Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 141883 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Adithiya Batari Putri
"Skripsi ini membahas mengenai gerakan ETA di Spanyol setelah pemberian status otonomi kepada wilayah Basque pada tahun 1979 Metode yang digunakan adalah metode kualitatif yang menjelaskan mengapa masih terjadi aksi kekerasan yang dilakukan oleh ETA setelah diberikannya status otonomi dan demokratisasi sudah berjalan dan bahkan sudah dianggap terkonsolidasi Teori yang dipakai dalam skripsi adalah teori nasionalisme dan nasionalisme etnik yang dikeluarkan oleh Anthony D Smith Tidak dilibatkannya perwakilan Basque di dalam perumusan undang undang reformasi dan dipenuhinya lima tuntutan ETA pada tahun 1978 membuat ETA terus melakukan aksi kekerasan demi mencapai tujuannya Tidak tercapainya tujuan nasionalisme Basque rumitnya proses negosiasi perdamaian juga membuat konflik yang melibatkan pemerintah daerah Basque dan pemerintah pusat Spanyol ini tidak kunjung berakhir dengan perdamaian.

This thesis discusses the ETA movement in Spain after the status of autonomy to the Basque region in 1979 The method used is a qualitative method that explains why the violence was committed by ETA after it provides the status of autonomy and democratization has been running and even be consolidated This thesis use the explanation of nationalism and ethnic nationalism from Anthony D Smith No involvement of representatives of Basque in the formulation of reform legislation and the fulfillment of the five demands of ETA in 1978 making the ETA continues to violence to achieve its goals The failure of Basque nationalism`s goals the complexity of the process of peace negotiations also create conflicts involving the Basque regional government and the Spanish central government is not being ended in peace."
Depok: Universitas Indonesia, 2012
S44905
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sembiring, Roy Sidharta
"The main objective of this research is to find out the reappearance in the use of terrorism patterns by ETA after the Madrid Bombing incident in 2004. According to many resources ETA had stopped their attacks after this incident, but then after six month they started again even though four day after the bombing a new prime minister was elected.
This research uses critical theory as tool of analysis and literature study as research method for finding the needed data. After carefully researching the writer has discovered that there are five main causes that can explain ETA's behavior; first, based on their history ETA has been split into many groups, but the legacy of the original ETA is now carried on by ETA-Military. ETA-Military now considered many of their former members as betrayer to the armed struggle for the independence of the Basque region. Second, Jose Luis Rodriguez Zapatero still carries out the same policies from the old administration which Jose Maria Aznar was the head of it by banning all ETA political activities. Another reason is also by the compromising behavior of other pro independence parties after the rejection of the Ibarretxe Plan. Third, for ETA there is no real difference between Zapatero and Aznar even though Zapatero has a more soft approach towards ETA and also ETA don't trust the Spanish Socialist Party because in the past this party has secretly carried out an ETA termination programme that was being applied by the Grupos Antiterroristas de Liberacion (GAL). Fourth, there is a decline of support from the Basque people toward ETA actions.Fifth, ETA is being weakened by the international cooperation between Spain and France, the European Union, United States of America and the United Nations.
The conclusion of this research is that the reappearance in the use of terrorism patterns by ETA is a way for ETA to show all the people especially the Basque people that they still exist and this is also a way for them to notify that they would like to negotiate with the Spanish. government but on condition that they would not have to put down their arms first because in the past they had a bad experience with cease fire which only made them weak. Even though ETA is still using socialism as their ideology, but ETA is has become what Herbert Marcuse describe as a one dimensional man by still continuing their terrorist attacks.
"
Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2005
T19428
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mohamad Ambri
Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1978
899.2232 MOH l
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Mohamad Ambri
Jakarta: Balai Pustaka, 1950
899.223 2 MOH l
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Arregi, Karlos
"It examines the structure of the syntactic and postsyntactic components of word formation, and the role of hierarchical, featural, and linear restrictions within the auxiliary systems of several varieties of Basque.
The postsyntactic component is modeled as a highly articulated system that accounts for what is shared and what exhibits variation across Basque dialects. The emphasis is on a principled ordering of postsyntactic operations based on their intrinsic properties, and on the relationship between representations in the spellout component of grammar with other grammatical modules. "
Dordrecht, Netherlands: Springer, 2012
e20400445
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
Sri Zul Chairiyah
"
ABSTRAK
Undang-undang Nomor 5 Tahun 1979 adalah Undang-undang tentang Sistem Pemerintahan Desa yang berlaku seragam untuk seluruh Indonesia. Pengaturan penyelenggaraannya diarahkan kepada usaha memperkuat kedudukan pemerintahan Desa agar mampu menggerakkan masyarakat sehingga dapat berpartisipasi dalam pembangunan serta mampu menyelenggarakan administrasi Desa yang semakin luas dan efektif. Pemerintahan Desa terdiri dari Kepala Desa, Lembaga Musyawarah Desa dan perangkat Desa. Perangkat Desa terdiri Sekretaris Desa, kepala-kepala Dusun dan Kepala-kepala Urusan. Dalam menjalankan tugasnya masing-masing aparat tersebut diatur dalam Undang-undang Nomor 5 Tahun 1979.
