 Her p
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Ardiego Herviantoro
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2009
S7731
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
"Waste management is serious problem in big cities. The increase of population can lead to increase the amount and variety of waste. If this condition can't be handled seriously it will destroye environment and cause disaster in the long time , like flood and air population. waste management can't be handled fully to society or government only , it is all parties responsibility that are government, particular and the whole of society. So, this research had tried to design waste management based on society participation. In order to deliver a good contribution , this research had took a case study on household waste management in Kecamatan Pasar Minggu South Jakarta. This research used descriptive as a type of research , that is describing household society participation in waste management . Furthemore, the result was used to design to design waste management from based on society participation. To achieve a good result , many parties were used as respondent in this research."
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Husnul Fitri
"ABSTRAK
Indonesia merupakan negara yang sangat rawan terhadap bencana. Hal ini tetjadi
hampir di semua wilayah termasuk Jakarta, Salah satu bencana yang sering tcnjadi
di Jakarta adalah kebakaran. Walaupun seringkali dianggap sebagai faktor
kelalaian dan bersifat insidental namun kebakaran telah menjadi bencana akibat
dampak yang ditimbulkannya. Dalam kenyataannya, kebakaran umumnya terjadi
di lingkungan padat dengan penduduk yang memiliki status ekonomi dan sosial
rendah. Oleh karena ilu, penclitian ini dimasudkan untuk melakukan intcrvcnsi
terhadap komunitas rawan kebakaran di Jakarta agar tercipta ketahanan
Iingkungan terhadap bahaya kebakaran. Studi ini dilakukan di RW 04 Kclurahan
Manggarai, Jakarta Selatan karena wilayah tersebut termasuk kategori daerah
rawan kebakaran di Jakarta
Dengan memperhatikan rumitnya pennasalahan kcbakaran, maka penelitian
difokuskan pada aspek kesiapsiagaan (preparedness). Untuk ilu, digunakan
model kognititlsosial terbadap faktor-faktor intention to prepare. Hal ini
ditnaksudkan agar dapat diperoleh bentuk komunikasi risiko yang scsuai dengan
kebutuhan masyarakat. Pendekatan terhadap masyarakat dilakukan dengan
menggunakan metode community capacity enhancement yang bertujuan mencaxi
kapasitas masyarakat agar dapat digunakan dan dikembangkan dalam aktivitas
intervensi. Dalam hal ini, kapasitas yang dikembangkan adalah organisasi lokal.
Sementara itu, metode baseline yang dilakukan bersifat kualitatif mclalui teknik
vulnerability and capacity assessment untuk memperoleh gambaran yang utuh
tentang kerentanan dan kapasitas komunitas.
Berdasarkan bcrbagai proses dan aktivitas intewensi yang dilakukan maka
diperoleh hasil : 1) adanya pcningkatan pengetahuan masyarakat terhadap
kesiapsiagaan kebakaran; 2) adanya peningkatan outcome expectancy melalui
perubahan prilaku kesiapsiagaan spesiiik; 3) terbentuknya format Lim siaga lokal;
4) adanya aktivitas penyebaran infomzasi nonfonnal di masyarakat. Hasil terscbut
memperkuat penelitian yang menyatakan bahwa keberhasilan program intervensi
kesiapsiagaan kebakaran berbasis komunitas perlu memperhatikan aspek lokalitas
masalah schingga tidak ada satu bentuk komunikasi risiko yang efel-:tif
xnenjangkau semua kclompok sebagaimana diterapkan oleh instansi pernerintah
saat ini. Oleh karena itu, asesmen mcndalam tentang kornunitas merupakan hal
yang hams diutamakan sebelum menjalankan program intervensi terkait
pennasalahan kebakaran.

ABSTRACT
Indonesia is a state that vulnerable to disaster. This thing happened in all regions
including Jakarta. One of disaster that generally happened in Jakarta is fire.
