Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 9433 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Philadelphia, PA: M. W. Lads Publishing Company, 1963
538 MAG
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Febie Permata Sari
"

Telah dilakukan penelitian mengenai struktur kristal, morfologi dan sifat magnetic bahan Nd1-xSrxMnO3 (x = 0, 0.2, 0.4, 0.6, 0.8, 1) dengan metode sol-gel. Divariasikan substitusi Sr terhadap senyawa NdMnO3. Efek dari substitusi Sr terhadap NdMnO3 didapatkan dari perbedaan struktur kristal, morfologi, dan sifa magnetic setiap variasi komposisi Sr. Dengan karakterisasi struktur kristal menggunakan X-Ray Diffractometer (XRD) dan karakterisasi morfologi menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) serta karakterisasi sifat magnetik menggunakan Vibrating Sample Magnetometer (VSM). Hasil XRD menunjukkan bahwa komposisi Sr di NdMnO3 tidak mengubah struktur kristal dari perovskite tersebut, tetapi parameter kisi dari struktur kristal berubah tiap komposisi Sr nya. Bentuk dan ukuran grain partikel juga sangat berbeda tiap komposisi Sr nya, hal ini menunjukkan bahwa komposisi Sr di NdMnO3 memang dapat mengubah strukur kristal, morfologi, dan sifat magnetik manganit perovskite NdMnO3.


Research on the crystal structure, morphology and magnetic properties of Nd1- xSrxMnO3 (x = 0, 0.2, 0.4, 0.6, 0.8, 1) was carried out using the sol-gel method. The Sr substitution of NdMnO3 was varied. The effect of Sr substitution on NdMnO3 was obtained from differences in crystal structure, morphology, and magnetic properties for each variation in the composition of Sr. With characterization of crystal structure using X-Ray Diffractometer (XRD) and morphological characterization using Scanning Electron Microscope (SEM) and characterization of magnetic properties using a Vibrating Sample Magnetometer (VSM). XRD results showed that the Sr composition in NdMnO3 change the crystal structure of the perovskite and the lattice parameters of the crystal structure changed with each Sr. composition. The shape and grain size of the particles are also very different for each Sr. composition, this shows that the Sr composition in NdMnO3 can indeed change the crystal structure, morphology, and magnetic properties of the NdMnO3 perovskite manganite.

 

"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lutfi Rohman
"Penelitian sifat-sifat bahan oksida mangan mendapat perhatian besar dari para peneliti disebabkan potensinya yang besar untuk pengembangan divais penyimpan magnetik (magnetic storage device). Bahan oksida mangan memperlihatkan sifat collosal magnetoresistive (CMR) dan menunjukkan polarisasi spin yang tinggi. Salah satu material tersebut adalah La0.7Sr0.3MnO3 (LSMO) yaitu oksida magnetik berbasis manganit. Pada penelitian ini telah di investigasi sifat-sifat magnetik bahan LSMO dengan menggunakan simulasi mikromagnetik. Simulasi dilakukan dengan dua kondisi: pertama, dengan kondisi medan nol (Ground state) dan kedua, dengan aplikasi medan luar. Pada keadaan groundstate, simulasi terdiri dari model: bola, kubus, nanodisk dan nanodisk larik (array). Struktur domain yang teramati adalah domain tunggal dan multi domain. Ukuran kritis yang diperoleh untuk model bola dan kubus sesuai dengan hasil perhitungan dengan persamaan Brown. Simulasi mikromagnetik dengan aplikasi medan luar kuasi statik telah didapatkan kurva histeresis dengan medan koersivitas untuk model nanodisk, nanodisk larik dan nanopilar. Pada model nanodisk, kurva histeresis kelihatan lebih kurus dan medan koersivitasnya berkurang dengan ketebalan disk. Pada model nanodisk larik, kurva histeresis yang didapatkan medan koersivitasnya menurun dengan kenaikan jarak antar disk. Sedangkan pada nanopilar, diaplikasikan dua pilihan medan: sejajar dengan sumbu panjang pilar dan tegak lurus dengan sumbu panjang pilar. Pada medan sejajar dengan sumbu panjang pilar, medan koersivitas menurun dengan kenaikan ukuran pilar untuk pilar persegi. Sedangkan untuk pilar silinder, medan koersivitas menurun nilainya dengan kenaikan diameter pilar silinder. Pada medan tegak lurus sumbu panjang pilar, medan koersivitas menurun nilainya hingga nol dengan kenaikan ukuran pilar sehingga mirip dengan kurva histeresis yang diperoleh saat medan mengarah ke sumbu keras (hard axis). Pada penelitian simulasi dengan menerapkan medan luar berubah dengan waktu secara ekponensial diperoleh sifat resonansi feromagnetik untuk model nanopilar LSMO. Frekuensi resonansi yang diperoleh sesuai dengan hasil perhitungan dengan persamaan Kittle’s tentang resonansi. Pada simulasi ini juga dapat dilihat perubahan struktur domain saat proses terjadinya resonansi.