Padahal sebelumnya Nagari yang merupakan organisasi pemerintahan terendah langsung di bawah Camat telah menjadi pendorong dan penggerak masyarakat untuk serta aktif dalam pembangunan sejak zaman sebelum zaman penjajahan Belanda sampai berlakunya Undang-undang baru tersebut. Di samping itu Nagari merupakan persatuan masyarakat hukum adat juga merupakan suatu kesatuan wilayah pemerintahan, maka perpaduan ini telah menyebabkan terjadinya suatu hubungan yang erat antara adat dengan pemerintahan.
Undang-undang baru itu pada awalnya menghapuskan Nagari dan mengangkat Jorong sebagai suatu Desa ( Jorong di sini merupakan bagian wilayah dari Nagari). Hal ini tidak berjalan efektif, maka diperlukan penataan Desa yang mengambil bentuk seperti Nagari dalam arti posisi Jorong ditempatkan kembali di bawah Nagari dan Nagari berubah nama menjadi Desa.
Secara formal bentuk Desa seperti Nagari tetapi dalam pelaksanaannya terjadi banyak perbedaan. Misalnya, pada Nagari. kuatnya lembaga KAN ( Kerapatan Adat Nagari dengan kuatnya peranan penghulu dalam lembaga ini), pucuk pimpinan Nagari dipegang oleh Wali Nagari, terpisahnya kekuasaan eksekutif dan kekuasaan legislatif. Sedangkan pada Desa, pucuk pimpinan dipimpin oleh kepala Desa di mana ia memimpin baik bidang eksekutif maupun legislatif sehingga di sini tidak ada pemisahan antara kekuasaan eksekutif dengan kekuasaan legislatif serta lembaga KAN ada di luar jalur struktur pernerintahan yang menjadikan posisi KAN itu lemah.
Sebenarnya Perda 13 tahun 1983 telah mengembalikan fungsi KAN sebagai salah satu lembaga sentral dalam masyarakat namun belum berjalan sebagaimana mestinya karena masih banyak para Kepala Desa belum mempedomani keputusan-keputusan KAN dalam menyelenggarakan dan membantu menegakkan roda pemerintahan Desanya sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku."
1994
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Davidson, Kris, editor
"In this book the editors and contributing authors review its remarkable history, physical state of the star and its ejecta, and its continuing instability. Chapters also include its relation to other massive, unstable stars, the massive star progenitors of supernovae, and the "first" stars in the universe."
New York: Springer, 2012
e20425379
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
Hernáez, Inmaculada
"This white paper is part of a series that promotes knowledge about language technology and its potential. This analysis focused on the 23 official European languages as well as other important national and regional languages in Europe. The results of this analysis suggest that there are many significant research gaps for each language. A more detailed expert analysis and assessment of the current situation will help maximise the impact of additional research and minimize any risks. META-NET consists of 54 research centres from 33 countries that are working with stakeholders from commercial businesses, government agencies, industry, research organisations, software companies, technology providers and European universities. Together, they are creating a common technology vision while developing a strategic research agenda that shows how language technology applications can address any research gaps by 2020."
Berlin: Springer, 2012
e20420614
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1985
S7823
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Richard Michael H. S.
"Mencari nilai Penampang Lintang Diferensial dan nilai Polarisasi dari Fotoproduksi Eta-Meson dengan menggunakan Model Quark. Lalu menurunkan Lagrangian Efektif untuk mencari Amplitudo. Pada Bagian akhir menggunakan penulisan Amplitudo CGLN untuk mencari nilai Amplitudo Kuadrat dan memplot grafik antara Penampang Lintang Differensial dan Sudut Hambur juga Polarisasi dan Sudut Hambur.

Calculation of The Differential Cross Section and Polarization from Eta-Meson Photoproduction with Quark Model. After that, calculation of The Effective Lagrangian to find Amplitude. Finally, use CGLN Amplitude to find the value of Squared Amplitude and plot the graphic between Differential Cross Section and Angle, also Polarization and Angle."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2013
S47126
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>