Although it is considered as human error factor and happen incidentally but fire
has become a disaster as it impact generated by it. In reality, fire generally
happened in slum area with low economic and social status. Therefore, this
research intends to plan an intervention for vulnerable community in Jakarta. The
goal is to create an environmental resistance to fire danger. The study is done in
RW 04 Sub-districts of Manggarai, South Jakarta as it is being a part of
vulnerable Ere area in Jakarta.
By paying attention to complicated of fire problems, hence research focused at
aspect of preparedness. This research generates social-cognitive model to
elaborate the factors of intention to prepare. It is used to design a proper form of
risk communication that match with community need. Meanwhile, community
approach is done by using community capacity enhancement method aimed to
look for public capacities that can be developed in intervention activities. In this
case, local organimtion is chosen as a capacity. Meanwhile, vulnerability and
capacity assessment technique is used as a baseline method to obtain the whole
picture about community?s vulnerabilities and capacities.
Based on intervention processes and activities, it obtained some results : l) the
improvement of community knowledge about fire preparedness; 2) the
improvement of outcome expectancy through specific behavioral change; 3)
forming of local alertness team format; 4) the existence of nonfonnal information
sharing in community. These results strengthen previous research stating that the
success of community-based fire preparedness intervention program need to pay
attention to locality aspect so there is no etfective risk communication that can
reach all groups as applied by government institution. Therefore, depth
assessment about community is an important thing which must be considered
before implementing related intervention program of fire problems.
"
2007
T34151
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Husnul Fitri
"ABSTRAK
Indonesia merupakan negara yang sangat rawan terhadap bencana. Hal ini terjadi
hampir di semua wilayah termasuk Jakarta. Salah satu bencana yang sering teijadi
di Jakarta adalah kebakaran. Walaupun seringkali dianggap sebagai faktor
kelalaian dan bersifat insidental namun kebakaran telah menjadi bencana akibat
dampak yang ditimbulkannya. Dalam kenyataannya, kebakaran umumnya teijadi
di lingkungan padat dengan penduduk yang memiliki status ekonomi dan sosial
rendah. Oleh karena itu, penelitian ini dimasudkan untuk melakukan intervensi
terhadap komunitas rawan kebakaran di Jakarta agar tercipta ketahanan
lingkungan terhadap bahaya kebakaran. Studi ini dilakukan di RW 04 Kelurahan
Manggarai, Jakarta Selatan karena wilayah tersebut termasuk kategori daerah
rawan kebakaran di Jakarta.
Dengan memperhatikan rumitnya permasalahan kebakaran, maka penelitian
difokuskan pada aspek kesiapsiagaan (preparedness). Untuk itu, digunakan
model kognitif-sosial terhadap faktor-faktor intention to préparé. Hal ini
dimaksudkan agar dapat diperoleh bentuk komunikasi risiko yang sesuai dengan
kebutuhan masyarakat. Pendekatan terhadap masyarakat dilakukan dengan
menggunakan metode community capacity enhancement yang bertujuan mencari
kapasitas masyarakat agar dapat digunakan dan dikembangkan dalam aktivitas
intervensi. Dalam hal ini, kapasitas yang dikembangkan adalah organisasi lokal.
Sementara itu, metode baseline yang dilakukan bersifat kualitatif melalui teknik
vulnerability and capacity assessment untuk memperoleh gambaran yang utuh
tentang kerentanan dan kapasitas komunitas.
Berdasarkan berbagai proses dan aktivitas intervensi yang dilakukan maka
diperoleh hasil : 1 ) adanya peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap
kesiapsiagaan kebakaran; 2) adanya peningkatan outcome expectancy melalui
perubahan prilaku kesiapsiagaan spesifik; 3) terbentuknya format tim siaga lokal;
4) adanya aktivitas penyebaran informasi nonformal di masyarakat. Hasil tersebut
memperkuat penelitian yang menyatakan bahwa keberhasilan program intervensi
kesiapsiagaan kebakaran berbasis komunitas perlu memperhatikan aspek lokalitas
masalah sehingga tidak ada satu bentuk komunikasi risiko yang efektif
menjangkau semua kelompok sebagaimana diterapkan oleh instansi pemerintah
saat ini. Oleh karena itu, asesmen mendalam tentang komunitas merupakan hal
yang harus diutamakan sebelum menjalankan program intervensi terkait
permasalahan kebakaran."