Recently, the investigation magnetic oxide properties has become great attention because its potential for new kind of magnetic storage devices. The materials show high spin polarization and collosal magnetoresistive effect (CMR). One of the material is La0.7Sr0.3MnO3 (LSMO), magnetic oxide based on manganite. In this study, we investigated the magnetic properties of LSMO by means of micromagnetic simulation. In this simulation, we carried out two condition; first, ground state condition (the external magnetic field is zero) and second, applied magnetic field. In the ground state, the simulation consisted of nanosphere, nanocube, nanodisk, and nanodisk arrays models. We found the domain structure were single domain and multi domain for arbitrary sizes. Also, we observed the critical size that transformation the domain structure form single domain to multi domain. Interestingly, the critical size agree to Brown’s equation. Further, we also performed the simulation with applied magnetic field; quasi-static field and time-dependent magnetic field. In the quasistatic field, we found the hysteresis curve and magnetic coercivity field for nanodisk, nanodisk arrays, and nanopillar model. In nanodisk the hysteresis curve showed more thin and the corcivity field reduce with increasing thickness. In the case of nanodisk arrays, the hysteresis curve, the coercivity decreases as increasing the interdisk distance. In the case of nanopillar, we applied the field in parallel and perpendicular the long axis of the pillar. In parallel direction, the coercivity decreased as increasing size of the pillar for square pillar. For cylindrical pillar, the coercivity decreased as increasing diameter. For the case perpendicular, we found the coercivity field decreased to zero as increasing size of the pillar. It means that the perpendicular applied field exhibited hard axis direction of the pillar. Furthermore, we also applied the nanopillar with time-dependent field such as the exponential field to observe the ferromagnetic resonance. From susceptibility spectrum of the nanopillar, we found the peak of imaginary susceptibility spectrum related to frequency resonance. Interestingly, the frequency peak followed to Kittel’s resonance and dipolar interaction that originated from the demagnetization energy, contributed to resonance in the nanopillar model."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2014
D1919
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Umar Faruq
"Material Ca0.95La0.05xBixMnO3 (x = 0.01, 0.02, 0.03, 0.04) berhasil disintesis menggunakan metode sol-gel. Subtitusi unsur Bi pada material Ca0.95La0.05-xBixMn-3 mempengaruhi sifat kelistrikan dan kemagnetan dari material tersebut. Karakterisasi menggunakan X-Ray Diffractometer (XRD) menunjukkan bahwa material Ca0.95La0.05-xBixMnO3 memiliki strutur kristal perovskite orthorombik serta ditemukan adanya distorsi struktur pada material yang ditandai dengan perubahan beberapa parameter kisi akibat subtitusi unsur Bi. Sedangkan dari hasil karakterisasi menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) menunjukkan perbedaan densitas dan ukuran grain dari tiap material yang disintesis dipengaruhi oleh tingkat konsentrasi subtitusi Bi. Terjadinya distorsi struktur memiliki pengaruh terhadap sifat kelistrikan dan kemagnetan dari material tersebut.
Dari analisa sifat kelistrikan, subtitusi unsur Bi pada material berbasis kalsium manganat (CaMnO3) berhasil menurunkan nilai resistivitas yang cukup signifikan dibandingkan material CaMnO3 tanpa subtitusi. Sedangkan dari analisa kemagnetan tidak terjadi perubahan yang cukup signifikan, seluruh material yang diamati menunjukkan fasa paramagnetik pada temperatur ruang. Peningkatan subtitusi unsur Bi sedikit meningkatkan magnetisasi dari material. Sehingga dari hasil penelitian ini material Ca0.95La0.05-xBixMnO3 yang disubtitusi dengan unsur Bi menujukkan perbaikan sifat listrik dibandingkan material asli nya.

Material Ca0.95La0.05-xBixMnO3 (x = 0.01, 0.02, 0.03, 0.04) was successfully synthesized using the sol-gel method. The substitution of Bi elements in Ca0.95La0.05-xBixMn-3 material affects the electrical and magnetic properties of material. Characterization using X-Ray Diffractometer (XRD) showed that the material Ca0.95La0.05-xBixMnO3 had orthorhombic perovskite crystal structure and found structural distortion in the material showed by changes in several lattice parameters due to substitution of Bi elements. While the results of characterization using Scanning Electron Microscope (SEM) showed differences in density and grain size of each synthesized material influenced by the level of Bi substitution concentration. The existance of structural distortion has an influence on the electrical and magnetic properties of the material.
From the analysis of electrical properties, substitution of Bi elements on calcium manganate-based material (CaMnO3) succeeded in lowering the resistivity of  material which was quite significant compared to CaMnO3 material without substitution. From the magnetic analysis there was no significant change, all the material observed showed paramagnetic phase at room temperature. Increasing the substitution of Bi elements slightly increases the magnetization of the material. From results of this study the material Ca0.95La0.05-xBixMnO3 substituted with the Bi shows an improvement in electrical properties compared to the undoped material.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
United Kingdom: Pergamon Press, 1997
R 620.1 CON
Buku Referensi  Universitas Indonesia Library
cover
Daulay, Syukur
"Barium heksaferit disubtitusi Mn, Ba(Fe1-xMnx)12O19, telah diteliti dengan nilai x=0.00, 0.05, 0.10, 0.15, 0.20, 0.30, 0.40 dan 0.50. Sampel dipreparasi dengan metode solid state reaction dengan tahapan milling, kalsinasi dan sintering. Sampel dicampur dari bahan dasar BaCO3, Fe2O3 dan MnO2 kemudian dimilling selama 24 jam dengan atraitor ball mill. Hasil DTA didapatkan ada peak endotermik pada suhu 200°C, 300°C dan 600°C yang berhubungan dengan dehidrasi sampel, dekomposisi MnO2 dan pelepasan CO2 dari BaCO3. Sampel dikalsinasi pada suhu 1200°C selama 2 jam dengan kenaikan suhu 30C/menit.
Hasil XRD setelah setelah kalsinasi menunjukkan bahwa tidak didapatkan lagi fase bahan dasar dan single phase. Hasil refinement dengan rietveld analysis didapatkan nilai parameter kisi a,b dan c. Sampel dikompaksi pada tekanan 5 MPa untuk sampel berbentuk ring dan 8MPa untuk sample berbentuk pellet pada medan magnet. Sampel disinterring pada suhu 1050°C, 1100°C, dan 1200°C selama 2 jam.
Sebelum dicapai suhu sampel ditahan pada suhu 100°C, 300°C dan 600°C masing-masing selama setengah jam. Massa jenis sample diukur dengan metode Archimedes dan didapatkan bahwa massa jenis sample diatas 75% dari massa jenis teori (5.3 gram/cm3). Hasil pengukuran porositas didapatkan bahwa porositas dibawah 10%. Sample diukur sifat magnetiknya dengan permagraph. Didapatkan bahwa remanence dan energy produk berkurang ketika nilai x bertambah.