2007
T37981
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nursyamsu
"Model pembangunan ekonomi yang berpusat pertumbuhan, menempatkan pendapatan perkapita sebagai indikator keberhasilan, tanpa melihat apakah pendapatan tersebut terdistribusikan kepada masyarakat secara seimbang, telah melahirkan banyak permasalahan sosial, seperti kesenjangan sosial, pengangguran, gelandangan dan pengemis, anak jalanan dan lain-lain tennasuk permasalahan kemiskinan. Berbagai fakta empirik menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak menjamin terciptanya pemerataan hasil-hasil pembangunan. Pembangunan ekonomi lebih bersifat sentralistik, dimana masyarakat dijadikan obyek dari program-program pembangunan. Konsep trickle down effect yang cenderung top-down pun tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Berangkat dari kebijakan otonomi yang memberikan keleluasaan daerah untuk melaksanakan program pembangunannya, Pemerintah DKI Jakarta mencoba pendekatan pembangunan yang cukup inovatif di kelurahan-kelurahan yang ada di wilayahnya. Proyek ini bernama Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (PPMK). Program ini merupakan produk pemikiran yang merupakan hasil pengalaman cukup panjang dari pelaksanaan berbagai Program Jaring Pengaman Sosial dan program pengentasan kemiskinan yang telah lalu.
Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan tujuan untuk menghasilkan data dan informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan PPMK di Kelurahan Bintaro, kendala yang ada dalam pelaksanaan PPMK, kemudian upaya yang telah dilakukan untuk menanggulangi kendala tersebut. Pemilihan informan bersifat purposive sampling yang meliputi, ketua BPM Kodya, Camat, Lurah, Ketua Dekel, UPKMK, TPK-RW, RT, LSM Pendamping, tokoh masyarakat, warga dan pemanfaat.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan PPMK di Kelurahan Bintaro, mencakup proses perencanaan, persiapan, pelaksanaan, serta pengawasan. Dalam pelaksanaan PPMK terdapat peningkatan kondisi masyarakat, dilihat dari elemen-elemen pemberdayaan yang dilakukan tidak hanya untuk ekonomi, tetapi juga pemberdayaan terhadap lembaga kemasyarakatan (RT/RW). Institusi RT/RW telah melaksanakan peran pembimbing, pendamping dan pengawas. Peningkatan kondisi masyarakat setelah memperoleh bantuan PPMK ditunjukkan dengan beberapa perubahan, yaitu: omset usaha meningkat, pengetahuan pemanfaat terhadap usahanya bertambah, adanya tabungan, mengenal sistem sumber. SeIain perubahan dari sisi ekonomi, terdapat perubahan dari sisi sosial, berupa meningkatnya keakraban antar warga, yang mengakibatkan tumbuhnya kepedulian dan kegotongroyongan pada komunitas RW. Kendala yang dijumpai dalam pelaksanaan PPMK berkaitan dengan adanya dana macet/tunggakan dana bergulir, keberadaan kantor TPK-RW yang tidak memadai, lemahnya sanksi yang diberikan kepada penunggak.
Berdasarkan temuan lapangan, penulis mengajukan saran, yaitu adanya penguatan institusi lokal (RTIRW) melalui pembinaan dan pelatihan secara berkala pada komunitas RT/RW, untuk memberdayakan komunitas tersebut, yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas yang merata pada seluruh level RT/RW di Kelurahan Bintaro. Kondisi ini ditopang oleh pengadaan atau pembenahan sekretariat di level RW, sebagai tempat pelaksanaan proses pemberdayaan. Hal ini untuk lebih menunjang pelaksanaan pemberdayaan di level komunitas RT/RW tersebut."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2004
T13715
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>