Barium Hexaferit doped Mn, Ba(Fe1-xMnx)12O19, have been investigated for x=0.00, 0.05, 0.10, 0.15, 0.20, 0.30, 0.40 and 0.50. The preparation is carried out by solid state reaction that corresponds to milling, calcinations and sintering. The precursor BaCO3, Fe2O3 and MnO2 were mixed and milled for 24 hours using attraitor ball mill. DTA results shown there were endothermic peak at 200°C, 300°C dan 600°C that corresponds to sample dehydration, decomposition of MnO2 and releasing of CO2 from BaCO3. Samples were calcined at 12000C for 2 hours with increment 30C/minute.
XRD result showed there were no precursor phase and single phase. Lattice parameter obtained through refinement rietveld analysis. Samples were pressed by 5 MPa for ring shaped and 8 MPa for pellet shaped in magnetic field. Sample were sinterred at 1050°C, 1100°C, and 1200°C for 2 hours.
Before reached the sintering temperature was hold at 100°C, 300°C and 600°C for a half hours each. Density was measured trough arhimedes method and obtained that density was more thant 75 % theoretical density (5.30 gram/cm3). Porosity measurement result were under 10%. The sample magnetic properties was measured using permagraph. The results showed that remanence and energy product decrease as x value increase.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2012
S43262
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Dita Oktri
"Perilaku magnetik BaFe12O19 (BaM) berbentuk hexagonal dalam berbagai ukuran telah diinvestigasi dengan menggunakan perangkat lunak simulasi mikromagnetik untuk umum, OOMMF berbasis persamaan LLG. BaM berbentuk hexagonal dengan ukuran 50 nm hingga 500 nm disimulasi dalam keadaan tanpa medan luar pada temperatur 0 K dan konstanta redaman α = 0.1. Struktur domain yang dibentuk oleh sistem pada ukuran sampai dengan 420 nm berupa struktur singledomain. Saat ukuran BaM 430 - 500 nm, struktur domain yang ditunjukkan bukan lagi single-domain melainkan two-domain. Menariknya, Bloch wall muncul sebagai dinding yang memisahkan dua domain dengan orientasi magnetik antiparallel pada BaM dengan struktur two-domain tersebut. Simulasi BaM berbentuk hexagonal dengan ukuran 50 – 100 nm dalam keadaan diberi medan quasi-static ke arah hard- dan easy axis juga dilakukan guna memahami pengaruh ukuran terhadap kurva histeresis.
Hasilnya, kurva histeresis memperlihatkan koersivitas nol saat medan eksternal diberikan ke arah hard-axisnya dan koersivitas yang besar (>375 mT) saat medan eksternal diberikan ke arah easyaxisnya yangmana merupakan tipikal kurva histeresis material hard magnet dengan uniaxial axis. Selain itu, medan nukleasi dan medan saturasi menunjukkan adanya pergeseran seiring dengan berubahnya ukuran BaM. Perilaku magnetik bergantung pada ukuran (size-dependent) yang ditunjukkan pada hasil penelitian ini dapat dijelaskan sebagai kompetisi antara interaksi magnetostatik, exchange, dan anisotropi yang direpresentasikan oleh densitas energi-energinya.

Magnetic behavior of hexagonal-shaped BaFe12O19 (BaM) with various size has been investigated by using public micromagnetic simulation software, OOMMF based on LLG equation. Hexagonal-shaped BaM with size ranging from 50 to 500 nm has been simulated under no applied field at 0 K with damping constant α = 0.1. BaM with size up to 420 nm formed single-domain structure. As the size increased at 430 - 500 nm, domain structure showed by BaM was no longer single-domain but two-domain. Interestingly, Bloch-type domain wall appeared to separate two domains with antiparallel orientation in this two-domain state. Micromagnetic simulation of hexagonal-shaped BaM with size ranging from 50 to 500 nm under quasi-static field parallel and perpendicular with its hard axis was also carried out in order to understand the influence of size to hysteresis curve of BaM.
The results showed hysteresis curve with zero coercivity when the external field was applied to its hard axis and large coercivity (>375 mT) as the external field was applied to its easy axis which is typical of hard magnet material with uniaxial axis. Moreover, nucleation and saturation field were shifted as the BaM’s size varied. Size-dependent magnetic behavior showed in these results could be explained as the competition between magnetostatic, exchange, and anisotropy which are represented by its energy densities.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2013
S46634
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Wei, Dan
"This is a book trying to give a systematic theory of computational applied magnetism, based on Maxwell equations of fields and Landau-Lifshitz equations of magnetic moments. The focused magnetic materials are magnetic recording materials utilized in computer hard disk drives. Traditionally, “Micromagnetics” includes the areas of “magnetization curve theory", “domain theory" and “read and write process analyses in recording systems”. As Springer Briefs, this book includes the first two areas of micromagnetics. M-H loops of hard magnetic thin film media, soft magnetic layers and tunneling magneto resistive spin valves are solved based on the microstructures of thin films. "
Heidelberg : Springer, 2012
e20405930
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
Vittoria, Carmine
London: World Scientific, 1993
538.45 VIT m (1)
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>